
Happy reading
🌹🌹🌹🌹
"Keluar kalian,keluar sialan." Meggi dengan emosi menggedor kaca mobil David
"Keluar David keluar, kau sama jalanngg itu kan? keluar." teriak Meggi membuat orang sekitaran melihat apa yang sedang ia lakukan.
Jantung Alina merasa berdebar-debar seakan ia adalah seoarang pencuri ke tangkap basah, semenjak terapi dirinya selalu menjauhi hal-hal yang akan membuat ia trauma kembali .
"Kamu baik-baik saja?" David memegang bahu Alina namun gadis itu langsung menepis nya dan Alina pun hendak keluar dari dalam mobil terapi David menahan nya
"Mau kemana? jangan keluar, bahaya." David mencegah karna ini bukan waktu yang tepat
"Biarkan aku keluar." Alin pun bersikokoh untuk keluar dari dalam mobil
krek...
"Sini kau sialan." Meggi dengan kasar nya menarik paksa Alina menjauh dari mobil David
Plaaaakkkkk....
Meggi menampar Alina begitu keras namun Alina tak membalas hanya diam sambil memegang pipi nya yang panas kemerahan akibat ramparan yang begitu keras.
__ADS_1
Plaaakkkkkk....
Tamparan sekali lagi di pipi kiri Alina membuat gadis itu menahan sakit dan ternyata bulir air mata nya pun jatuh membasahi pipinya yang perih.
"Cukup Meggi cukup." David berlarian dan menghentikan kekasihnya itu berbuat lebih karna apa yang dilakukan gadis itu kepada Alina mengundang banyak orang untuk menonton keributan mereka.
"Cukup kamu bilang?cukup?" Meggi meloloskan matanya ke arah David
"Kenapa hahk?kenapa harus cowok gue yang mau loe ambil hahk?" Meggi mencengkram tangan Alina begitu kuat nya
"Aghhhh... " Alina pun merintih menahan sakit
"Meggi lepaskan, sakit dia itu." David lagi-lagi meminta agar pacar nya itu melepaskan Alina karna sudah berbuat berlebihan
"Aku jauh lebih sakit David, aku jauh lebih sakit... aku minta temenin kamu jalan tapi ga bisa, ternyata kamu sama wanita ****** ini? iya,wanita gila ini hahk?" Meggi menghina Alina habis-habisan disana
"Aggghhhh..... sakit." Rintih Alina
"Mampus kau jalanggg.,"Ketus Alina menarik rambut Alina lalu memilin nya
" Sakit... "Airmatanya tak henti-henti menetes menahan rambutnya yang sudah sampai ke kulit kepala juga kepalan tangan yang di cengkram Meggi.
" Meggi sudah cukup, dia kesakitan."David memaksa tangan Meggi lepas namun tarikan dan cengkraman wanita itu sangat lah kuat membuar David pun kesulitan sedangkan orang-orang disana seakan mendapati tontonan gratis tanpa membantu sama sekali
__ADS_1
"Gimana? enak? nggak cukup loe ngerusak hidup adik loe dulu hahk? kenapa sekarang harus hubungan gue yang ingin loe hancur Alin, punya masalah apa loe sama gue bang sat?" maki Meggi dengan tangannya menarik paksa
"Sa... sakit... hihkks." Alina hanya bisa merintig kesakitan menahan rambutnya yang ditarik bahkan rontok karna tarikan Meggi
Melihat Alina mantan temannya itu lemah juga tak berdaya meggi pun mengambil kesempatan untuk mempermalukan wanita itu.
"Bilang ampun ke gue karna loe sudah berani jalan sama cowok gue,, cepet." ketus Meggi sambil menarik-narik rambut Alina
"Awsss... iya iya... am.. ampun... " Lirih nya menahan perih
"Sudah cukup Meggi." David lagi-lagi mengingatkan nya
"Sudah kau diam saja." ucap Meggi mengabaikan David
"Agggghhhh." Alina menjerit karna Meggi kembali menarik rambutnya dengan kuat
"Sujud di kaki gue, baru gue lepaskan rambut sial loe ini." perintah Meggi dengan pongahnya
"Hihhhkkkk...." Alina mencoba berjongkok sambil menitihkan air matanya sedang rambut Alin pun masih ditarik kuat oleh Meggi
Semua orang melihat ada yang iba ada pula yang menganggap bahwa Alina adalah pelakur
"Kau menganiaya kakak ku?ku tunggu kau di kantor polisi." Tiba-tiba seorang wanita dari kerumunan membawa anak kecil berteriak kepada Meggi
__ADS_1
Bersambung.....
Bantu support terus ya bagaimana kelanjutan kisah mereka 🙏🙏🥰