
Saat ini, tubuh Feliks menyinarkan cahaya putih naik level.
Auranya melonjak! Kekuatannya juga meningkat!
Ang~! Ang~! Ang~!
Pada saat yang sama, ada banyak gajah raksasa yang menyerbunya untuk mencari mati!
“Enyahlah!”
Feliks berteriak dan bergegas melewati mereka.
Wush~! Wush~! Wush~!
Sret~! Sret~!
Dalam seketika, cahaya pisau melintas terus-menerus!
Darah bepercikan!
Setelah kekuatannya meningkat pesat, kecepatan Feliks membunuh pun menjadi lebih cepat! Hanya dalam beberapa detik, dia sudah membunuh 3 ekor gajah raksasa secara berturut-turut dan berhasil keluar dari blokiran.
Kini, datang notifikasi dari sistem tertinggi.
…
Ngung~!
Begitu pemberitahuan ini keluar, semua orang Desa Pemula No. 911 tercengang lagi!
Gila~!
Kak Feliks naik level lagi!
Ini terlalu cepat!
Hasil ini jauh lebih cepat dari yang diperkirakan!
Cepatnya hingga mereka semua tidak bisa bereaksi!
Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!
Lalu, pada saat ini juga, langit bergemuruh. Sinar cahaya putih jatuh lagi satu demi satu di atas kepala orang.
Atribut semua orang naik secara perlahan hingga mencapai 20 poin atribut.
Seluruh desa pemula bersorak kegirangan!
…
Sedangkan di sisi lain, di Padang Rumput Lolo.
Setelah melewati blokiran para gajah, Feliks bergegas keluar dari kawanan gajah.
Raja mamut itu sudah melarikan diri 700 meter jauhnya.
Lalu, pada saat ini juga, seberkas cahaya putih turun dari langit dan mendarat di atas kepalanya.
Rasa hangat menyebar di seluruh tubuh Feliks dalam seketika!
Atributnya sedang naik secara perlahan hingga bertambah 20 poin. Kemudian, turun lagi cahaya putih kedua. Dia mendapatkan 50 poin atribut lagi. Segera setelah itu, ada sebuah peti harta karun perak yang turun dari cahaya putih ketiga. Akhirnya, Feliks terpaksa menghentikan langkahnya…
Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!
Jenderal mamut dan 11 ekor gajah raksasa pun segera mengambil kesempatan ini dan mengepung Feliks lagi…
Di sisi lain, di pintu masuk area binatang buas Lv. 9 Desa Pemula No. 5.
Takeda Shin menundukkan kepalanya dan berdiri dengan hormat di depan Rami Miyamoto.
“Tuan Miyamoto, kamu sudah mau pergi membunuh binatang buas, ya?”
Takeda Shin bertanya dengan sangat hormat.
“Tidak buru-buru! Takeda-kun, ambillah pisau pendek ini.”
Rami Miyamoto mengeluarkan pisau pendek dari pinggangnya dan menyerahkannya dengan ekspresi serius.
“Tuan Miyamoto, pisau pendek ini untuk?”
“Ini pisau untuk kaishaku! Kalau aku kalah dalam duel ini, maka akan langsung memotong perut untuk bunuh diri! Takeda-kun, kamu pasti harus melakukan kaishaku padaku dengan pisau ini! Tolong!”
Mendengar ini, Takeda Shin langsung menjadi sangat hormat kepadanya.
Tuan Miyamoto benar-benar samurai sejati yang pantas dihormati!
“Haik!”
Saat ini, Takeda Shin mengambil pisau kaishaku itu dengan ekspresi sangat serius dan bahkan seperti sedang menjalankan upacara serah terima yang suci.
Namun, pada saat ini juga, serangkaian pemberitahuan yang mencengangkan bergema di seluruh Desa Pemula No. 5!
Bum~!
Seluruh desa pemula No. 5 tercengang!
Gila~!
Sudah berakhir?
Bingung! Bingung!
Semua orang bingung!
__ADS_1
Rami Miyamoto juga bingung!
Gila~!
Dia belum mulai membunuh binatang buas, loh!
Kok sudah berakhir?
Mulut Takeda Shin yang di samping terbuka lebar!
Beberapa detik kemudian, seluruh ruang obrolan No. 5 dipenuhi suara ratapan.
Takeda Shin pun sudah menyadari situasi. Dia menelan seteguk ludah secara refleks dan melihat ke arah Rami Miyamoto dengan pandangan kosong.
“Tuan Miyamoto, apa kamu mau memotong perut sekarang?”
Plak!
Rami Miyamoto langsung melambaikan tangannya dan menampar Takeda dengan kuat.
Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!
Lalu, pada saat ini juga, langit berguncang. Seberkas demi seberkas cahaya hitam mendarat di atas kepala orang Jepang Desa Pemula No. 5.
Hanya sebentar saja, seluruh orang Jepang langsung kehilangan 20 poin atribut.
Rami Miyamoto sebagai orang yang mengaktifkan token duel, dipotong total 40 poin.
Suara ratapan di ruang obrolan no. 5 pun semakin keras.
Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!
Segera setelah itu, gunung dan sungai mulai retak, bumi mulai berguncang. Sumber daya desa pemula No. 5 sedang menghilang sepetak demi sepetak.
Semua orang di Desa Pemula No. 5 sangat sedih. Suara ratapan mereka semakin lama pun semakin menyedihkan…
Pada saat yang sama, di Padang Rumput Lolo Desa Pemula No. 911.
Feliks menangkap peti harta karun perak yang jatuh dari langit!
Haha!!
Peti harta karun perak kedua telah tiba!
Luar biasa!
Ini sungguh luar biasa!
Lalu, dia menyimpannya ke dalam cincin penyimpanan dengan penuh semangat!
“Enyahlah!”
Sret~! Sret~!
Feliks berteriak sambil melambaikan pisaunya panjangnya!
Feliks berhasil membunuh dua gajah raksasa lagi dalam hitungan detik!
Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!
Pada saat yang sama, bumi mulai bergetar dan langit mulai bergemuruh.
Seluruh desa pemula no. 911 bergetar dengan kuat. Lalu, tanah meretak, sungai berhenti mengalir. Gunung-gunung mulai muncul dari tanah. Sungai-sungai muncul dari udara. Berbagai tambang, pohon, tanaman, buah-buahan pun muncul dalam kelipatan. Jumlah binatang buas juga berlipat ganda.
Desa Pemula No. 911 telah berlipat ganda lagi.
Bum~!
Orang-orang di ruang obrolan bersorak kegirangan.
Semua orang tenggelam dalam sorakan yang tanpa akhir!
Sedangkan Feliks, dia sedang dikelilingi oleh banyak cahaya putih. Gajah raksasa sedang muncul dari udara tipis dengan jumlah berlipat ganda.
Hanya sebentar saja, jumlah gajah raksasa pun bertambah 9 ekor lagi dan pas mengepung Feliks.
Feliks merasa senang sekaligus kesal! Dia senang karena bisa membunuh beberapa gajah raksasa lagi dan mengumpulkan lebih banyak VIT. Namun, dia juga kesal karena terjerat oleh gajah-gajah ini, sehingga raja mamut telah melarikan diri hingga ribuan mil jauhnya.
Selain itu, Feliks menemukan satu masalah. Sumber daya binatang buas hanya berlipat ganda berdasarkan jumlah binatang buas yang masih hidup. Yang sudah mati, tidak dihitung.
Selain itu, jumlah binatang buas mutan dan kelas raja tidak terpengaruh.
Sialan!
Kelihatannya, kalau dirinya tidak menyelesaikan gajah-gajah repot ini secara total, dirinya akan sangat sulit untuk fokus menghadapi raja mamut!
Kalau begitu, selesaikan gajah-gajah raksasa ini dulu, deh!
Setelah memikirkan ini, Feliks segera melintas dan menghindari serangan kawanan gajah.
Pada saat yang sama, dia juga bisa membagikan fokusnya untuk membuka sistem tertinggi dan menambahkan poin atributnya. Semakin kuat kekuatannya, semakin cepat juga kecepatan dirinya membunuh!
Hanya sebentar saja, Feliks sudah menambahkan semua 75 poin atribut bebas. Kekuatannya pun meroket!
Rasa kekuatan meroket itu sungguh luar biasa!
Ang~!
Pada saat ini juga, ada seekor jenderal gajah bergegas ke arahnya.
Feliks segera mengangkat pisaunya untuk bertarung!
Wush~!
__ADS_1
Cahaya pisau melintas!
Api membumbung tinggi!
Krak~! Krak~! Krek~!
Beberapa suara renyah!
Feliks berhasil memotong dua gading jenderal mamut dengan pisaunya, sekaligus menyayat kepala jenderal mamut dengan tenaga sisanya sehingga membelah armor batunya dan meninggalkan luka yang dalam hingga ke tulang. Akhirnya darah mengalir.
Ang~!
Jenderal mamut itu meraung kesakitan dan mundur beberapa kali setelah ditebas oleh Feliks.
Wush~!
Feliks melintas lagi dan menebas untuk kedua kalinya.
Sret~!
Suara yang renyah!
Darah bepercikan!
Kali ini, Feliks berhasil menebas kepala jenderal mamut itu.
Ang~! Ah~!
Jenderal mamut meraung dengan tragis! Dia terhuyung sebentar, lalu terjatuh ke tanah!
Haha!
Luar biasa!
Rasa kekuatan meningkat drastis sungguh luar biasa!
Kini dirinya bahkan bisa membunuh jenderal mamut dengan mudah sekarang!
Gila~!
Muncul!
Akhirnya muncul!
Feliks sangat gembira.
Ang~! Ang~! Ang~!
Pada saat ini juga, kawanan gajah berteriak dengan sedih dan menyerbu dengan putus asa.
Feliks segera menghadapi mereka dan memulai pembantaian!
Wush~! Wush~! Wush~!
Sret~! Sret~!
Gila~!
Muncul!
Muncul lagi!
Hanya gajah raksasa saja bisa memunculkan peti harta karun!
Kali ini benar-benar beruntung!
Kejutannya lagi dan lagi!
Feliks pun membantai dengan lebih senang lagi!
…
Semenit kemudian, terjatuh 6 gajah raksasa di medan perang!
Dua menit kemudian, terjatuh 13 gajah raksasa di medan perang!
Tiga menit kemudian, semua gajah raksasa di medan perang terjatuh dan hanya tersisa seekor jenderal mamut!
Sret~!
Suara pemotongan darah!
Darah bepercikan lagi!
Ang~!
Lalu, terdengar lagi suara jeritan yang melengking!
Akhirnya, jenderal mamut terakhir juga terjatuh!
Bum~!
Tubuhnya yang raksasa terjatuh ke tanah dengan keras sehingga bumi bergetar.
Wush~!
Akhirnya berakhir!
Feliks menghela napas lega, lalu mengangkat kepalanya.
Sialan~!
Raja mamut sudah tidak terlihat lagi!
__ADS_1
Begitu melihat, Feliks jadi cemas.
Lalu, dia segera memungut dua peti harta karun perunggu yang di tanah dan berusaha mengejar raja mamut dengan sekuat tenaga.