
Selamat Membaca
Maaf Ya othor up nya malem 🙏🙏😉
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Setelah Candaan Konyol tiga sahabat itu mentari seperti biasa mengecek ponselnya apakah ada kabar dari Dev suaminya atau tidak dan ternyata tidak ada .
"Apa dia sibuk banget?"Cuma Mentari
"Ada Apa Tar?"Tanya lala yang sedari tadi menatap ekspresi wajah sahabatnya itu
"Ini,Dev dari tadi nggak ngubungi gue,apa sibuk banget ya pekerjaan di toko cabang?"Tanya mentari pada lala
"Mungkin Dev lagi sibuk nyari ruko baru untuk pindah tar."Ucap Lala santai
"Pindah?"Tanya mentari
"Iya,Ruko cabang semua nya dibeli perusahaan intel group dan suami loe harus pindah secepat nya ."Ucap Lala menjelaskan
"Apa?Dibeli?pindah?."Mentari Syok
"Iya,apa Dev tak memberitahu Loe?"Tanya Lala masih belum sadar karna tanpa sengaja ia memberitahu semua nya .
Mentari diam"Kirim alamat kantor intel intel group itu,gue mau kesana."Ucap Mentari dengan wajah marah
"Ngapain?Nggak akan menang ,disana holang kaya semua."Ucap Lala lagi
"Bodo amat cepet beritahu gue,biar gue kasih pelajaran tu orang ."Ucap Mentari mengepalkan tangannya
Dan lala pun akhirnya memberitahu mentari alamat tersebut .
__ADS_1
Mentari pun meninggalkan Laundry tempat lala dan langsung menaiki taksi online menuju perusahaan Intel Group .
Tak lama mobil yang di naiki mentari pun tiba dan mentari turun dari mobil sambil memperhatikan Gedung pencakar langit itu . Mentari melangkahkan kaki nya menuju pintu utama kantor itu yang terdapat security
Mentari masuk dan menanyakan "Bisa saya bantu nyonya?"Tanya karyawan kantor itu
"Saya ingin menemui Pemilik kantor ini ."Ucap Mentari
"Tuan david?Maksud nyonya direktur utama kami?"Tanya karyawan itu lagi
"Iya."Ucap Mentari
"Sudah buat janji?"Tanya nya lagi dan mentari menggelengkan kepalanya karna memang dirinya pun tak mengenal david/Presdir dikantor itu .
"Tunggu sebentar saya akan menghubungi sekertaris pribadi tuan david."Ucap Karyawan itu lagi dan mentari hanya nurut saja
Tak lama "Nyonya,mari saya antar ke ruangan nya."Ucap Orang itu lagi dan mentari hanya mengekori sambil meremas ujung dress yang ia kenakan .
Ceklek
"Saya mentari istri dari Devandra syah yang kau beli ruko nya."Ucap mentari dengan lantang nya membuat David mematung mendengar suara tak asing itu
"Aku tidak tau apa masalah mu dengan suami ku tuan?tapi kau pria pecundang menggunakan kekuasaan mu untuk menjatuhkan usaha orang lain."Ketus mentari lagi membuat david langsung menatap arah suara itu
Deg
Mata David bertemu langsung dengan mata mentari
"Kamu.?"
"Kamu."
__ADS_1
Mentari dan david sama-sama Kaget
"Owh...jadi kau mau balas dendam ke saya yang pernah berdebat dengan pacarmu?"Tanya Mentari pada David
"Kau istri Devan ?"Tanya David
Namun mentari tak memperdulikan nya "Kenapa kau Tega sekali tuan?Apa kau tak punya hati manusia?Apa kau tak berfikir dari dalam hati kecil mu ini ?Tanya mentari menunjukan dada David dengan telunjuknya
"Apa kau tak pernah berfikir dari dalam hati kecil mu ini,kalau orang yang sedang kau hancurkan usahanya itu sedang mati-matian untuk menghidupkan keluarga nya,Hahk?"Tanya Mentari
"Ah ya,,kau orang kaya . dengan uang mu kau bisa berbuat segala nya,bahkan kau tak akan pernah ada diposisi mereka."Ucap mentari sinis kepada david
David Hanya terdiam menatap Wajah cantik wanita bernama mentari itu "Berhenti menceramahi pacar ku mentari?"Ucap Alina yang menerobos masuk ruangan David
"Saudara itu saling membutuhkan bukan saling menjatuhkan,saudara itu saling membina bukan saling menghina ."Ucap mentari dan Alina hanya tersenyum sinis
"Munafik."Ucap Alina pada mentari sedangkan david hanya diam melihat dua orang itu
"Intinya gini ya saudara,baik buruk nya saya tergantung yang bikin cerita "Ucap mentari tersenyum jenaka
David dan mentari pun menatap Alina"Cih...miskin."Ucap Alina kepada mentari lalu mendekati David
Mentari menarik nafas nya dalam melihat tingkah kakak nya itu .
"Kenapa harus malu hidup miskin?sedangkan allah tak pernah bilang Surga hanya untuk orang kaya."Ucap mentari membuat david tertegun
Bersambung....
Mana nih Like komen dan vote untuk othor 😉🙏
Salam hangat
__ADS_1
Putry
Lubuklinggau menyapa 🙏