Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
134


__ADS_3

Begitu memikirkan keuntungan yang akan didapatkan setelah Desa Asal Garuda naik level, Feliks langsung jadi tidak sabaran.


Omong-omong, asalkan Desa Asal Garuda naik Lv. 1, aku 'kan jadi bisa upgrade pondokku jadi Lv. 3 juga.


Pondok kepala desa hanya dapat di upgrade ke Lv. 3 setelah Desa terkait mencapai Lv. 1. Sedangkan, pondok penduduk desa hanya bisa di upgrade ke Lv. 2.


Cukup, aku sudah harus pergi menjadi Raja Api Neraka.


Setelah memikirkannya, Feliks pun menyerbu ke Gunung Api neraka. Gunung ini adalah gunung berapi yang aktif aktif yang membentang sejauh puluhan mil. Seluruh area diselimuti kabut abu-abu merah, yang tampak menindas dan suram, seolah-olah adalah pemandangan neraka kiamat. Kawah di puncak gunung juga terus mengeluarkan magma merah dan membentuk beberapa sungai magma yang mengalir dengan deras...


KIni Feliks sedang berjalan maju di sepanjang salah satu sungai magma. Menurut petunjuk misi, berjalanlah di sepanjang sungai magma ini sampai akhir, dan kamu akan menemukan Lembah Api. Dengan adanya magma, suhu di sekitarnya sangat tinggi dan hampir mencapai seratus derajat.


Udara terpanggang dan terdistorsi, tanah berbatu hitam juga terbakar panas. Keringat yang menetes di atasnya akan langsung menguap.


Ada juga bau belerang yang kuat di udara. Lingkungan seperti itu tentu saja tidak dapat diterobos oleh manusia biasa. Namun, Feliks tidak takut dengan suhu tinggi.


Bagi orang biasa, dia yang sekarang bisa diibaratkan dengan dewa. Hanya saja, Feliks tetap tidak berani lengah.


Gunung Api Neraka bukanlah Gunung berapi biasa. Takutnya magma ini juga bukan magma biasa.


Glug~! Glug~! Glug~!


Baru saja mencurigainya, sungai magma yang tidak jauh tiba-tiba mengeluarkan banyak gelembung. Feliks pun segera menoleh, lalu dia melihat sebuah bola api sebesar basket dan berwarna putih muncul dari sungai magma.


Ngung~!


Detik berikutnya, bola api membesar beberapa kali lipat dalam sekejap, dan berubah menjadi objek humanoid. Hanya saja tubuhnya terbuat dari api. Mulut, telinga, dan hidungnya tidak dapat dilihat dengan jelas, hanya sepasang mata merah yang muncul dan memancarkan cahaya yang menakjubkan.


Kini sepasang mata itu sedang melototi Feliks dengan dingin.


Feliks sangat terkejut.


Gila~!


Apa-apaan ini? Lalu, dia segera memindainya dengan mata kebenaran.


Elf: Elf Magma


Level: Lv. 16

__ADS_1


Evaluasi Kekuatan Kombat: Tidak berwujud dan merupakan elf yang terbuat dari magma.


Talenta: ???


Skill: ???


Tingkat ledakan: 16


Eh? Elf?


Ini pertama kalinya aku bertemu monster sejenis ini.


Feliks sedikit terkejut. Sedangkan Elf itu, hanya terus menilai Feliks dengan dingin.


Huh~!


Manusia yang baru mencapai Lv. 14 saja, sudah berani menerobos Gunung Api Neraka, benar-benar cari mati.


Omong-omong, aku sudah lama banget tidak bertemu dengan manusia. Aku mau merasakan kenikmatan membakar tubuh manusia lagi!


Kali ini, biarkan aku membakar manusia ini menjadi abu, lalu serap juga semua elemen rohnya.


Ho~!


Jgeeer~!


Auranya sangat mengerikan. Semua tempat yang dilewatinya terbakar oleh api yang membara. Hanya dalam sekejap mata, dia telah tiba di depan Feliks yang awalnya berjarak 10 meter darinya.


"Cari mati!"


Feliks menjentikkan jarinya.


Tik~!


Feliks melancarkan energi dari ujung jarinya ke Elf Api.


Bom~!


Bersama suara ledakan, Elf Api itu langsung dibombardir dan meledak menjadi api yang memenuhi langit.

__ADS_1


Feliks tersenyum dengan bangga, gampang sekali sudah terbunuh. Namun, senyum di wajahnya membeku langsung pada detik berikutnya.


Api di seluruh langit berkumpul lagi dan berbentuk kembali menjadi manusia.


Elf Api telah hidup kembali! Namun, auranya menjadi tidak sekuat tadi!


Ho~!


Elf api mengamuk!


Aku sebagai Elf Lv. 16 yang kekuatannya lebih kuat dari pada binatang buas Lv. 16, tak disangka malah dibombardir oleh manusia Lv. 14.


Ini benar-benar sangat memalukan!


Dengan ini bisa terlihat, manusia ini juga lumayan hebat. Namun, dirinya memiliki sebuah kelebihan, yaitu hampir tidak mungkin terbunuh. Jadi, dia sama sekali tidak takut dengan manusia.


Ho~!


Elf api meraung ke arah Feliks dan tiba di hadapan Feliks dalam sekejap mata.


Wush~!


Cahaya pisau melintas!


Pisau Angin membelah tubuh Elf seperti menembus awan udara dan tidak berefek apa pun.


Elf api juga tidak terluka sama sekali. Jadi, dia menatapi Feliks dengan ekspresi yang sangat menghina.


Manusia yang bodoh! Kiranya aku bisa dilawan dengan pisau atau pedang? Benar-benar konyol!


Feliks terkejut.


Gila! Elf api ini aneh sekali!


Dia sepertinya sama sekali tidak bisa dilukai dengan ATK Fisik! ATK udara yang bisa melukainya juga terbatas, jadi hanya bisa mengurangi auranya yang menindas.


Berdasarkan yang Feliks perkirakan, setidaknya harus memborbardir dia hingga 10x, baru bisa melenyapkannya.


Kalau begitu, Elf api sungguh tidak mudah dilawan!

__ADS_1


Wush~!


Saat ini juga, Elf api bergegas ke arah Feliks dan mengubah diri menjadi bola api putih yang hendak menelan Feliks.


__ADS_2