Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
148


__ADS_3

"Sudah harus pergi ke Gunung Api Neraka, nih!", ucap Feliks di dalam hati.


Dia telah berada di dalam pondok selama satu jam. Pondok Lv. 3 dapat memulihkan energi dan fisik dengan kecepatan 4x lipat lebih cepat dalam kondisi tidak tidur. Jadi, berada di dalam selama satu jam sama artinya dengan dirinya telah beristirahat selama 4 jam.


Dengan kebugaran fisik Feliks, istirahat 4 jam itu menandakan energi dan fisiknya telah mencapai kejayaan lagi.


Tentu saja, sebelum berangkat ke Gunung Api Neraka, Feliks harus bersiap-siap terlebih dahulu.


Dia membuka gudang sumber daya untuk memeriksa isi di dalam. Begitu masuk, dia segera menunjukkan ekspresi sangat gembira. Ternyata ada 6 buah rumput roh Lv. 1 dan sebuah buah roh di dalamnya dan ini semua bisa dijadikan poin atribut!


Feliks segera menukarnya dengan menghabiskan 200 poin kontribusi, sehingga poinnya tersisa 5677 poin. Kemudian, dia mengekstraksi rumput roh dan buah roh dan akhirnya dia mendapatkan lebih dari 40 poin atribut. Selain ini, dia juga telah mengumpulkan hadiah dari berhasil meningkatkan level desa sebanyak 300 poin atribut.


Feliks pun menambahkan semua 300 poin tersebut. Setelah menyelesaikan itu semua, dia segera memeriksa data pribadinya yang terbaru dengan penuh semangat.


Level: Lv. 14 (2.967.000/4.000.000)


Jabatan: Hakim Lv. 4 (395/1000)


Prestise: 91 (Kaisar Pemula)


Kekuatan: 984+170 (Misteri Kekuatan, Level B)


Kelincahan: 987+140 (SPD Kebenaran, Level C)


Fisik: 983+65 (Fisik Kebenaran, Level C)


Energi: 1044+100 (Kontak Indera, Level B)


Talenta Elemental: Api Kebenaran (Level C), Tanah Kebenaran (Level C), Emas Kebenaran (Level C), Es (air) Kebenaran (Level C), Misteri Kayu (Level B), Misteri Kegelapan (Level B)


Talenta Darah: Penguatan Garis Darah Level E (Darah Naga)


Talenta Utama: Ekstraksi Tanpa Akhir (Level SSS)

__ADS_1


Evaluasi Kekuatan Kombat: Bintang 99 (Batas Atas)


Gila! Kekuatan kombatku sudah mencapai Bintang 99 batas atas! Sedikit lagi bisa menembus Bintang 100!


Keren! Keren!


Feliks sangat senang dan memikirkannya dengan penuh harapan. Dia sangat penasaran, perubahan apa saja yang akan terjadi saat kekuatan kombat dirinya mencapai Bintang 100. Mungkin saja, dirinya akan bisa mendapatkan jawabannya pada malam ini juga.


Lalu, Feliks menutup panel layar dan bersiap-siap untuk berangkat. Namun, pada saat ini juga, sistem tertinggi mengirimkan pesan.


Pengingat: Lutz dari Desa No, 319 telah menukarkan sebuah peti harta karun perak dengan Tombak Target Lv. 3 milikmu.


Eh! Ada barang baru, nih!


Mata Feliks berbinar dan segera memasuki saluran perdagangan. Beberapa saat kemudian, muncullah sebuah peti harta karun perak di tangannya. Kini dia sudah memiliki 4 peti harta karun perak. Selain itu, ada juga 4 peti harta karun emas.


Hanya dengan mendapatkan 1 peti harta karun perak lagi, Feliks akan bisa mensintesis 5 peti harta karun emas menjadi 1 peti harta karun platinum.


Peti harta karun platinum!


Asalkan aku bisa mendapatkan satu peti harta karun perak lagi, aku akan segera bisa memiliki satu peti harta karun platinum, tapi peti harta karun perak juga termasuk barang langka dan tidak mudah didapatkan.


Saat ini, saluran perdagangan Feliks masih memiliki item Lv. 3 terakhir, yaitu: Pedang Darah. Akankah ada yang menukarnya dengan peti harta karun perak lagi?


Feliks menyimpan peti harta karunnya dengan penasaran. Lalu, dia melirik lagi ruang obrolan yang sedang heboh.


"Semuanya, ruang obrolan regional ramai sekali! Katanya Turgenev akan pergi menjalankan misi Kepala Desa malam ini."


"Ya! Langit sudah gelap, misi 'Calon Kepala Desa' telah diaktifkan lagi."


"Tidak tahu juga malam ini akan ada desa apa saja yang berpartisipasi dalam misi ini?"


"Seluruh Bintang Biru ada 10.000 region, kalaupun hanya 1 desa dari 1 region yang berpartisipasi, itu juga akan ada 10.000 desa!"

__ADS_1


"Gila! Banyak sekali! Kalau tidak dianalisis tidak tahu, begitu dianalisis sungguh mengejutkan!"


"Haha! Yang di atas, jangan lihat yang berpartispasi sangat ramai, tapi yang bisa lolos juga tidak seberapa."


"Benar! Yang berpartisipasi dalam misi kemarin 'kan master-master hebat. Berarti yang malam ini tidak akan lebih hebat dari mereka. Takutnya rata-rata akan gagal!"


"Aku setuju! Bisa jadi akan ada juga yang meninggal."


"Oh, iya! Menurut kalian, akankah Turgenev berhasil?"


"Belum tentu! Meskipun dia sangat hebat dan telah mendapatkan hadiah poin atribut pada saat duel faksi, tapi kemampuannya bahkan tidak sekuat Kak Deon."


"Benar juga! Tapi kudengar dia telah membangkitkan talenta Level A, dalam segi ini, dia memang lebih hebat dari Kak Deon!"


"Semuanya, ruang obrolan regional sedang heboh, nih. Turgenev sudah memasuki 'Desa Hilang' dan semuanya sedang sibuk menjilat penduduk desa dimana dia berada!"


"Aku juga melihatnya! Semua orang menjilat mereka. Mereka pun sangat yakin dengan Turgenev, seolah-olah misi Calon Kepala Desa ini misi yang sangat mudah."


"Hmph! Pendapatku agak beda. Kalau misi ini gampang diselesaikan, ratusan desa yang melaksanakan misi kemarin kenapa bisa gagal?"


"Benar! Hanya 1000 dari 10 juta peserta yang berhasil mendirikan desa, persentase keberhasilannya hanya 0,0001%."


"Aku benar-benar tidak paham! Kok mereka bisa begitu yakin Turgenev bakal berhasil. Bukan setiap orang bisa sekuat Kak Feliks, tahu!"


"Orang-orang barat itu merasa misi yang bahkan kita Desa Asal Garuda bisa selesaikan, pasti tidak sulit. Jadi, mereka pun sangat yakin Turgenev bakal bisa berhasil."


"Huh! Intinya, ya, memandang rendah desa kita!"


"Gawat! Terjadi sesuatu di ruang obrolan regional! Si anjing-anjing barat itu menyuruh semuanya jangan berbisnis dengan kita. Katanya Batu VIT kita terlalu mahal."


"Katanya mau beli batu VIT Desa No. 44 saja setelah Turgenev menyelesaikan misi."


"Sialan! Anjing-anjing itu memang paling menyebalkan!"

__ADS_1


"Huh! Aku akan tunggu! Lihat si Turgenev itu bisa berhasil atau tidak. Kalau dia gagal, kita naikkan harga!"


"Benar! Tiba saat itu kita naikkan harga biar mereka tahu rasa!"


__ADS_2