
Happy reading
๐น๐น๐น๐น๐น
Siang itu di sebuah jalanan yang ramai seketika gemuruh berbunyi seakan pertanda langit pun mulai ingin mengeluarkan air hujan nya bahkan petir pun mulai berbunyi. Langit pun seakan mewakili hati gadis itu yang terluka merasakan kekecewaan yang sama.
Dan lagi-lagi seakan dirinya dipermainkan oleh laki-laki sebagai pelampiasan atau pembalasan atas apa yang selama ini ia perbuat.
"Apa kau mau menikah dengan ku?" tanya laki-laki itu lagi
"Sudah cukup Pak, saya wanita kotor. pergi dari sini pergilah., " ucap Alina dengan suara parau nya menahan sesak didadanya itu
"Aku juga tak lain sama saja dengan mu, kau tau Rangga kan?ya, aku Co Sutradara dimana Dev dan Mentari bernaung di satu project yang sama, dan kau tau, aku tak lebih kotor darimu. jadi jangan menyalahkan diri mu atas hal yang tak berguna." ucap laki-laki itu yang mengaku bahwa dirinya adalah orang yang satu pekerjaan dengan Dev juga Tari dulunya.
"Apakah kau mau?" tanya Rangga sekali lagi namun Alina seketika tertawa terbahak-bahak
"Haha... haha.... hahaha... kau lucu Pak Rangga... hahah.... " Alina tertawa puas namun Rangga bisa melihat jelas tawa gadis itu menutupi matanya yang berkaca-kaca.
__ADS_1
"Kau lucu, membuat perut ku keram Pak Rangga hahha.... hahaha... " Alina kembali tertawa menahan perutnya yang mulai sakit menahannya
"Berhenti pura-pura Pak Rangga." ketus Alina lalu menatap tajam mata Rangga
"Tidak" jawab Rangga lagi
"Aku Alina, kau tau bukan aku dan sifat ku bahkan orang luar tau bejat nya aku,aku tak pernah bisa berpura-pura menjadi sosok yang lain agar dinilai dan terlihat baik hingga semua mata memandang penuh pesona. Ku akui, karena aku bukanlah kamu, dia dan juga bukan mereka. Inilah aku yang sebenarnya, jadi berhentilah berpura-pura."ucap Alina panjang lebar
"Kau salah."gumam Rangga menggelengkan kepalanya
"Jika aku memaksa belum tentu Mentari akan bahagia, dan sebenci apa Mentari dengan Dev namun jika takdir memaksa mereka bersatu lalu kita bisa apa?" tanya Rangga lagi
"Aku bukan laki-laki egois Alina." ucapnya lagi
"Aku nggak tahu sejak kapan, dari mana, dan apa yang aku suka darimu. Tapi, aku tahu, di dekatmu, aku jadi menyukai diriku apa adanya, mau kau menikah dengan ku?" Rangga lagi-lagi bertanya kepada Alina
"Aku akan meresapi semua makna di balik kenangan pahit yang aku sendiri berikan , dan akan kujadikan pelajaran untuk menuju masa depan yang lebih baik, jadi pergilah,,, cari wanita yang jauh lebih pantas untuk mu pak Rangga."ucap Alina
__ADS_1
"Aku wanita lemah pak,Padahal hujan belum sempat menyambangi bumi, namun rintiknya telah membasahi pipi, hingga menusuk dalam relung hati, jadi aku tidak baik untuk mu.. pergilah." usir Alina lagi sambil menghapus air mata nya yang membasahi pipi gadis itu
"Kau tau hina? ya aku adalah wanita paling hina dimuka bumi ini." Alina merendahkan dirinya sendiri
"No." jawab Rangga
"Terkadang aku berharap jika diriku ini akan tenggelam dalam kapal. Dan berharap terhanyut dalam kelam agar kisah piluku hilang, namun itu tidak pernah terjadi."Alina kembali meratap sedih nasibnya harus dibawa kemana
" Menikah lah dengan ku , maka akan kita mulai hidup baru."ucap Rangga lagi namun belum Alina menjawab nya tiba seseorang yang datang menghampiri mereka
"Bersainglah secara sehat sepupu."
Bersambung.....
Sepupu? ๐งsiapa ya?
Eh cek profil othor deh ada novel baru othor yang baru netes, tak kalah meresahkan ๐คฃ๐คฃ๐
__ADS_1