Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
152


__ADS_3

Hanya beberapa saat saja, Feliks telah sembuh total. Lalu, pada saat ini juga kedua Raja Elf Magma telah tiba dan hendak bergabung menjadi bola api putih raksasa untuk menelan Feliks lagi.


Jgeeer~!


Feliks juga tiba-tiba meledak. Bara Neraka menyala tinggi dan auranya menjadi lebih kuat.


Jgeeer~! Jgeeer~! Jgeeer~!


Api putih dan hitam saling bertabrakan dan melawan satu sama lain dalam seketika! Hanya sebentar saja, kedua Raja Elf Magma berteriak dengan menderita dan mundur lagi. Kali ini, aura mereka telah menjadi lebih lemah.


Pada saat yang sama, Raja Batu Api juga telah tiba dan tingginya hampir sama dengan alat berat. Tinjuannya yang kuat menutupi seluruh langit dan sangat mengerikan.


"Minggir!"


Pada saat ini juga, cahaya pisau melintas! Feliks menebas tinjuan dari Raja Batu Api.


Pisau dan Tinju bertabrakan dalam seketika!


Krak~! Krak~! Prang~!


Bersama suara yang renyah, tangan raksasa itu hancur total dan berubah menjadi batu kerikil. Tubuh Raja Batu Api yang besar juga melayang ke luar akibat tebasan tdi.


Bruk~!


Suara alat berat meretakkan bumi! Raja Batu Api terjatuh ke tanah.

__ADS_1


Ngeri! Ngeri sekali!


Kini seluruh Elf menjadi ketakutan! Kekuatan manusia yang di depan mata benar-benar sangat mengerikan!


Namun, Raja Batu Api bangkit kembali. Bagian lengannya yang terputus tiba-tiba menyalakan cahaya kuning pudar. Lalu, sejumlah batu melayang ke tempatnya dan membentuk lengan baru lagi.


Dia telah menyembuhkan lukanya!


Graaa~!


Begitu pulih, dia meraung lebih keras lagi dan bergegas ke arah Feliks.


Beraninya manusia ini melukaiku! Aku mau membalas dendam! Hanya saja, meskipun dia telah memulihkan lengannya, auranya juga telah menjadi lebih lemah. Jelas sekali, tebasan Feliks tadi sangat berefek dan telah mengakitbatkan DMG tertentu padanya.


Pada saat yang sama, kedua Raja Elf Magma bergegas ke Feliks lagi. Hanya saja aura mereka sudah jauh lebih lemah, tapi mereka juga tidak peduli.


Ini sama sekali tidak bisa dilakukan manusia dan inilah alasan utama mereka berani menggunakan cara luka bersama! Sedangkan Raja Batu Api itu, dia sepertinya juga memiliki pemikiran yang sama. Dirinya bisa memanipulasi batu-batu kecil untuk menyembuhkan diri sendiri, harusnya juga termasuk pemilik fisik abadi. Asalkan dirinya terus mengambil risiko luka bersama, maka cepat atau lambat manusia yang di depan mata pasti akan mati.


Kini ketiga Raja memiliki pemikiran yang sama dan bergegas ke Feliks dengan sangat agresif.


Sedangkan Feliks masih memegang mudra dengan satu tangan dan satu tangannya lagi memegang pisau untuk melawan ketiga raja sekaligus dan membunuh puluhan ribu pasukan elf.


Dengan begini, perang kedua pihak dimulai!


Di medan perang yang gelap ini, ketiga raja terus terluka dan semakin melemah. Begitu pula Feliks, dia juga terluka pada waktu ke waktu. Hanya saja, ketiga raja tidak menyadarinya, karena setiap terluka Feliks pasti akan segera mengaktifkan Teknik Pemulihan untuk memulihkan lukanya dalam seketika, sehingga dari awal sampai akhir, dia terlihat baik-baik saja.

__ADS_1


Sebaliknya, ketiga raja itu malah menjadi semakin lemah.


Elf api dan Raksasa Batu Api juga gugur di medan perang satu demi satu.


Bom~! Bom~! Bom~!


Satu demi satu Elf Api meledak!


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


...


Krek~! Krek~! Krek~!


Satu demi satu Raksasa Batu Api hancur!


Berhasil membunuh Raksasa Batu Api Lv. 16. Dapatkan +990 poin VIT.


Berhasil membunuh Raksasa Batu Api Lv. 16. Dapatkan +990 poin VIT.


Berhasil membunuh Raksasa Batu Api Lv. 16. Dapatkan +990 poin VIT.

__ADS_1


...


Cahaya putih yang tak terhitung jumlahnya terus memasuki tubuh Feliks sehingga VIT-nya terus meroket.


__ADS_2