
Selamat Membaca Dan Happy weekend 🙏😉
💘💘💘💘💘
"Tunggu."Vano Memberhentikan langkah kaki Lala
Lala pun berhenti tanpa menatap vano "Ada Vano?"Tanya Lala Bersikap Biasa saja Seperti biasanya.
"Loe kenapa sih dengan gue kek nya sensitif banget?Lagi Kedatangan Tamu buk?"Tanya Vano pada lala yang di fikir vano lala sedang datang bulan mungkin .
"Langit kan,ikhlaskan dan cukup doa'kan,Jangan Baperan katanya udah GEDE?"Ucap Lala seraya bertanya namun lebih tepat nya mengejek
"Maksud loe?"Vano Masih tidak Paham
"Ah sudahlah siapkan diri loe kita akan menikah titik."Ucap Lala menekankan kata-katanya lalu pergi meninggalkan Vano sendirian .
"Dia Kenapa?"Vano bermonolog sendirian disana .
**********
Disisi Lain
Dev Seperti biasa berangkat kerja sedangkan mentari hanya dirumah saja , Namun Wanita itu sangat bahagia karna siang ini ia diperbolehkan untuk mengantar makan siang buatannya ke toko suaminya .
"Udah...Ini udah,udah juga . selesai ."Ucap Mentari di dapur nya menata rapi kota makan siang suaminya .
Mentari pun memilih menaiki taksi online karna ia akan pulang bersama suaminya nanti sore.
__ADS_1
Tak Lama Mobil yang dinaiki mentari tiba didepan toko Dev .
Namun Langkah Kaki mentari terhenti karna ia melihat wanita yang sangat familiar di mata nya dan hobby sekali ngajak ribut dan lebih tepat nya musuh bebuyutan nya .
"Iiidddiiihhh...Wanita Miskiyunnn lewat,minggir ."Ucap Manda bersama pria yang bisa mentari tebak itu pacarnya manda karna dari cara mereka pegangan tangan bahkan bermesraan .
"Sayang jangan Liatin dia nanti kamu kena Pelet wanita ini."Ucap Manda pada pria disebelahnya itu karna prianya tak henti-hentinya memandangi mentari
Seperti biasa mentari Menatap wajah pria itu dari ujung kaki hingga kembali ke kepala. Mentari menggelengkan kepalanya .
"Selera nya Bocil toh,apa manda ini pedopil heheh."Batin mentari mengejek karna melihat pria itu sangatlah muda kisaran umur 18/19 tahun
"Sinting loe yah senyum-senyum ke cowok gue?"Tuding manda kepada mentari
Mentari Kembali tersenyum smirk "Hay mba."Sapa Pria itu tiba-tiba kepada mentari ,Dan mentari pun melangkahkan kakinya mendekat ke arah dua orang tersebut lalu berkata
"Kerja ya ganteng,Modal gombal sambil rebahan ga bakal bikin bapak ku atau dia klepek-klepek."Cicit mentari lalu pergi meninggalkan dua orang tersebut .
Mentari pun bodo amat ,Tak lama Mentari tiba di depan toko Dev . Mentari menelisik wajah suaminya yang sedang fokus dengan kerjaan nya,bahkan kedatangan nya pun dev tidak mengetahui .
Mentari langsung memeluk Dev dari belakang "Aku mencintaimu tanpa syarat,tanpa alasan,tanpa paksa .ga peduli kamu siapa,pokoknya kalau suka ya suka ."Ucap mentari mengalungkan tangannya dileher dev dari belakang .
"Mentari...kau datang?"Tanya Dev karna kaget istrinya datang tiba-tiba
"Sebegitu fokusnya,istri sendiri datang sampai ga tau?"Ucap mentari sambil mengerucutkan bibirnya .
Cup
__ADS_1
Dev langsung memiringkan wajahnya lalu mengecup sekilas mentari ."Maaf sayang,tadi lagi fokus takut keliru nanti nota nya,,,Maaf."Ucap Dev Sambil memposisi kan Mentari duduk didepan nya .
"Ok baiklah,Mau makan siang?aku sudah masak untukmu ."Tawar mentari mengajak makan suaminya
"Pas banget suami mu ini laper,ayo kita makan disofa itu."Ajak Dev dan mentari mengikuti suaminya
"Masak apa ?hmm."Tanya dev sambil memposisikan duduk nya sedangkan mentari sibuk membukakan kotak makan siang mereka
"Aku Masak Telur dadar ala mentari pake bumbu cinta dan kasih sayang terus sambel ati campur kentang balado juga sayur sop."Ucap Mentari Membuat Dev berselera karna dirinya memang sangat suka dengan telur dadar dari kecil
"Em...Ga sabar , Pasti enak ."Ucap dev sambil menerima piring berisi nasi juga lauk ditangannya .
"Sayang kalo buku nikah kita hilang,bikin lagi apa nikah lagi?"Tanya mentari dengan wajah polos nya membuat dev yang menyendokan nasi ke mulut nya langsung terbatuk
"Uhhukkk...uhhukkk...."
Mentari langsung menuangkan air minum dan memberikan nya pada Dev"Nggk papa?"Tanya mentari panik
Dev meneguk semua minum di gelas itu "Kok asin?"Tanya Dev sambil menjulurkan lidah nya yang keasinan namun mentari salah mengartikan
"Aku lagi pengen makan yang asin-asin,"Ucap mentari lagi
"Jangan seperti itu lidah mu Dev ,Ini masih siang ."Ucap Mentari,otak mesum berkeliaran di pikiran nya heheh
bersambung ....
sambil nunggu up mentari boleh deh hampir in karya othor yang lainnya yang gak kalah gesrek 🙊😉
__ADS_1
bantu like dan komen juga vote ya 🙏🙏
puyrit