
Happy reading
πππππ
Siang itu mama Sonya memilih duluan pulang dengan sopir nya karna menantu nya itu sudah di temani anak nya yang tak lain suami Mentari.
Dan siang menjelang sore itu Dev dan Mentari bersiap pulang kerumah mereka dengan Dev yang dengan sabar juga telaten nya memapah istri nya berjalan menuju mobil mereka .
"Sayang pelan-pelan aja kalau jalannya susah." ucap Dev , sebenar nya Dev kasihan melihat istrinya yang sudah mulai susah berjalan itu namun di balik kasihan Dev ia ingin sekali tertawa terpingkal-pingkal melihat cara jalan istrinya itu seperti pinguin namun bukan Dev yang rela dengan memberanikan diri menertawakan seorang Mentari .
"Sayang,aku cape .Mau gendong." Rengek Mentari manja
"Hahk....gendong?"Dev balik bertanya dengan suara sedikit terdengar syok
"iya."jawab Mentari
"kita duduk bentar di sana ya, cape kan?jangan di paksa oke."Dev mengalihkan pembicaraan juga permintaan istrinya.
Dalam hati Dev kalau ga hamil tanpa di suruh ia sanggup gendong bahkan sampai mobil,ini lagi hamil dan gak tanggung-tanggung hamilnya gedong pulak tu .
Setelah drama pulang dengan banyaknya rengekan Mentari mereka pun akhirnya sampai dirumah juga dengan kesabaran Dev yang benar-benar selalu di uji istrinya terus .
Namun saat Mentari lagi di kamar mandi ponsel Dev berdering menandakan adanya telpon maksud .
"Hallo."
"Hallo Dev."panggil Vano di ujung telpon
"Iya ada apa Vano sore-sore nelpon?tumben." tanya Dev heran
"Gue dan istri gue ngundang kalian makan malem di restoran gue dan ini penting kalian harus dateng."ucap Vano di balik telpon .
"Tapi bini gue ."ucapan Dev terputus karna Vano sudah duluan memotong nya
"Titik."ucap Vano langsung mematikan panggilannya sepihak.
βββββββ
"Gimana mas,udah telpon Mentari dan suaminya?"tanya Lala pada Vano sambil memasukan pakaian nya ke dalam koper
"Udah sayang dan malem ini mereka bakal dateng kok . kita bisa kasih kabar bahagia ke mereka ." ucap Vano sambil tersenyum pada istrinya
"Sekali lagi terimakasih sayang."ucap Vano mencium kening istrinya
"Sama-sama Mas,udah mandi dulu sana?" ucap Lala lagi dan Vano pun menuruti istrinya.
β‘β‘β‘β‘β‘β‘β‘
__ADS_1
"Sayang ayo cepetan." ucap Dev memanggil istrinya yang sedang sibuk memoleskan wajah nya dengan make up tipis
"Bentar yang sedikit lagi selesai kok,lagian tumben Lala dan Vano ngajakin kita makan malem?ada apaan sih?" tanya Mentari merasa aneh akan temen nya itu
"Ya udah nanti setelah sampai disana kita tanya aja langsung."ucap Dev pada istrinya
"Ya iya,ya udah ayo berangkat."Mentari pun sudah selesai dan mengajak suaminya untuk pergi .
"Ayo."
Mereka pun naik mobil menuju Restoran milik Vano dan tak lama pasangan itu pun sampai di halaman parkiran Restoran milik Vano juga Lala . Dev memilih turun terlebihdahulu membukakan pintu untuk istrinya lalu menyambut istrinya turun dari mobil .
"Hati-hati yank."Dev mengingatkan kembali agar Mentari berhati-hati di karna kan perut nya yang membesar.
Mereka berdua pun masuk ke Restoran yang mana sudah di sambut hangat oleh pasangan muda juga harmonis itu siapa lagi kalau bukan Vano dan Lala
"Mentari....ya ampun udah lama ga ketemu besar banget perut loe."ucap Lala memeluk sahabatnya sekilas sambil cupika cupiki
"Drama perempuan."Gumam Vano pelan namun langsung ditetap Lala dengan sorot mata elang nya sedang Dev hanya bisa menahan tawa melihat Vano yang takut pada istri namun tanpa sadar Dev pun sama .
"Ada apa sih?"Mentari bertanya sambil duduk di tempat yang sudah di sediakan Vano dan Lala . Mereka pun duduk berhadap-hadapan
"Gue dan suami gue ada berita besar untuk kalian."ucap Lala tersenyum dengan wajah pongah nya membuat Mentari mendengus kesal melihat ekspresi sahabat nya itu
"Orang jaman sekarang omongannya pada tinggi, Gue sampe manjat pohon biar bisa denger." ucap Mentari berwajah datar
"Cih ...gue serius Mentari Pratiwo...lagian loe juga ga bisa manjat pohon dengan perut begitu keles."ketus Lala lagi
"Hehehe...."Mentari terkekeh
"Kalian tu bisa ga sih kalau ketemu ga berisik ? alay banget ."ketus Vano memarahi Mentari juga istri nya dan Dev pun setuju ucapan Vano
"Kita tu berisik cuma di depan suami juga sosmed dong Mas."ucap Lala membela diri
"Iya bener,cuma di depan suami dan di sosmed doang .Coba kalian liat aslinya pendiam gitu kek limbad."seru Mentari membela dirinya juga Lala
"Ga kek gitu juga kali konsep nya ogeb."Cicit Lala pada temannya itu karna menyamai dengan Master Limbad
"Ya udah terserah Loe deh La,cepet katakan kalian ngajak kita kesini ada apa sih?"Mentari bertanya lagi
"Mau kabar gembira dulu apa yang buruk dulu?" tanya Vano pada Mentari dan Dev
"Bisa ga sih request ga usah pake yang buruk?"protes Mentari
"Ga bisa."jawab Vano cepat
"Ya udah Deh kabar gembira dulu aja."ucap Mentari lagi dan Dev mengangguk
__ADS_1
"Kabar gembiranya ,gue hamil dan loe akan punya keponakan."ucap Lala setengah berteriak kegirangan diiringi Vano suaminya
"Hamil."Mentari menatap wajah suaminya dengan berbinar
"Lala beneran kau hamil?aku akan menjadi tante dan Dev jadi om?"Mentari masih nggak percaya namun Vano dan Lala langsung mengangguk membenarkan semua yang ia ucapkan
"Vano, selamat ya sebentar lagi kau juga akan menjadi seorang ayah." Dev memberikan selamat kepada Vano temannya
"Terimakasih Dev."ucap Vano
Tak lama dua karyawan Vano bagian waiter mengantar pesanan mereka "makan dulu yuk."ajak Vano pada semua nya
"Wah ci pok...jadi kangen dengan jajanan waktu SD dulu."ucap Mentari sumringah
"Cilok Mentari CILOK."Ketus Dev,Vano juga Lala bersamaan
"Hehehe...maksud gue tadi gitu tapi typo,maaf."ucap Mentari sok mengaduh dengan wajah puppy eyes nya membuat Dev gemes melihat pipi bakpao istrinya itu .
"Ya udah iya,makan lah yank."seru Dev menyudahi
Mentari menuangkan saus di piring nya membuat ketiga orang yang sedang bersama nya itu menatap Mentari "Dear suami dan teman-teman ku,kalo aku nawarin makanan plis jangan mau,Aku hanya bercanda." ucap Mentari sambil memakan cilok di piring nya
"Cih....belum di minta aja loe lebih dulu memperingati."ketus Vano sedang Dev hanya bisa diam dengan celoteh istrinya itu .
Lala lagi fokus makan mie ayam yang ia pesen dan request kepada koki didapur restoran suaminya tadi .
"Lala,Loe kalau makan mie ayam kuah nya di pisah atau di tumpahi ke baju?" tanya Mentari konyol
"Mentari..."Teriak Lala
"Bercanda bestie. cicit Mentari lagi
"owh iya tadi katanya ada dua kabar baik dan buruk ,yang baik udah buruk nya apa?"tanya Mentari kepada kedua sahabatnya .
Lala mengambil air putih lalu meminumnya
"Besok gue dan Vano bakal pindah negara jadi lahirannya nanti juga di sana."ucap Lala
"What....?"
Bersambung ....
Hallo gays terimakasih udah setia selalu nunggu up othor super gaje ini setiap hari π owh iya mungkin beberapa episode lagi cerita ini tamat beneran ya dan kabar baik nya othor bakal launcing karya baru dengan pemeran nya anak Mentari vs anak Lala πtak kasih cover dulu ya . gesrek ?jangan di tanya ,somplak ?apa lagiπ
Yg dipanggil tante anak nya siapa ya ? ππ
Tom and Jerry versi othor gaje π
__ADS_1