Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Kehidupan baru.!


__ADS_3

Happy Reading


πŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’Ÿ


Setelah take off LN Vano juga Lala pun akhirnya tiba di kediaman orang tua Vano yang mana hanya papa dan mama Vano saja tinggal di rumah itu dan di temani oleh pembantu mereka.


"Welcome menantu." ucap Mama Vano merentangkan tangannya memeluk Lala


"Ma..."Dengan masih malu-malu Lala memeluk mama mertua nya


"Gimana?apa putra ku selalu menyusahkan mu menantu?" tanya Mama Vano lagi


"Apa sih mah."cicit Vano mengerucutkan mulut dihadapan mama nya sendiri


Lala mantap suaminya sekilas lalu kembali menatap mama mertuanya "nggak kok mah nggak salah lagi hehehe..."


"Sayang.."Vano menatap lala dengan tatapan laparnya


"Vano,apa bener?" ketus mama Vano lagi


"Hehehe...menyusahkan istri sendiri ga papa lah ma pahala, iya kan sayang? ucap Vano pada mama nya lalu bertanya pada istrinya yang mendengus kesal


Vano tak bisa membayangkan jika serumah dengan orang tua nya sudah pasti selalu ada drama pagi yang mana menantu sangar bin koplak, orang tua gaul ah entah lah Vano tak bisa membayangkan nya .


"Vano, antar kan istrimu istirahat dikamar nya pasti menantu ku itu cape seharian menghabiskan waktunya bersama pria seperti mu,dia bosen juga kali liat wajah mu."sindir mama Vano


"Cih....orang tua ini kalau ngomong suka bener."gumam Vano pelan mengumpat mamanya sedang Lala hanya bisa terkekeh kecil

__ADS_1


"Ayo mas aku mau istirahat "


***********


Disisi Lain Mentari pun sudah berdamai dengan orang tua juga kakak nya, Bagi Mentari semua manusia itu tak luput dari salah dan dosa dan kita sebagai orang yang disakiti sudah sewajarnya memaafkan kesalahan mereka yang sudah dengan berani mengakui kesalahan dan bertaubat.


"Mentari sudah memaafkan mama dan kakak kok."ucap Mentari lagi


"Yakin nak? semudah itu kau memaafkan mama dan Alina yang sudah menyakiti mu selama ini." tanya mama Marisa tak percaya


"Perasaan tidak tega adalah anugrah mah,sebab hanya beberapa orang yang memiliki nya. Meski sifat itu bisa menjadi pisau bermata dua, paling tidak Mentari pernah menjadi manusia yang memikirkan orang lain termasuk mama dan kakak." ucap Mentari tulus


"Terimakasih sayang," mama Marisa kembali memeluk anak nya itu


"Aaaaa....Mentari mau makan lagi mah." rengek Mentari manja kepada Mama Marisa membuat wanita tua itu semakin beruraian airmata


"Ayo....Aaaaa...buka mulut nya."perintah mama Marisa dan Mentari pun menurut , ibu dan anak itu di penuhi tangis bahagia yang tak pernah Mentari rasakan


"Mama,besok kita bawa kakak berobat ya?" ucap Mentari pada Mama nya


"Tapi sayang."suara mama Marisa terhenti


"Nanti biaya nya biar tari yang tanggung,dan pulang dari sini Mentari mau bicara sama suami Mentari dulu untuk minta ijin."


"Tidak perlu sayang,sudah seharusnya kau membahagiakan orang tua mu juga mengangkat derajat nya." ucap Dev yang baru datang dan langsung nyelonong masuk ke dapur itu


"Dev.." Mentari kaget kenapa bisa ada suaminya disini

__ADS_1


Dev mendekati kedua orang wanita itu lalu mengecup punggung tangan kanan mama Marisa dan sekilas mencium kening istrinya.


"Restui aku menjadi menantu mu mah." pinta Dev berjongkok dihadapan mama Marisa yang duduk di kursi meja makan itu


"Hihkkksss....hihhkkkkssss......mama merestui kalian nak Hihkkksss...terimakasih telah menjaga anak ku dengan baik Hihkkksss..."isak Mama Marisa dengan air mata tak henti-hentinya menetes membasahi pipi tuanya


"Mulai besok kita akan mendaftarkan Alina terapi juga berobat sampai dia sembuh hmmm..."ucap Dev menatap manik mata istrinya


"Dan setelah Alina sembuh usaha laundry empat cabang kita biar kan mama dan kakak mu ya kelola hmmm..." ucap Dev lagi menatap kembali manik mata istrinya yang menatap dirinya dengan penuh haru


"Terimakasih sayang terimakasih...aku bangga punya kamu."ucap Mentari dengan tangis bahagia


Bersambung......


author crazy up loh hari ini😊kenapa? karna kan novel ini author perkirakan tamat besok jadi othor gencar up banyak hari ini .


makanya author udah rilis langsung satu bab karya anak Mentari dan Lala di favorit aja dulu kan gak maksa 😌😌


Yang bilang tamati dulu satu2 bla bla bla πŸ˜‚ ya udah lah ya author ini hati nya tahan banting .


Note: mau baca dengan sabar monggo nggak juga gpp πŸ˜“πŸ˜­πŸ˜‚


salam sayang


~P


Salam

__ADS_1


Lubuklinggau, Sumsel


__ADS_2