Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Mama mertua


__ADS_3

Happy Reading


πŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’Ÿ


"Mama kenapa ga bilang dulu mau kesini kan Mentari bisa minta tolong Dev jemput mama." ucap Mentari pada mertua nya itu


"Gpp sayang,,mama juga kesini di anter sopir kok dan mama bosen dirumah papa lagi ada kerjaan di luar kota dan malem nyampe rumah dan mama juga kangen sama mantu juga calon cucu mama,boleh kan berkunjung?"ucap Mama sinyal panjang lebar sambil mengelus perut menantunya


"Boleh lah ma,bentar mentari buat minum dulu."Namun saat hendak berdiri dari duduk nya mama Sonya menghentikan gerakan menantunya itu


"Berdiri aja susah mau buatkan Mama minum,ga usah nanti kalau mama mau mama buat sendiri,Mentari duduk aja oke." ucap Mama Sonya pada Mentari dengan lembut membuat Mentari tersenyum bahagia melihat wanita cantik tak lagi muda itu di hadapannya .


"Gimana sayang selama kehamilan ada yang di keluhkan?misalnya sakit-sakit atau mual atau gimana nak?ceritain sama Mama."Ucap Mama Sonya


"Mual si udah nggak Ma tapi ini kaki Mentari udah mulai bengkak padahal baru tujuh bulan dan rasanya kadang sakit juga."Gumam Mentari menceritakan keluhannya


"Coba mama lihat kaki nya?"Mama sonya mengangkat kaki Mentari akar berselonjor di sofa


Lalu mama sonya mengambil minyak didalam tas nya dengan sedikit demi sedikit mama Sonya menetes kan minyak itu ke kaki menantunya


"Eh mama mau ngapain?"kaget Mentari tak enak hati

__ADS_1


"Diam aja biar mama urut kaki nya biar sedikit berkurang bengkak dan sakit nya hmmm...."Ujarnya membuat Mentari hanya bisa diam dan menikmati sentuhan lembut penuh perasaan seorang ibu .


"Mama terimakasih ya."Mentari berbicara sambil menatap wajah mama mertuanya itu


Sonya hanya membalas dengan senyumnya sambil kembali mengurut kaki mantunya itu


"Terimakasih Mama mertua, tanpamu Mentari tak akan bertemu dengan sosok pria yang kini menemani hari-hari Mentari." ucap Mentari begitu bahagia sambil mengelus perut nya yang membesar


"Apa anak ku menyusahkan mu sayang?"mama Sonya malah bertanya dan Mentari pun langsung menggelengkan kepalanya


Mentari mengambil tangan mama mertua nya lalu menggenggam dengan erat "Tidak ada keluarga yang sempurna Ma. Terkadang Mentari dan Dev berdebat, berkelahi, bahkan satu waktu berhenti berbicara satu sama lain. Namun pada akhirnya, keluarga tetaplah keluarga, di mana cinta akan selalu ada Ma." ucap Mentari pada mertua nya itu


"Apa kaki nya masih pegel atau sakit?" tanya Mama sonya


"Udah enggak."jawab Mentari tanpa sungkan


"Mau makan apa?biar mama buatin."tanya Mama sonya supaya menantu nya tak kekurangan gizi juga lambat makan


"Mentari mau makan di cafe di mall-mall boleh nggak mah?udah lama Mentari ga pernah makan diluar dan Dev selalu melarang Mentari."rengek Mentari memelas pada mertuanya yang memang jauh dari kata cerewet bahkan membeda-bedakan


"Yakin mau keluar?Mentari sanggup jalan?" tanya mama sonya karna melihat perut besar menantunya itu membuat mama sonya kurang yakin takut menantunya kecapean

__ADS_1


"Yakin mah,Mentari kuat kok."ucap Mentari langsung memaksakan dirinya berdiri sangking bersemangat nya


"Ya udah mama panggil sopir dulu siang ini kita akan ke Mall."Ucap mama Sonya membuat Mentari mengukir senyum bahagia


Akhirnya mama Sonya mengabulkan ke inginan menantunya untuk makan di Cafe Mall "Mau makan apa sayang?" tanya Mama sonya karna mereka sudah tiba di Mall yang mana cafe-cafe dengan berbagai makanan tersedia


"Pengen makan bakso Ma."rengek Mentari tak tau malu padahal itu mertua nya


"Bakso?ya udah kita kesana."Mama Sonya dan Mentari menuju cafe yang menyediakan bakso disana


"Bakso beranak nya dua."ucap mama Sonya kepada karyawan Cafe itu


Mereka pun duduk saling berhadapan dengan wajah Mentari yang keheranan membuat mama Sonya merasa aneh "Ada apa nak?" tanya Mama sonya


"Bakso beranak bapak nya siapa ya mah?" tanya Mentari keceplosan pada mertua nya yang mematung


bersambung.....


πŸ˜‚πŸ˜‚Sadar Mentari itu mertua bukan suamimu atau sahabat mu πŸ˜†πŸ™


~p

__ADS_1


__ADS_2