
Selamat membaca
Lala baru selesai beres rumah dan hari ini ia akan mengunjungi resto suaminya untuk mengajak makan siang tanpa sepengetahuan Vano
"Sekali-kali ga masak gak papa lah ya." Gumam Lala sambil tersenyum memikirkan wajah suami yang ia sayangi itu
Lala masih tidak menyangka berawal dari dirinya memaksa Vano menikah dengan nya kini malah dirinya lah yang tergila-gila akan Vano
"Ya udah ganti baju dulu lah." ucap Lala langsung masuk kamar karna sebelum pergi ke Restoran suaminya Lala mau mampir ke toko cake terlebih dahulu
*********
Di kantor, Dev sedang sibuk-sibuk nya membereskan berkas yang berikan oleh papa surya "Mau buat acara seperti apa ya nujuh bulan istri dan bayi ku?" Dev berpikir sambil memainkan bolpoin di tangannya
Dev pun menelpon sekretaris nya untuk merekomendasi dekor acara nujuh bulan yang sederhana namun elegan juga jarang dipake oleh orang lain . "Gimana,sudah ada ?" tanya Dev pada sekretaris perempuan di kantor nya itu
"Sudah pak ,ada dua bapak mau yg nuansa pink atau biru paduan putih?dan apa bapak sudah tau jenis kelamin anak ?" tanya Winda sang sekretaris
"Belum,Istriku semenjak usia kandungan nya 4 bulan sampai sekarang ia tidak mau periksa kandungan ke dokter,hanya meminum vitamin yang dikirim ke rumah dari dokter keluarga saya." ucap Dev pada sekretaris nya itu
"Owh gitu,atau bapak pilih warna putih biru aja pak,karna kan jenis kelaminnya belum tau.''saran Winda yang memang ada benarnya juga
"Ya sudah baik lah , kau urus semua nya." ucapDev langsung menuju meja nya mengambil ponsel yang ia silent sedari tadi .
Dev sengaja meng silent ponselnya karna tadi ada mitting dadakan. Saat ia hendak menghubungi istrinya beberapa kali ditolak oleh Mentari
"Sayang kenapa di rijek?" tanya Dev mengirim pesan pada istrinya
"Aku ngambek , coba cek panggilan ku."Balas pesan Mentari
Dev baru sadar akan sepuluh panggilan yang tak terjawab dari istrinya "Sayang maafin suami mu ini,tadi ada miting di kantor jadi ponsel nya sengaja aku silent,maafin suamimu ini ya yank pleasssse..." ucap Dev mengirim pesan Maaf panjang lebar pada istrinya
Lama Dev menunggu balasan dari istrinya dan tak lama pesan pun masuk
Ting
"Oke."jawab Mentari singkat jelas padat dan Dev tau betul jika sudah begitu ngambek istrinya tak bisa di bujuk dengan kata maaf
"Udah ngetik panjang-panjang hanya di balas OK,memangnya suami mu ini R C T I. "Balas Dev dengan emot mengeluh
"Terserah,, owh iya jangan chat lagi,kalau aku lama bales chat suami ku berarti aku lagi bales dendam."Pesan Mentari seakan sedang mengancam Dev
__ADS_1
Dev hanya bisa pasrah "Ya baik lah , suami mu pulang sekarang."Gumam Dev langsung mengambil kunci mobilnya untuk pulang kerumah .
********
Disisi lain tepatnya di dalam mobil Vano
"Sandra,ngapain loe di dalam mobil gue? keluar nanti dikira orang yang bukan-bukan." ucap Vano kaget akan keberadaan Sandra di sana
"Nggak mau ,kita perlu bicara."ujar Sandra lagi
Vano langsung turun dari mobilnya dan langsung membuka pintu samping memaksa Sandra turun dari mobilnya "Ayo turun."Ucap Vano lagi kepada Sandra yang bersikeras tidak mau turun dan lebih membuat Vano kaget wanita itu sedang hamil besar.
"Aku ga mau Vano,jangan paksa aku."ucap Sandra lagi memohon pada Vano
"Kamu pernah janji mau nikahi aku demi nyelamati hubungan Mentari dan Dev kan?Mana janji kamu hahk?"Sandra menagih janjinya pada Vano
"Maaf waktu itu aku pikir kau memang butuh ayah untuk anak muda ternyata kau wanita licik,turun dari mobil ku sekarang Sandra."Vano sedikit berteriak
"Please Vano kasihani aku ,ayah dari bayi ku ga mau tanggung jawab Please."Ucap Sandra langsung turun dan memeluk Vano di halaman parkir mobil itu
"Tolong lepasin Sandra jangan begini." ucap Vano tidak nyaman namun Sandra tidak peduli
"Please Vano , jika tidak kau ambil aja anak ku." ujar Sandra lagi namun tanpa di sadari Lala yang tiba-tiba datang langsung menarik paksa tubuh Sandra menjauh dari Vano
Vano kaget kenapa bisa ada istrinya disana "Sayang mas bisa jelasin." Gumam Vano pada Lala namun Lala tak memperdulikan ucapan suaminya
Lala menatap tajam ke arah Sandra yang seakan menatap nya dengan wajah mengejek "Vano Please,kalau tidak aku mohon bantu aku sampai anak ku lahir."Mohon Sandra tanpa memperdulikan Lala sebagai istri Vano
"Apa sih ."Ucap Vano menatap benci wanita bernama Sandra itu
"Vano aku mohon lagian istrimu kan belum hamil-hamil mungkin saja dia mandul ." Ketus Sandra seenak nya
Plakkkkkkk
Tangan Lala mendarat dengan mulus di pipi kiri Sandra "Jaga mulut mu *** *** ."Ketus Lala sudah emosi membuat Vano hanya bisa diam melihat ke marahan istrinya
"Dulu aku diam ,punya masalah apa kau dengan ku hahk?Gebetan dan sekarang suami ku yang ingin kau goda,apa kau tak punya malu hahk?"Maki Lala sudah keluar dari jalur nya sebagai istri yang lemah lembut
" udah sayang ga usah di denger dia,ayo kita pulang."Vano menarik istrinya menjauh dari wanita ular itu
Didalam mobil Lala hanya diam kata-kata "mandul" terngiang-ngiang ditelinga nya
__ADS_1
Vano menepihkan mobilnya lalu memegang pipi istrinya dengan kedua tangan nya . "Aku tetap dengan mu dan jangan di pikirin kan."Ucap Vano
"Aku mandul."Ucap Lala dengan tatapan kosong ke hadapan suaminya
"Jangan bicara seperti itu."ucap Vano tidak suka
"Tapi sampai sekarang aku belum hamil-hamil,Aku mandul mas mandul."Ucap Lala mulai berteriak,emosi mempengaruhi perasaan nya
"Aku berjuang demi kamu dan ."Ucapan Vano di potong Lala
"Mas bilang,Mas sedang berjuang? Memperjuangkan apa? ku tanya. Memperjuangkan hubungan yang hanya mas yang memakai perasaan? Atau berjuang memperpanjang halu-halu ku ingin memiliki anak supaya keluarga kita lengkap hahk?" tanya Lala dengan emosi menggebu-gebu
"Aku malu mas disindir orang lain masalah hamil dan sampai-sampai orang lain menawarkan rahim nya kepada mu , aku wanita aku sakit digituin aku sakit mas,hati ku patah."Ucap Lala tepat di wajah suaminya mengutarakan isi hatinya
"Aku juga wanita aku juga ingin menjadi seorang ibu untuk anak-anak mu nanti,tapi hati ku terluka melihat wanita itu."Ucap Lala
"Kenapa kau berjanji pada dia dulu hahk?apa kau meragukan aku?" tanya Lala
"Mas tidak tau sayang kalau dia berulah lagi."Vano membenarkan
"Inget yah Mas jika ada perempuan yang kau simpan dibelakang ku,Maka akan aku respon semua laki-laki yang mencoba mendekati ku."Peringatan dari Lala
"Jangan gitu please...."Vano menunduk didalam mobil,ia sedih dan menyesali karna ia tidak tegas tadi
"Aku mau mulai sekarang kita."Ucap Lala membuat Vano semakin melemah
"Ini."Lala menyodorkan alat keramat kecil ke tangan suaminya
Vano kaget dan langsung mengucek-ucek mata nya "Sayang ini?"Suara Vano tertahan
"Sayang ini?" Vano menatap bola mata Lala yang berair
"Happy birthday suami ku,aku ga punya uang untuk memberi mu kado dan hanya itu kado dari istrimu ini." Gumam Lala menghapus air matanya
"Sayang kau ingat hari ulang tahun ku dan ini."Lagi-lagi Vano susah untuk bicara
"Iya,aku hamil mas."
Bersambung......
Cover karya othor di ganti oleh ntun doain ya semoga makin berkembang 🙏🙏😘
__ADS_1
~P