
Happy Reading
ππππππ
Setelah bahas bapak Lala yang disalahin karna masuk setengah Vano dan lala pun langsung dijemput oleh pemilik resort yang mereka boking dari kemarin .
"Mas...."Panggil Lala pada suaminya
"Hmmm..."Jawab Vano sambil melirik Lala yg duduk disebelah dirinya didalam mobil itu .
"Pinjem ponsel mu,aku mau hubungi mentari .ponsel ku low batre."Ucap Lala dan Vano langsung memberikannya
Lala pun langsung menghubungi temannya namun berkali-kali tidak diangkat dan akhirnya lala hanya mengirim pesan singkat untuk memberitahu bahwa dirinya sudah sampai di resort tempat mereka akan bulan madu.
Setelah tiba di resort Vano dan Lala langsung masuk menuju kamar mereka dan mengganti pakaian tidur karna lelah mereka pun baring di sofa yang ada dibalkon kamar yg menghadap ke laut . Lala berbaring menindih Vano sambil menatap angin laut yg menyapu tubuh mereka.
"Sayang...Kapan kita buat baby kayak Mentari dan Dev?" tanya Vano pada istrinya sambil mengecup kening Lala
"Aku masih kecil mas."Ucap Lala ngawur
"Kecil apanya?Kamu itu udah pantas jadi ibu dari anak-anak mas."Ucap Vano lagi membuat Lala mengukir senyum nya .
"Yuk kita buat ."Ajak Vano
"Bukan mau nolak tapi cape ,besok aja gak papa ya?kitakan masih lama disini."Ucap Lala
"Baiklah kali ini suamimu sedang berbaik hati maka mas bebaskan ."Ucap Vano kembali menatap lautan
"Mas.."Panggil Lala lagi
"Hhmmm."
"Bayangin dunia ini milik berdua alangkah luasnya kita nanam kangkung kan?"Ucap Lala
"Hehhe. ...kok kangkung?" tanya Vano
"Ya kangkung lah."Ucap Lala lagi
"Sayang kita kan pernah tu ya masa-masa ABG ,hal terbodoh apa yg pernah sayang lakukan di masa itu?kita gantian deh jawab nya."Ucap Vano sambil kembali mengecup kening Lala
"Relain bongkar celengan demi beliin dia kado,dan alhamdulilah ditinggal juga."Ucap Lala
__ADS_1
"Puppsstttt."Vano menahan tawa nya
Lala membalikan tubuhnya menghadap Vano"Kenapa senyum-senyum? Hey istrimu ini walaupun Gini - gini pernah dituduh ya ngerusakin hubungan orang."Ucap Lala sombong
"Iya iya ."Jawab Vano
"Kalau mas hal bodoh apa di masa itu?"Lala menatap bola mata Vano
"Pernah jatuh cinta sama orang yang gak mencintai mas."Jawab Vano datar
"puptts..."
"MANDIRI banget ya mas,sampe jatuh cinta aja sendirian hahha."Ucap Lala ngejek
Vano langsung menggelitik perut istrinya "Bilang apa tadi?bilang apa?"Ucap Vano sambil menggelitik lala membuat si empunya meronta
"Ampun mas ampun geli haha geli ia ampun ampun."Ucap Lala lagi memohon dan Vano pun melepaskan gelitikannya dn langsung memeluk Lala
"Tapi sekarang mas sudah memiliki cinta yang juga cinta sama mas dan mas pun bahagia."Ucap Vano lagi mempererat pelukanya .
"Jangan pernah tinggalin aku,aku bangga punya kamu."Ucap Vano lagi dengan bersungguh-sungguh dan memeluk Lala seakan tak ingin lepas .
"Aku juga bangga punya kamu."Ucap Lala pada akhirnya.
Malam itu mereka tidak ngapa-ngapain hanya menikmati indahnya malam dan terlelap,pagi pun tiba Lala dan Vano sudah rapi karna siang nya mereka akan berjalan-jalan menikmati bulan madu mereka .
Disisi Lain Mentari dan Dev sedang asik mengelilingi pantai kecil didalam resort itu "Sayang,suami yang rela meninggalkan pergaulan buruknya demi wanitanya itu baru suami luar biasa dan kamu melakukannya,Love you."Ucap Mentari sambil mencium pipi Dev sekilas
Dev langsung mengangkat tubuh istrinya dan menggendong Mentari "Aaaaaaa. ....nanti aku jatuh dev ,turun."Ucap Mentari lagi dan Dev pun menurunkan nya
"Kau wanita nomor dua yg paling berharga dalam hidup ku setelah mama."Ucap Devan sambil merapikan rambut istrinya yang beterbangan karna angin pantai .
"Lah mereka?"Mentari kaget karna tak jauh dari dia dan Dev berdiri ada temennya yang tak asing bagi Mentari
"Itu kan Vano sama Lala."Ucap Mentari dan Dev pun ikut melihat arah tunjuk istrinya.
Mentari dan Dev langsung mendekati dua orang yg mereka lihat tadi ."Hey,kalian ngapain disini?ngikutin kita ya?" Tuding Mentari membuat Dev kembali geleng-geleng karna akan ada drama yg akan dimulai .
Vano dan lala langsung membalikan tubuhnya "Kalian?"Vano dan Lala ikut kaget
"Iya,ngapain kalian ngikutin kita kesini?"Ucap Mentari Lagi
__ADS_1
"Ge er ,kita ya sedang bulan madu lah."Jawab Lala dan dibenarkan oleh Vano
"Lagian kita mana tau kalau kalian juga ada diresort ini ."Ucap Vano dan Lala
"Udah - udah, debat ga penting. berhubung kita semua ada disini yuk jalan jalan saja ."Ajak Dev menyudahi perdebatan konyol itu .
Siang menuju sore itu mereka berempat duduk di pinggir pantai sambil menikmati pemandangan dan yg pasti menunggu waktunya buka puasa .
"Kalian tau gak. "Ucap mentari putus karna Vano sudah memotong nya
"Udah diem,loe itu konyol."Ucap Vano sebelum sahabatnya itu makin kemana-mana
"Apa sih dengerin dulu."Ucap Mentari sinis pada Vano
"Ada apa sayang?" tanya Dev
"Kalau lagi puasa terus nangis batal ga?" tanya Mentari
"Emang kamu nangis?" tanya Dev heran juga Vano dan lala
"Ya pengen tau aja kalau lagi puasa tiba-tiba nangis batal ga?soalnya tadi siang aku nangis karna kepedesan makan bakso."Ucap Mentari
"Sayang ga puasa." tanya Dev
"Cih sudah ku duga."gumam Vano
"Memalukan diri sendiri."Cicit lala
"Pas ayank mandi dikamar mandi lama aku langsung keluar kamar karna laper."Rengek Mentari manja pada suaminya
"Ya sudah gak papa,kan lagi hamil juga."Ucap Dev tak mempermasalahkan.
Mereka berempat pun diam kembali seakan sedang mengheningkan cipta
"Tukang bakso jual apa ya." tanya Mentari namun langsung di jawab Ketus oleh Vano
"KECAP."
Bersambung. ..
Malam Bulan madu Vano dan lala nanti ya sabar πMaaf ya jika othor terlalu detail nulis π₯π¦
ππjari othor suka ke blablasan ππ
Support othor ya supaya karya receh and gaje ini makin di kenal kaga jelasnyaπ
__ADS_1
~P