Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
isi hati !


__ADS_3

🌹bantu vote ya🌹


Saat Mentari hendak eninggal kan kerumunan itu Dev menahan tangannya .


"Mau kemana ?" tanya Dev Mencengkram tangan Mentari mencegah wanita itu pergi .


"Lepaskan tangan mu bajingan !"Ucap Aldan dan Vano bersamaan saat Dev menahan Mentari namun Dev tak menghirau kan kedua orang itu ia masih memegang tangan Mentari .


"Lepaskan aku ,aku mau pergi dari tempat memalukan ini!"Ucap Mentari berwajah datar dihadapan Devan .


Lagi-lagi camera mengara ke kedua orang itu .


"Menyakiti seseorang itu ibarat kan kamu melempar batu ke lautan, mudah banget kan?tapi kamu pernah berfikir nggak?seberapa dalam batu itu akan tenggelam didalam lautan?"Ucap Mentari bertanya pada Dev yang hanya diam .


"Bercanda mu terlalu membawa rasa,sehingga aku lupa bahwa kita hanya sekedar dua manusia yang berbeda rasa."Ucap Mentari lagi menatap tajam manik mata Dev .


"Mungkin pernikahan sebuah lelucon bagi mu,Mempermainkan perasaan orang lain hobby dirimu tapi ingat lah karma tidak pernah memihak cam kan itu ."Ucap Mentari lagi menekankan kata-katanya


Semua orang hanya diam menatap Mentari bicara .


"Kau Hanya mendengar tanpa melihat yang sebenarnya, Namun dengan apa yg kau dengar tanpa tau kebenaran nya kau menghakimi orang lain yang tak bersalah,apa itu adil tuan Devandra?"Ucap Mentari sambil bertanya .

__ADS_1


Devan Tak berkutik


"Mentari Aku.."Ucap dev terputus kala Mentari lagi-lagi bicara .


"setiap orang bisa berdamai dengan luka nya ,tapi tidak semua orang bisa sembuh dari trauma nya tuan."Ucap Mentari lagi menatap nanan hidup nya


"Dan kau tau tuan Dev,aku pernah keracunan manisnya kata-kata sampai lupa gimana cara sembuhinya ."


"Sudah cukup Mentari kenapa Kau ngomong seperti itu dengan tunangan ku hakh."Ucap Alina mendekat ke arah Mentari dan Dev


"Waktu itu kau sedang bercanda dan harus nya aku tertawa bukan malah jatuh cinta ,ia kan tuan Dev."Ucap Mentari bertanya pada Dev lagi- lagi ia menghiraukan Alina .


"Haha...Kenapa ? Kau takut semua kebenaran itu terbuka?."Ucap Mentari tertawa pada Alin seraya bertanya .


"Loe nggak tau ,Gimana rasanya kekurangan kasih sayang keluarga . terus loe dipatahin sama orang yang loe anggap penting buat loe,mental rusak ,batin tersiksa.dan loe harus memikirkan masa depan loe sendirian ."Ucap Mentari menggebu-gebu dihadapan Alina


Mentari menatap wajah Alina dekat-dekat "Cantik sih tapi sayang bisa dinego !"Cicit Mentari pada Alina


"Kau.."geram Alin


"Kamu tidak akan pernah membuat seseorang mencintai dengan tulus meski kau harus menghabiskan fulus,sebab cinta yang hakiki tidak di perjual belikan .apa yang bisa dibeli dan dijual hanyalah kemunafikan dan kepura-puraan ."Ucap Mentari lagi

__ADS_1


"Kau tau tuan Dev,wanita itu sepeti cermin terlihat kuat namun mudah retak. Dia mudah memaafkan tapi tidak untuk melupakan."Ucap mentari lagi sambil menatap dev dengan tajam dan penuh kebencian


"Hari ini aku sudah berusaha dengan baik,aku sudah melakukan apa yang aku bisa . sekarang berhenti sejenak,tidur dengan nyenyak,memulihkan lelah ku.tidak semua hal harus aku paksa hari ini , masih ada esok yang mungkin membuat ku lebih baik lagi."Ucap Mentari dari dalam hati nya .


"Mentari.."


"Kau dendam dengan orang yang tak tau apa-apa tuan Dev .."Ucap mentari lagi membentak


"Kalau berpikir negatif saja,maka dunia ini salah saja dimata kamu,kalau positif saja . dunia tak akan berubah menjadi surga,namun setidaknya menjadi senjata di kepala ."Ucap mentari pada Dev lagi mata gadis itu memerah menahan sesak nya


"Nyaman paling buruk adalah nyaman berbuat maksiat , bukan begitu tuan Devandra ."Ucap Mentari pada akhirnya .


bersambung ..


maaf ya baru up 🙏terimakasih udah setia nunggu kelanjutan cerita dev dan tari .


jangan lupa like , komen juga vote ya agar karya ini semakin maju dan aku semakin rajin Update 🙏🙏😉


salam sayang


"Putry

__ADS_1


__ADS_2