
selamat membaca
🌹🌹🌹🌹
"Mentari...!"
"Kamu."Mentari kaget namun tangan nya langsung ditahan
"Tunggu!"Ucap Dev menahan tangan Mentari
"Lepasin ."Pinta Mentari namun Dev tetap kekeuh menahan tangan Mentari .
"Please aku ingin bicara sekali ini saja."Pinta Dev dengan tulus dan memohon .
"Aku tak punya waktu dan aku sibuk ,Jika tau ini pakaian mu toko ku tak akan menerima nya ."Ucap Mentari lagi tanpa menatap Dev .
Dev hanya diam masih menggenggam tangan wanita yang mengganggu pikirannya selama ini,Dev takut akan kepergian Mentari lagi.
"Sini aku ceritain gimana Jadi bahan pelampiasan semua orang,Sakit tapi nggsk berdarah ."Ucap Mentari tepat di wajah dev yang masih menggenggam tangan nya .
"Oh iya kau pernah bilang wanita semua sama murahan ?betulkan ? asal kau tau Tuan Dev yang terhormat ,Tidaklah ada wanita yang murahan,karna mereka bukan barang dagangan.yang ada hanyalah wanita yang sedang lupa betapa berharga dirinya , catet itu ."Ucap Mentari Didepan Wajah Dev lagi .
Dev hanya diam karna memang dia salah ,Merasa cinta tak terbalas ia pun membalas kekesalannya terhadap orang lain walaupun sebenarnya tidak seutuhnya kesalahan Dev karna setiap wanita yang ia kencani merata karna uang namun tetap lah Dev adalah lelaki jahat dimata Mentari bermain wanita sesuka hati nya .
"Maaf."Lirih Dev menunduk, Dev yang habis keluar dari kamar mandi namun sudah lengkap dengan pakaian santai nya .
__ADS_1
"Dan ada dua alasan mengapa aku seperti ini ,pertama pikiran ku sudah terbuka dan kedua hatiku pernah terluka ."Ucap Mentari lagi Pada Dev dan Menepis kan tangan nya dengan kasar .
Mentari Memutar tubuhnya hendak meninggalkan tempat itu namun Suara Dev menghentikan langkah nya .
"Katakan kau tak mencintai ku Mentari ."Ucap Dev dengan suara parau nya
"Agar aku mengikhlaskan mu dengan kebahagiaan yang kau pilih ,Katakan maka aku tak akan berharap Lagi pada mu ."Lirih Dev lagi sambil menatap punggung mentari yang membelakangi nya
"Percayalah mentari,aku tidak baik-baik saja tanpamu.kepergian mu merumitkan ku tentang banyak hal.perasaan ini selalu aku paksa bunuh tapi beberapa kali rindu membuat nya kembali tumbuh. bisakah kau datang sekali lagi,patahkan hatiku lebih keras,agar harapan itu mati dengan pantas."Pintah Dev dengan pelan dan mata laki-laki itu memerah .
Mentari diam tanpa menatap atau memutar balik tubuh nya menghadap Dev .
Perempuan itu menahan sesak di dada nya sama dengan apa yang Dev rasakan ,Mereka Menjadi dua orang yang saling membenci karna ulah orang lain , menjadi jahat karna ulah orang tak bertanggung jawab .
Cinta yang tumbuh karna sama-sama saling diam berharap saling menyadari dimanfaati orang lain . Dan sekarang mereka Harus Merasakan Sama-sama sakit .
"Kau suruh aku percaya,tapi kamu sendiri yang menghancurkan kepercayaan ku.merusaknya hingga tidak bisa membangun kembali kepercayaan itu lagi ."Ucap Mentari lagi sambil menekan kan dada Dev memberi tahu jika di dada nya pun sangat lah sakit .
Dev duduk bersimpuh di kaki Mentari "Maafkan aku , aku sangat mencintaimu aku hanya pria bodoh mempercayai tanpa mencari tau kebenarannya terlebih dahulu ,Maafkan aku Mentari ."Airmata laki-laki itu tak bisa ia tahan lagi semua sesal dan kebodohan menghujam dirinya .
Mata Mentari pun memerah ia juga merasakan hal yang sama namun lagi-lagi egoh nya selalu nomor satu berada di barisan terdepan .
"Aku berhasil terbiasa tanpa mu tapi aku gagal untuk berhenti mencintaimu."Ucap Dev dengan tulus sambil menunduk ia tak mau melihatkan wajah sedihnya kepada Mentari .
"Katakan sekali saja Mentari kalau kau tak mencintaiku ."Ucap Dev berdiri dan menggenggam pipi Mentari dengan kedua tangan nya
__ADS_1
"Katakan kau tak memiliki rasa pada ku,agar aku tidak menunggu mu Mentari ."ucap Dev lagi namun Mentari menghempaskan tangan Dev dari pipi nya .
"Ya,AKU MENCINTAIMU DEVAN AKU MENCINTAIMU MENTARI INI MENCINTAIMU,,PUAS KAU.."ucap Mentari menggebu-gebu wajah nya memerah matanya Sudah Meneteskan airmata.
"Ya dari dulu aku mencintai mu bahkan sampai sekarang aku tetap mencintaimu dalam benci ku , dengar kan itu ."ketus Mentari lagi .
Dev Terdiam .
"Bahkan seluruh dunia meyakinkan aku untuk membenci mu pun aku tetap tidak bisa Devan karna aku mencintaimu paham kau "
"Kau tau bagaimana rasanya jadi aku hahk?kau tau?"Tanya Mentari memukul-mukul dadanya .
"Suka sama kamu dalam diam,tapi kenapa setelah kamu tau kamu ikutan diam?"Tanya Mentari dengan isak yang tak bisa ia tahan lagi .
"Kenapa Dev kenapa ?"Tanya Mentari lagi memukul dada Dev namun dengan satu tarikan tangan Dev Mentari Masuk kedalam pelukan ya
"Maafkan Aku Maaf...!"
Bersambung...
terimakasih Yang selalu Setia nungguin othor up 😘😉🙏
note:jika hubungan nya bermasalah yang harus di selesai kan itu masalahnya bukan hubungan ya 😉okey
jangan lupa like , komen juga vote ya agar karya ini semakin maju dan aku semakin rajin Update 🙏🙏😉
__ADS_1
salam sayang
"Putry