Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
109


__ADS_3

Dengan gaya yang santai dan ekspresi yang sombong, dialah master pertama yang berhasil membangun desa. Prestasi sangat cukup untuk dirinya merasa bangga. Namun, dia sama sekali tidak tahu, meskipun Feliks adalah orang ke-5 yang berhasil membangun desa, tapi tingkat kesulitan misinya jauh lebih berharga dari pada Dracula yang pertama berhasil. Hadiah yang didapatkan juga lebih banyak darinya.


Dracula menyisip anggur di tangannya, lalu melihat ke kedua bawahan yang di sisinya. Kedua orang itu juga bangsawan vampir sangat kuat. Kali ini, sistem tertinggi telah membagikan desa mereka 100-an anggota bangsawan vampir. Selain dia yang sebagai Adiwangsa, ada juga satu Duke, dua Marquis, dan puluhan Earl.


Ini benar-benar desa kumpulan para master!


"John tercintaku, bagaimana kondisi saat ini?"


Dracula melihat ke salah satu Marquis.


"Yang Mulia, kami sudah merangkul seluruh desa dan total ada 914 orang. Mereka semua telah menjadi penduduk vampir."


Dracula berangguk sambil tersenyum: "Mantap! Mantap! Begitu penduduk desa biasa menjadi vampir. kekuatan kita otomatis akan menjadi semakin kuat. Desa Malam Abadi kita sebentar lagi akan menjadi penguasa terkuat!"


Kemudian, dia pun berkata lagi: "Selanjutnya, target kita adalah menduduki peringkat 3 besar dalam Kompetisi Upgrade Desa."


John menjawab dengan hormat: "Yang Mulia, tingkat kesulitan kompetisi ini sangatlah tinggi! Kita harus mengupgrade desa ke Lv. 3 dalam waktu sebelum periode Evaluasi Pemula berakhir. Waktu yang tersisa untuk kita tidak sampai 5 hari dan kini desa kita masih berada di Lv. 0.“


Dracula tersenyum sombong: "Oh, John terkasih! Desa Malam Abadi kita adalah desa terkuat. Jika kita tidak bisa mencapainya, tentu saja tidak ada desa lain yang bisa."


"Oh, iya! Saat membangun desa, sistem tertinggi 'kan sempat mengumumkan data desa yang berada di peringkat 100 besar. Kalau ada yang bisa mengancam posisi Desa Malam Abadi kita, paling hanya 5 desa pertama."


John segera menjawab: "Yang Mulia, saat sistem tertinggi mengumumkan informasi, aku sudah diam-diam mencatat 5 desa yang berada di peringkat 5 besar."

__ADS_1


"Peringkat pertama adalah Desa malam Abadi kita, kedua, Desa Wogamzam, ketiga, Desa Cahaya, keempat, Desa Brahma, kelima, Desa Asal Garuda."


Dracula meletakkan gelas anggurnya dengan santai: "John sayangku, kamu memang anak pintar. Ya, nama desa kedua itu agak aneh, tidak tahu juga bagaimana kekuatannya."


"Desa Cahaya yang ketiga, kedengarannya sangat menyebalkan, jangan-jangan orang gereja semua."


"Dess Brahma yang keempat, begitu dengar langsung ketahuan itu orang India. Mereka memiliki sangat banyak petapa yang kuat. Hmm, termasuk saingan yang lumayan kuat."


"Sedangkan Desa Asal Garuda yang kelima, kemungkinan berasal dari Asia."


"Namun, orang Asia biasanya sangat kurus dan lemah, sama sekali tidak perlu dikhawatirkan. Kemungkinan besar desa mereka telah muncul seorang master yang sangat hebat, tapi ini sama sekali tidak bisa mengubah seluruh gen mereka yang lemah."


"Menurutku, di antara desa-desa ini, yang paling tidak perlu dikhawatirkan hanyalah Desa Asal Garuda."


Dracula menganalisisnya dengan sombong.


Dracula tersenyum dengan bangga: "Beraksilah, John! Kita harus bertindak dengan cepat dan mengupgrade desa menjadi Lv. 3. Kali ini, Aku mau membuat nama Desa Malam Abadi-ku bergema di seluruh sudut Bintang Biru!"


"Baik, Yang Mulia!"


Para vampir sangat bersemangat, seolah-olah mereka pasti menang.


Di sisi lain, ratusan desa yang sudah dibangun di berbagai area juga sibuk mengejar target untuk mengupgrade desa. Semua orang ingin memasuki peringkat 10 besar dan bahkan 3 besar.

__ADS_1


Itu adalah bonus terakhir yang diberikan sistem tertinggi kepada penduduk Bintang Baru selama periode Evaluasi Pemula. Ke depannya, mereka belum tentu bisa memiliki kesempatan untuk merebut bonus sebesar ini lagi. Jadi, desa mana pun tidak ingin melewatinya!


Kompetisi yang tak terlihat pun berlangsung secara diam-diam...


Sedangkan Feliks yang masih di dasar danau, kini dia sangat senang karena baru saja mendapatkan 100 poin atribut sebagai hadiah. Namun, dia tetap tidak menyia-nyiakan waktunya.


Kini yang paling penting itu Kompetisi Upgrade Desa dan waktu selama periode ini sangat berharga. Hanya beberapa saat saja, dia sudah membersihkan seluruh medan perang.


Feliks berhasil mengekstraksi 6 poin atribut dari 30-an kura-kura raksasa dan 3 poin atribut dari Jenderal Kura-Kura.


Ini juga sejenis panen.


Kemudian, Feliks pun menyumbangkan kura-kura itu dan menemukan sebuah mayat kura-kura Besi bisa mendapatkan 0,4 poin atribut. Sedangkan Jenderal Kura-kura 1 poin atribut. Setelah disumbangkan, Feliks berhasil mendapatkan 14 poin atribut.


Jelas sekali, menyumbangkan mayat binatang buas yang telah diekstraksi juga merupakan sebuah cara yang mantap untuk mendapatkan poin kontribusi.


Saat membunuh Jenderal Kura-Kura, Feliks melihat dia hendak melarikan diri ke suatu arah. Harusnya itu adalah tempat di mana Raja Kura-Kura berada. Bagaimanapun, saat terancam, orang yang lebih lemah pasti akan meminta bantuan orang yang lebih kuat.


Setelah memikirkannya, Feliks segera bergegas ke arah itu.


Analisisnya benar.


Setengah jam kemudian, Feliks menemukan sekelompok besar kura-kura raksasa yang jumlahnya hampir mencapai 700-an ekor. Di antara kura-kura itu masih ada seekor kura-kura yang memiliki tanduk berwarna perak. Tubuhnya yang sepanjang 10 kaki sebanding dengan rumah yang memiliki 3 lantai. Sungguh kura-kura raksasa!

__ADS_1


Itulah target misi Feliks - Kura-Kura Bertanduk Satu


Namun, pada detik berikutnya, Feliks terkejut oleh adegan yang terjadi di sekitar Raja Kura-Kura.


__ADS_2