Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
tetap fast respon!


__ADS_3

Selamat membaca


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Setelah Memberitahu Vano dan Lala Siapa Dev Disana Mentari pun langsung Pergi Masuk Ke dalam Toko untuk Mengambil air putih karna Tenggorokannya sudah terasa Kering .


Vano Menatap Dev Dengan Tatapan Tidak Suka Nya Namun tidak Dengan Lala,Lala Tetap menghargai Dev .


Dev Hanya Tersenyum Kecil kepada kedua orang dihadapan nya itu .


Mengingat perkataan mentari yang menganggap Dev Kariawan Ada Rasa sesak di dada nya namun dev mencoba bertahan dan tetap Sabar .


"ku jalani semampunya,ku nikmati seadanya,dan ku syukuri segalanya."Batin Dev menguatkan hatinya


"Permisi saya Mau lewat boleh?Mau menyusul mentari ."Ucap Dev Sambil berjalan


Mereka berdua meminggirkan tubuh mereka,Vano Kembali duduk di kursi Kasir bersama Lala menunggu mentari keluar .


Mata Dev Melirik ke seluruh ruangan Ruko Berukuran sedang itu Besar tidak Kecil pun tidak .


"Letakan Saja Disana."Titah Mentari Cuek Pada Dev menyuruh nya meletakan Keranjang kecil itu disudut .


Dev pun menurut dan meletakan Keranjang itu "Kau Yakin Ingin Membantu Pekerjaan Disini?"Ucap Mentari Lagi


"Ya."Balas Dev singkat dengan Senyuman Nya .

__ADS_1


Mentari langsung memalingkan wajahnya ."Baiklah Kau masukan Pakaian itu dan itu juga itu di setiap mesin cuci jika sudah dibilas lalu kering kan ,Nanti biar aku yang menjemur nya sekali lewat ."Ucap mentari menjelaskan cara kerja nya pada Dev .


"Ah ya Baiklah ."Seru Dev Paham iya pun Berjalan Meninggalkan Dev yanh sedang memasukan pakaian ke mesin cuci sedang mentari kembali menemui sahabat nya .


Setelah Tiba di meja kasir Vano Langsung Menghujam Mentari dengan semua pertanyaan yang sudah mengganggu di otak nya sedari tadi begitu pun Lala .


"Tar kenapa dia bisa sama loe?"


"Iya bener,Kenapa?"


"Apa dia nyakiti loe lagi?"Tanya vano dan lala


Mentari memutar bola mata jengah ."Please deh jangan lebay , Udah biarin aja dia mau minta maaf dgn gue jadi Mau kerja disini ya gue terima aja ."Ucap Mentari Namun Bukan Vano orang nya Jika Tak bisa Baca pikiran Mentari sahabatnya itu .


"Apa sih .?"Ucap mentari menatap arah lain


"Iya pasti ada alasan lain?"Lala ikutan Nimbrung


Mentari mendengus kesal


"Gue tadi habis digerbak warga pas nganter laundry an Dev,Jadi Kita Nikah Paksa Bukan Karna kemauan Gue dan dia ."Ucap Mentari pada sahabat nya Namun Tak Sengaja Dev mendengar nya.


"What....Nikah?jadi loe Lama Diluar loe nikah ?"Lala dan Vano Masih nggak percaya


"Iya,,udah ah gue laper mana makanan nya laper ni."Rengek mentari Dan Vano pun mengeluarkan Makanan yang iya bawa , Mereka Bertiga makan sambil bercanda tanpa Menghiraukan Dev Yang juga belum makan dari pagi.

__ADS_1


Sambil Menunggu mesin Penggiling pakaian itu Dev Duduk sambil Merebahkan Tubuhnya ke dinding karna lelah sekali-kali Dev Tersenyum mendengar mentari tertawa bahagia bersama teman-teman nya .


Baru Kali Ini Dev Merasakan Bahkan Mencuci pakaian nya sendiri pun iya tak pernah Namun karna Cinta Dan Ingin membuktikan ia sudah berubah Dev rela melakukan segalanya .


Namun apa mentari menilai dan menghargai kerja keras nya ? Ah entah lah Dev pun tak tau .


Mesin Ke empat yang berhenti karna selesai diputar Dev Dengan Sekuat tenaga Membilas pakaian pelanggan ditoko mentari itu sendirian Di temani dengan Sebotol air mineral .


"Aku harap kau bisa memaafkan dev mu dengan tulus mentari."Batin dev sambil membilas bahkan Keringat membasahi baju kaos longgar Dev


"Belajar nerima kenyataan,Ga boleh egois,ga boleh maksa,take care of your mental health."gumam nya lagi


"Salut sama diri sendiri yang tetap fast respon meskipun dia nya slow respon."Dev menyemangati dirinya sendiri .


bersambung..


.


thanks udah nunggu up nya dengan sabar ๐Ÿ™


Terimakasih banyak yang udah support karya receh aku dengan ngevote juga like bahkan komen membangun nya tanpa menjudge ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜ญterimakasih banyak ya ๐Ÿ™๐Ÿ˜‰


salam sayang


putry

__ADS_1


__ADS_2