
Happy reading
Bocah skip skip skip 😂🔥💦
💖💖💖💖💖💖
Di Mall itu Vano langsung menghapus air mata Mentari dengan ibu jarinya "Jangan menangis lagi hmmm."Ucap Vano pada mentari yang sedikit mulai terhibur dan Mentari pun menganggukkan kepalanya .
Vano menggenggam tangan Mentari "Bagi selalu cerita loe sama gue oke."Seru Vano lagi dengan bersungguh-sungguh namun Mentari dan Vano dikagetkan dengan kedatangan Dev juga Lala
"Egmmm...."Lala dan Dev berdehem bersamaan
"Dev..kau disini?" Mentari langsung melepaskan tangan Vano dari tangannya
"Ayo pulang."Ucap Dev dengan wajah datar nya sedang Mentari hanya bisa menuruti dan mengekori suaminya menuju mobil mereka dan tinggallah Vano juga lala disana dengan saling diam .
"Sayang.."Panggil Vano
"Apa."Ketus Lala membuat Vano diam seribu bahasa
"Mas mau tidur disini atau mau pulang?"Ucap Lala langsung berjalan meninggalkan Vano yg masih diam berdiri disana
"Eh..sayang tunggu mas mau pulang juga."Ucap Vano sedikit berteriak lalu mengejar istrinya.
Setelah perjalanan pulang diamana Lala hanya mendiamkan suaminya sepanjang jalan membuat Vano kehabisan kata-kata selain pasrah jalan terakhir nya.
Mereka pun tiba dirumah dan waktu buka puasa pun mereka makan hanya saling diam seakan sedang mengheningkan cipta .
__ADS_1
Setelah selesai buka puasa dan membereskan dapur lala langsung menuju kamar mereka dan mengganti pakaian nya dengan piyama nya . "Sayang.."Vano baru masuk kedalam kamar dan langsung mendekati Lala untuk menjelaskan kesalahpahaman tadi siang .
"Hmmm...."Jawab Lala tanpa menatap suaminya sama sekali
"Mas mau jelasin."Ucap Vano dengan lembut penuh kehati-hatian takut salah bicara
"Jelasin Apa ?" tanya Lala lagi dengan suara parau nya seakan menahan amarah nya lagi-lagi membuat Vano sulit untuk menjelaskan
Lala berdiri dari duduk nya langsung berhadapan dengan Vano yg masih duduk diatas ranjang namun Vano langsung membulatkan bola matanya karna Lala membuka seluruh pakaian yang ia kenakan tepat dihadapan Vano dan dengan susah payah Vano menelan saliva nya .
"Sayang, apa-apaan ini."Gumam Vano langsung mengalihkan pandangan matanya karna ia adalah seorang laki-laki normal
Namun Vano lebih kaget lagi karna istrinya itu langsung mencengkeram mulut Vano dengan tangan nya lalu dengan buas nya Lala melahap bi bir Vano tanpa aba-aba sama sekali "Ehmmmm.....sa....Ehmmmm."Vano seakan menjadi korban pemerkosaan istrinya sendiri bahkan Lala tak mengijinkan Vano bicara,
Vano pun tak tinggal diam,ia langsung membalas pagutan istrinya itu dengan buas pula,tak lama Lala melepaskan pagutannya dan mereka berdua pun saling tatap, Vano dengan lembut memegang tangan istrinya lagi saat Vano mendekatkan bibir ke dahi istrinya dan Vano pun mencium kening Lala dengan lembut.
Cup..
Begitu lembut Lala merasakan kelembutan bibir suaminya itu." Oh lembut,"Vano dengan cekatan menarik tubuh Lala ke dalam pelukan dirinya , dengan sedikit nafsu Vano mencium bibir istrinya lagi. Dengan sedikit terbuka bibir Lala menyapa dengan lembut. Vano mencium bibir bawahnya, eh.. tak disangka Lala membalas ciuman itu lagi. Vano tidak menyia-nyiakan kesempatan. Vano mencari rongga mulutnya dengan sedikit menji lati lidah istrinya itu.
Vano mencium, “Aagh .. cup.. cup.. cup...” Lala pun mulai dengan nafsu yang membara sebagai balasan ciuman suaminya, ada sekitar 10 menit mereka melakukannya, tapi kali ini Lala dengan mata terbuka. Dengan sedikit keributan, itu seperti kehabisan kerja keras. “. Vano meminta istrinya itu untuk duduk di tepi ranjang mereka .Vano yang tidak tahan lagi, ini adalah waktu yang ia tunggu-tunggu Dengan sedikit keributan. Perlahan Vano membuka kancing bajunga satu per satu, dengan tatapan rakus Vano memandangi tubuh istrinya yang sedari tadi tidak tertutup apapun tubuh indah itu .
Akhirnya seluruh pakaian ia di kenakan Vano pun berhamburan dilantai . Dengan sedikit menekuk Vano menj ilati dengan hati-hati. Pertama-tama, gunung kembar istrinya"Ah.. ssh.. terus mas", Lala tidak bisa menunggu lebih lama lagi, Vano menatap kembali yang sudah terpampang dengan si kembar mon tok punya istrinya itu . Vano mencium bergantian, "Aah.. ssh.." dengan sedikit turun Vano mencari kelemahan istrinya yang sangat sensitif iitu, “Aah.. Lala juga mulai bergairah akan sentuhan suaminya,Vano memakai celana pendek sampai lepas bersamaan dengan ****** ***** yg ia kenakan . Dengan lembut tangan Vani pun mengelus gundukan milik istrinya “Aah.. uh.. ssh.. mas....ehmmm...Aku ehmm...sudah tidak tahan lagi”,Rengek lala benar-benar tak tahan akan belaian suaminya itu .
Vano pun menyiapkan posisi nya dengan roket yang siap lepas dan bertempur dan "Uuh.. eh.. shh.." Dengan hati-hati Vano mengubah posisi enam sembilan , Vano memandang gundukan itu sejenak dengan pasti dan lembut. Dan Vano mulai mencium dari pusarnya dan terus turun, Milik istrinya dengan lembut, Vano mencoba memasukkan lidah nya ke dalam milik istrinya "Aah.. uh.. ssh..agh.....ehmmm", erang Lala
"Sayang Ehmmmm....."Suara parau Vano menikmati permainan itu dan perlahan meremukkan kepala Roketnya , menji latnya dengan lembut, "Assh.. oh.. ah.. sayang terus sayang, mas mencintaimu",Lala pun dengan rakus mengusap semua dinding lubang senjata suaminya, "Aahk.. eh.. ssh.. “Sekitar 15 menit mereka melakukan posisi gaya baru yg mereka ciptakan itu, .Vano mengubah posisiknya, menggigit bibir istrinya lagi. Rasanya seperti kepala senjata Vano mencari sangkar.
__ADS_1
Dengan bantuan tangan istrinya, diarahkan ke milik Lala senjata pamungkas itu. Sedikit demi sedikit Vano mendorong pinggulnya, “Aakh.. sshh.. pelan-pelan Mas, aghhh....ehmmm”, ujarnya. “Haa..” Vano pun mend esah
Dengan satu dorongan lagi, rasanya licin. "Aahk.." teriak Lala dan Vano terdiam beberapa saat untuk menghilangkan rasa sakit, setelah 2 menit Vano mulai menarik senjatanya lagi dari dalam, Vano terus melangkah mundur. . "Aakh.. ushh.. ussh.. ahhkk.. aku mau keluar mas", kata Lala .
“Tunggu sayang,mas juga ingin keluar…” kata Vano. Tiba-tiba miliknya sudah tegang, mencubit senjata pamungkas Vano dan Vano merasakan kepala senjatanya disiram air surgawi, membuat Vano tak kuat lagi untuk muntah.. “Aghhhh. .....ahhhh” mayones Vano pun banyak ia semprotkan ke dalam milik istrinya itu . “Aakh..” erang mereka bersamaan , Vano berbaring di sebelah istrinya. Dengan lembut Vani mencium bibir lala, "Apakah kamu menyesal sayang?"Vano bertanya.
" tidak,."Jawab Lala dengan mata ia pejamkan
"Maafkan mas yang siang tadi."Ucap Vano menatap wajah istrinya dari samping dan kembali menciumi pipi Lala
"Iya aku tau."Ucap Lala lagi
"Apa kau cemburu?" tanya Vano iseng
"Iya aku cemburu."Ucap Lala membuka matanya lalu menatap manik mata Vano
"Kenapa?" Vano lagi bertanya
"Mas tanya kenapa?kalau tidak mau dicemburui,Maka carilah orang yang tidak mencintai mas."Ucap Lala dengan tegas membuat Vano mengukir senyum nya dengan jawaban istrinya itu .
"Love you sayang."
Bersambung. ....
Oh maafkan lah jari sialan othor 😂🙈🙊👉👈
support othor remahan ini terus ya😉
__ADS_1
~p