
Selama periode pemula, semua sistem obat masih belum terbuka dan manusia paling takut jika keracunan! Begitu keracunan dan tidak ada obat yang bisa menetralkannya, maka hanya bisa ditahan dengan antibodi diri sendiri. Dalam hal ini, bahkan Feliks tidak terkecuali.
Namun, Feliks tidak ragu-ragu. Setelah mengamati seluruh kondisi, dia segera berjalan ke lautan bunga. Ketika dia hanya beberapa ratus meter dari lautan bunga, segerombolan bunga dan lebah menemukan keberadaannya. Begitu pula Siluman Pohon, dia juga telah menyadari kedatangan Feliks.
Sudah bertahun-tahun! Akhirnya ada manusia yang memasuki area terlarang yang dikuasainya! Siluman pohon sedikit terharu, karena dia sangat merindukan rasa darah manusia.
Manusia yang datang menyembahkan diri... benar-benar berita baik!
Kalau begitu, aku akan membunuh manusia ini dan mengubahnya menjadi nutrisiku.
Srash~! Srash~! Srash~!
Siluman pohon tampak sangat senang dan bergoyang-goyang tanpa angin. Ketiga sarang lebah yang tergantung di atas, seolah-olah menerima perintahnya dan segera terbang keluar dari sarangnya. Mereka membentuk formasi lebah yang besar dan menari dengan antusias di langit.
Srash~! Srash~! Srash~!
Siluman pohon bergoyang lagi!
__ADS_1
Ngung~! Ngung~! Ngung~!
Setiap pasukan lebah yang terdiri dari seribuan lebah raksasa meliputi suatu bagian yang luas. Tiga sarang lebah, maka ada 3000-an lebah raksasa. Mereka seperti awan gelap yang menyelimuti langit dan menutupi matahari dalam radius beberapa mil. Auranya benar-benar sangat menakutkan!
Feliks yang melihat ini juga merinding!
3000-an lebah raksasa yang beracun, loh! Jika aku dikepung dan ditusuk beberapa jarum, bahkan ratusan jarum, akibatnya akan sangat fatal!
Hanya saja, Feliks diam-diam sudah membuat rencana di dalam hati dan tidak pernah berpikir ingin melarikan diri.
Ngung~! Ngung~! Ngung~!
Suara sayap yang menghancurkan bumi seperti guntur yang menggelinding, mengaum terus-menerus.
Lebah-lebah raksasa itu tampak sangat agresif dan bersemangat, seolah-olah ingin menusuk Feliks hingga berlubang-lubang.
Sekejap mata lagi, lebah-lebah sudah semakin mendekat dan hanya berjarak puluhan meter dari Feliks.
__ADS_1
Lalu, pada saat ini juga, Feliks beraksi.
Bom~!
Feliks melambaikan tangannya, dan tiba-tiba, situasinya berubah dalam radius sepuluh mil berubah total. Detik berikutnya, awan gelap menutupi langit, angin dingin menderu, dan panah es dan bilah salju yang tak terhitung jumlahnya jatuh dari langit dan melesat ke arah pasukan lebah.
Skill Lv. 4 - Badai Es!
Telah diaktifkan!
Syut~! Syut~! Syut~!
Panah es menembus setiap lebah dengan tepat!
Sret~! Sret~! Sret~!
Bilah salju mengiris setiap lebah hingga berkeping-keping!
__ADS_1
Bruk~! Bruk~! Bruk~!
Dalam seketika, ribuan jasad lebah terjatuh ke tanah seperti rintikan hujan.