Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Push up bersama


__ADS_3

Happy reading


Area panas dingin 🔥💦


skip


Hari weekend itu pun keluarga kecil Dev menghabiskan waktu mereka di kolam renang penuh canda dan tawa .


Setelah selesai berenang dan mereka sudah mengganti pakaian nya "Ma, kita titip Dara dua sampai tiga jam ya, Dara juga mau kok minum susu formula nya." ucap Dev pada Mama nya


"Tapi yank."Mentari menatap curiga suaminya


"Bisa kan Oma nya Dara sekitar jam sembilan malem kita jemput ke rumah oma lagi oke."ucap Dev lagi pada mama nya


" Ya udah pergilah." ucap mama sonya kepada putranya itu .


Dev pun tersenyum bahagia "Sayang kita mau kemana?"tanya Mentari heran karna mereka tidak menuju arah rumah mereka saat di perjalanan


"Udah ikut aja."ucap Dev lagi dan Mentari pun hanya bisa pasrah akan suaminya itu dan tak lama mobil pun tiba di parkiran hotel mewah berbintang, Dev pun langsung cek in.


"Sayang,kita ngapain ke hotel? mau nginap?" Mentari lagi-lagi bertanya sedangkan Dev hanya diam tak menjawab sampai di dalam kamar Dev memberikan sebuah paper bag kepada istrinya


"Aku nggak ulang tahun sayang." gumam Mentari


"Udah buka aja dan pake ya."jawab Dev dan Mentari pun hanya bisa menurut



"Ini,Apa?buat apa yank..?" tanya Mentari lagi


"Ganti baju dan pake lah,tiada penolakan."ketus Dev dan Mentari pun hanya bisa pasrah dan Dev pun menunggu di pinggir ranjang sambil mengisap rokok nya .


Cekrek


pintu kamar mandi pun terbuka dan keluar lah Mentari dengan baju tanpa lengan juga di atas lutut nya


Dev langsung menengadahkan tatapan matanya keseluruh tubuh istrinya dengan tatapan lapar .


"Em...Sayang baju ini terlalu ."


Cup


Dev mengecup Mentari dengan cepat namun lama ,Mentari hanya diam dan menikmati serangan suaminya itu ,. Dev pun menggigit kecil bibir istr8 "Ssstttt...."Mentari meringis lalu membuka mulutnya dan li dah Dev pun dengan cepat masuk kedalam rongga mu lut istrinya bermain dan saling berbelit-belit didalam sana , suara de sahan juga kecupan terdengar jelas oleh mulut kedua nya .

__ADS_1


"Ehmmm....."Lenguh Dev sambil meremas rambut istrinya .


Mentari melepaskan pagutan mereka lalu membuka baju dinas malam nya"Sayang ." rengek Mentari karna Dev langsung melucuti seluruh pakainya dan ia melihat senjata suaminya itu lebih besar dari biasanya .


"Aku akan pelan Hmm..." ucap Dev meyakinkan lalu mengangkat tubuh Mentari masuk kedalam Bathtub di kamar mandi hotel itu


Dev mendudukan Mentar, ia pun membelakangi istrinya, sangat terasa adik Kecil itu di tubuh belakang Mentari.


Dev kembali menjamah seluruh tubuh istrinya dari belakang punggung hingga kembali lagi ke leher jenjang nya .


"Ahhhh..."Mentari mende sah saat Dev menyentuh setiap titik lemah nya .


Dev seakan tau dan dimana letak area sensitif dan membangkitkan gairah Mentari, Dev mengecup dengan keras seluruh tubuh istrinya sampai tubuh itu memerah sedikit kebiruan ulah Dev.


Mentari langsung memutar tubuhnya dan membiarkan kaki Dev Mengangkat di bathtub itu , Mentari lalu duduk dipangkuan suaminya dan ia pun mengecup dan mengu lum bibir suaminya ."Ahhhh....ehmmm..." Dev mengerang jarna sentuhan Mentari


Dev semakin tak bisa mengendalikan dirinya jika melihat istrinya seperti itu .


Dev meremas rambut Mentari"Sayang Aghhhh..." erang Dev semakin menggila karna sentuhan Mentari di da da nya


Dev melepaskan Mentari lalu ia keluar dari dalam bathup dan menggendong tubuh istrinya ala bridal style menuju ranjang mereka .


"Sayang kau harus tanggung jawab."Ucap Dev menciumi kembali wajah istrinya


"Kita akan push up bareng yah." goda Dev pada istrinya lagi


Setelah sampai di bibir ranjang Dev menghempaskan Mentari di ranjang besar mereka dengan gairah .


"Kau ingin memperkosa istrimu ?" tanya Mentari saat Dev sudah menaiki ranjang dan menindih dirinya .


"Aku akan menghabisi mu ."Ucap nya Lagi


Dengan satu hentakan semua milik Dev tenggelam didalam milik istrinya "aggkkkk...Perih." Rengek Mentari sambil mere mas dada suaminya karna tak memberi aba-aba terlebih dahulu .


"Sayang .."Ucap Mentari lagi Memelas


Cup


Dev mengecup dan melu mat bibir Mentari dengan gairah yang sudah tak tahan, senjatanya dicengkeram kuat oleh milik Mentari dengan ritme Pelan Dev pun menggerakkan pinggul nya "Ehmmm....ehmm.." erang dan desa han dari mulut Mentari yang dibungkam langsung oleh Dev .


"Ahh....ehmmm..Sayang...ehm"Lagi-lagi Mentari sudah mencapai puncak nya untuk yang kedua kali namun Dev seakan tak ingin cepat menyudahinya .


Dev bermain di gunung istrinya menyesap dan memilin dengan li dah nya membuat Mentari merintih dan mengerang dengan hebat, Melihat istrinya akan mencapai puncak untuk ketiga kalinya Dev mempercepat gerakan nya ...

__ADS_1


"Bersama sayang ."Ucap Dev sambil bergerak maju mundur dengan Cepat


dan


"aggghhhhh..emmmhh.."Mereka pun melepaskan semua nya bersamaan.


Dev membenamkan wajah nya di da da Mentari senjatanya belum lepas dari milik istrinya .


Mereka sama-sama memejam kan mata karna lelah dan keringat yang bercucuran .


Jam sudah menunjukan pukul delapan malam namun dua orang yang menutupi tubuhnya dengan selimut pun enggan membuka mata mereka . Mentari masih asik memeluk tubuh suaminya yang wangi kadang-kadang ia mengendus-endus dada bidang Dev .


tak lama telpon masuk dari ponsel Mentari yang ternyata dari Lala


"Halo Mentari,apa loe sedang sibuk?" tanya Lala diujung telpon


Dengan malas dan ngantuk Mentari menjawab


"Nggak,tumben telpon?."Mentari balik bertanya pada sahabatnya itu


"Terus sekarang loe lagi apa,soalnya ada hal penting yang mau gue kasih tau loe."tanya Lala iseng lalu memberitahukan tujuan dirinya menelpon


"Gue habis diperkosa."Jawab Mentari membuat Lala di sana sedikit kaget


"Diperkosa oleh siapa?" tanya Lala diujung telpon dan Vano yang menguping pembicaraan istrinya itu pun ikut penasaran


"Oleh suami gue lah." jawab Mentari santai lagi sambil menatap wajah Dev yang sedari tadi menciumi kening Mentari


"Terus loe diam aja ?" tanya Lala lagi


"Nggak,,Gue goyangin dikit ." jawab Mentari tanpa dosa pada Lala dan Vano yang mendengus kesal


"Cih..gue mau bilang gue udah lahiran."ucap Lala mendengus kesal lalu kembali mengatakan apa yang ingin ia ucap


"Benarkah?...wah selamat bestie,siapa namanya?" tanya Mentari penasaran


"Aditya Farasyah."


Bersambung....


"Goyang dikit gak papa kan?"😂😂😂


__ADS_1


__ADS_2