Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
Kalahkan Sekaligus


__ADS_3

Duel faksi hanya dapat diaktifkan oleh pembangkit yang telah mencapai Lv. 9 atau lebih tinggi. Feliks adalah pembangkit pertama region 1 yang mencapai Lv. 9, jadi pasti bisa mengaktifkannya.


[Pengingat: Anda telah berhasil meluncurkan duel faksi!]


[Pengingat: Sebagai Tuan yang meluncurkan duel, jika kalah duel, hukuman Anda akan berlipat ganda. Jika menang duel, hadiah yang akan berlipat ganda.]


[Pengingat: Desa pemula no. 911 dimana Anda berada akan dianggap sebagai faksi merah. Silakan pilih lawan desa yang akan dikategorikan faksi biru…]


Detik berikutnya, Feliks melihat cahaya putih menyala di layar dan muncul sederetan nomor desa.


Itu semua nomor desa yang ada di ruang obrolan regional!


Hanya desa yang telah membuka ruang obrolan regional yang memenuhi syarat untuk bergabung dalam duel faksi, dan desa-desa yang telah menjelekkan Feliks, serta Indonesia, terdaftar di dalam semuanya.


Feliks mencibir dan mulai memilih…


Pada saat yang sama, orang-orang yang di dalam ruang obrolan masih sibuk berbicara.


Anjing-anjing itu sangat berlagak.


“Oh! Orang Indonesia yang lucu! Kalian jangan bantu si Feliks mencari alasan lagi, deh! Dia ini main curang!”


“Kalian ini orang Indonesia yang tak berguna, jadi hanya bisa mengalahkan Tuan Miyamoto kami dengan main curang!”


“Cepatlah hukum orang-orang Indonesia yang main curang! Terutama Feliks yang menjijikkan itu!”


“Orang Indonesia itu sungguh tidak tahu malu!”


Orang-orang Indonesia marah besar dan segera melabrak balik.


Desa No. 911: “Akui saja kalian tidak bisa menerima kekalahan! Jangan tidak tahu malu begitu dan bahkan memfitnah Kakak Feliks!”


Desa No. 34: “Kalah langsung main fitnah, sudah menjadi trik licik kalian, toh! Benar-benar menjijikkan!”


Desa No. 77: “Dasar anjing tidak tahu malu! Tiap hari hanya tahu kentut!”


“Oh! Orang Indonesia yang panik, kalian bilang kami ini fitnat? Kalau begitu, suruh saja si Feliks sendiri keluar untuk memberi penjelasan apa dia telah main curang? Kita ‘kan sudah memanggilnya berulang kali, tapi dia sendiri yang tidak pernah muncul!”


“Haha! Feliks tidak berani muncul berarti dia merasa bersalah. Dia benar-benar sudah main curang!”


“Benar! Yang di atas, analisismu sangat masuk akal!”


“Oh! Kalau Feliks tidak main curang, dia tidak akan bisa mengalahkan begitu banyak pemula yang kuat, karena orang Indonesia itu lemah sekali! Haha!”


Melihat sampai sini, semua orang Indonesia benar-benar marah besar!


Desa No. 911: “Kalian jangan sombong dulu! Kak Feliks kami pasti akan muncul. Tunggu dia datang, siap-siap mati saja kalian!”


“Oh, iya? Aku sangat menantikannya! Namun, kita sudah ribut sangat lama pun tidak melihat keberadaannya. Jangan-jangan dia tidak berani muncul.”


“Setuju! Orang Indonesia sama sekali tidak punya semangat petarung! Mereka semua pengecut!”


“Sialan! Feliks itu tidak akan berani muncul! Kalau tidak, dia pasti dari awal sudah muncul!”


“Oh, ini sungguh mengecewakan! Haha!”


Begitu selesai mengatakannya, semua orang tertawa terbahak-bahak dan menganggap Feliks sungguh tidak berani muncul.


Semua orang Indonesia sangat emosi!!


Lalu, pada saat ini juga, terdengar sebuah pengumuman darurat di seluruh ruang obrolan regional.


[Pengumuman darurat: Feliks Jyan dari Desa Pemula No. 911 telah mengaktifkan token duel dan membuka duel faksi area ini untuk pertama kalinya!]


[Duel faksi: Faksi yang kalah akan dikurangi sumber daya sebanyak 70%. Semua anggotanya juga akan kehilangan 50 poin atribut. Sedangkan faksi yang menang, akan mendapatkan sumber daya yang berlipat ganda. Atribut setiap anggota juga akan bertambah 50 poin.]


Ngung~!


Begitu berita ini muncul, semua orang terkejut!


Gila~!


Bisa-bisanya ada cara permainan seperti ini!


Duel faksi ini sungguh mengerikan! Setiap anggota pihak yang kalah akan kehilangan 50 poin atribut secara langsung.


Beberapa desa pemula masih memiliki pemula yang berada di Lv. 1, atribut yang dimiliki bahkan tidak mencapai 50 poin. Begitu dipotong, pasti akan menjadi minus. Takutnya mereka akan musnah di tempat secara langsung!


Selain itu, pihak yang kalah juga akan kehilangan 70% sumber daya, ini benar-benar bencana besar!


Ssstt~!


Kini semua orang menarik napas yang dalam!


Feliks ini kalau tidak bertindak, ya, begitu saja. Sekali bertindak, sungguh mengguncangkan!


Kali ini, orang Amerika, Jepang, dan lainnya pun menjadi panik.


Pengingat dari sistem tertinggi berbunyi lagi.


[Duel Faksi: Terbagi menjadi Faksi Merah dan Biru, jumlah desa di setiap faksi tidak dapat lebih dari 30. Desa no. 911 secara otomatis dibagikan ke Faksi Merah. Faksi lawan adalah Faksi Biru.]


[Metode Duel: Bunuh monster untuk mendapatkan poin. Faksi yang lebih dulu mengumpulkan 1000 poin akan ditentukan untuk menang.]


[Cara mendapatkan poin: Bunuh binatang buas Lv. 5 dapat 1 poin, bunuh binatang buas Lv. 6 dapat 2 poin, bunuh binatang buas Lv. 7 dapat 3 poin, bunuh binatang buas Lv. 8 dapat 4 poin… dan seterusnya.]


[Pengingat: Poin hanya dapat diperoleh dengan membunuh binatang buas sendirian. Binatang buas yang dibunuh dalam bentuk tim tidak akan memperoleh poin.]

__ADS_1


Gila~!


Hanya permainan tunggal bisa mendapatkan poin! Membentuk tim untuk membunuh monster sama sekali tidak valid! Selain itu, paling tidak harus membunuh binatang buas Lv. 5 baru bisa mendapatkan poin!


Ini sungguh mengejutkan semua orang!


Kini dunia pembunuhan belum dibuka hingga 2 hari. Jadi, ada banyak pemula yang masih berada di Lv. 2-3. Orang-orang yang telah mencapai Lv. 5 sangatlah sedikit. Di banyak desa, mereka bahkan hanya memiliki 1 atau 2 orang yang telah mencapai Lv. 5.


Manusia yang telah mencapai Lv. 5 terkadang juga belum tentu bisa melawan binatang buas Lv. 5 sendirian. Kalau begitu, bagaimana mereka bisa mengumpulkan poin?!


Pada saat ini juga, sistem tertinggi lanjut membunyikan notifikasi.


[Pengingat: Bagi faksi pemenang duel ini, anggota yang poin pribadi telah mencapai 300, akan mendapatkan hadiah tambahan. Mencapai 500, hadiah tambahan akan berlipat ganda. Mencapai 800, akan berlipat ganda sekali lagi!]


[Pengingat: Pengenalan sudah berakhir! Pemula Duel, Feliks Jyan, dapat menggunakan otoritas untuk memilih desa faksi musuh!]


Setelah mendengarnya, semua orang menjadi gugup.


[Pengingat: Desa No. 5 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Biru!]


“Feliks sudah datang mencari masalah dengan kita!”


[Pengingat: Desa No. 446 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Biru!]


“Sialan! Kita baru saja kehilangan setengah sumber daya!”


[Pengingat: Desa No. 21 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Biru!]


“Kita juga terpilih!”


[Pengingat: Desa No. 383 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Biru!]


“Orang Indonesia sangat pendendam!”


[Pengingat: Desa No. 832 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Biru!]


“Ya ampun! Jangan!”



Dengan begini, Feliks telah memilih desa secara satu per satu.


Semua orang yang telah menjelekkan orang Indonesia telah dipilihnya tanpa meninggalkan siapa pun.


Dalam seketika, semua orang meratap!


Anjing-anjing yang sebelumnya sangat sombong, kini terlihat sangat pengecut dan takut untuk melawannya.


Orang Indonesia tiba-tiba menjadi sangat bangga dan mengejek pihak lawan dengan keras.


Desa no. 34: “Haha! Dasar sombong! Kalian bilang Kak Feliks tidak berani muncul, ‘kan? Kini dia sudah muncul! Takut, tidak? Haha! Sungguh konyol!”


Desa no. 911: “Aku sudah bilang Kak Feliks pasti akan membereskan kalian! Kali ini kami akan membiarkan kalian tahu: penyinggung orang Indonesia harus mati!!”


Desa no. 34: “Jangan lepaskan siapa pun yang pernah menjelekkan orang Indonesia! Kak Feliks, kami ingin bergabung dalam Faksi Merah!”


Desa no. 77: “Kak Feliks, kami desa no. 77 juga mau bergabung dalam Faksi Merah!”


[Pengingat: Desa No. 34 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Merah!]


[Pengingat: Desa No. 77 telah dipilih secara paksa untuk memasuki Faksi Merah!]


[Pengingat: Pemula Duel, Feliks Jyan, telah mengakhiri pemilihan faksi. Jumlah faksi merah: 3 desa dan jumlah faksi biru: 24 desa.]


[Pengingat: Selama duel faksi berlangsung, fungsi saluran regional kedua faksi akan diberhentikan, sekarang mulai diberhentikan…]


Begitu pemberitahuan ini keluar, semua orang tercengang!


Serius?


Faksi Merah hanya 3 desa!


Faksi Biru ada 24 desa!


3 VS 24!


Feliks, kamu tidak salah, ‘kan?


Semua orang Indonesia terkejut!


Setelah tercengang sejenak, semua orang Amerika, Jepang, India, Korea Selatan, dan lainnya segera bersorak dengan senang.


“Haha! Sombong! Sombong sekali! Berani-berani si Feliks itu mau mengalahkan 24 desa dengan 3 desa!”


“Oh! 24 VS 3! Menang! Kita sudah pasti menang! Wkwk!”


“Benar! Benar!”


Pada saat ini juga, pemberhentian fungsi ruang obrolan regional selesai.


Orang-orang dalam kedua faksi telah dikeluarkan secara paksa dan seluruh ruang obrolan pun sunyi kembali.


Namun, di dalam ruang obrolan masih ada banyak anggota lain. Kini sudah ada 60-an desa yang telah membuka ruang obrolan regional. Setelah dikurangi 27 desa, tersisalah desa-desa yang berada di posisi netral. Contohnya, anggota dari Singapura dan Tiongkok. Posisi mereka selalu netral dan hanya menjadi penonton.


Kini mereka juga sangat kebingungan, jadi hanya melihat ruang obrolan regional dengan diam.


Beberapa saat kemudian, akhirnya ada satu orang Singapura yang membuka suara.

__ADS_1


“Wah! 3 VS 24! Orang Indonesia benar-benar pemberani!”


“Yang di atas! 3 VS 24 itu jumlah musuhnya lebih banyak 8x lipat! Bagaimana mungkin bisa menang?”


“Ya! Aku juga merasa Indonesia dalam bahaya!”


“Haih! Aku merasa Feliks telah bertindak terlalu impulsif!”


“Sangat mungkin! Begitu banyak orang yang menjelekkan dia dan Indonesia… Takutnya dia itu karena mengambil keputusan karena terlalu emosi!”


“Kalau begitu, orang Indonesia sangat bahaya, nih! Tidak semua desa yang sanggup menanggung akibat kehilangan 50 poin atribut dan 70% sumber daya!”


“Ya! Haih! Sayang sekali!”


Semua orang menghela napas dan bergeleng diam-diam.


Sangat jelas, mereka sama sekali tidak yakin pada Indonesia.


Pada saat yang sama, ruang obrolan no. 34 juga sangat sunyi.


Beberapa saat kemudian, baru ada yang membuka suara.


“Semuanya, apa kita dijebak oleh Feliks?”


“Sama-sama sebagai orang Indonesia, dia harusnya tidak akan menjebak kita, ‘kan?”


“Tapi faksi kita cuma ada 3 desa dan faksi lawan ada 24 desa!”


“Ya! Aku kira dia akan mencarikan 30 desa untuk pihak kita, sama sekali tidak menyangka hanya 3 desa. Apa mungkin dia salah klik saat memilih anggota faksi?”


“Haih! Ya sudahlah! Duel akan segera mulai! Ayo bekerja keras!”


“Huhu! Desa kami hanya ada 4 orang yang sudah mencapai Lv. 5 dan bahkan tidak ada yang Lv. 6.  Bagaimana bekerja keras? Aku sungguh tidak tahu harus berbuat apa!”


“Jangan pikirkan begitu banyak! Kita berusaha sebisanya saja! Kumpulkan poin sesuai kemampuan. Aku yakin Feliks yang melakukan ini pasti ada tujuannya sendiri!”


“Haih! Semoga saja seperti itu!”


Kini semua orang Indonesia di desa no. 34 sangat cemas.


Di sisi lain, orang-orang di ruang obrolan No. 77 juga sama cemas.


“Habislah! Habislah! Desa kita hanya ada 3 orang yang telah mencapai Lv. 5. Bagaimana kita bisa mengumpulkan poin?”


“Ya! Aku benar-benar panik!”


“Aku sangat curiga Feliks itu membuat kesalahan dan tidak sengaja membahayakan ketiga desa?”


“…”


“Sangat memungkinkan!”


“Semuanya, kalian jangan berkata seperti itu, aku takut!”


“Haih! Karena sudah seperti ini, semuanya berusaha sekuat tenaga saja! Bagaimanapun, kita tidak boleh mempermalukan orang Indonesia, berusahalah!”


“Benar! Kalaupun harus kalah, kita juga harus kalah dengan bermartabat!”


Pada saat yang sama, orang-orang yang di desa pemula No. 911 juga gelisah.


Johan Rahmadi: “Semuanya, Kak Feliks salah tekan, ya? Kok dia hanya memilih 3 desa di faksi kita? Lawan kita ada 24 desa! Itu 8x lipat dari kita, loh!”


“Iya! Kondisinya sedikit aneh! Aku semakin memikirkannya semakin cemas!”


“Astaga! Benarkah kak Feliks salah tekan? Kalau benar-benar seperti itu, ketiga desa dari Indonesia sudah pasti habis!”


Setelah mendengar ini, semua orang menjadi semakin panik.


Pada saat ini juga, Feliks muncul.


Feliks Jyan: “Semuanya jangan panik! Aku tidak salah tekan! Ayo semuanya berusaha bersama!”


“Eh! Kak Feliks!”


“Kak Feliks berkata dia bukan salah tekan! Berarti bukan kesalahan!”


“Aku sudah tahu pasti seperti itu! Kak Feliks tidak mungkin melakukan kesalahan bodoh begitu!”


“Benar! Kak Feliks yang membuat keputusan seperti itu pasti memiliki alasan tersendiri!”


“Hehe! Begitu mendengar klarifikasi Kak Feliks, aku jadi tenang!”


“Semuanya, apa lagi yang kita bingungkan? Ayo kita segera bertindak!”


“Haha! Benar sekali!”


“Teman-teman, ayo bergerak! Siap-siap mulai pertarungan! Haha!”


Saat ini, seluruh ruang obrolan bersorak dengan gembira. Semua ini karena kata-kata dari Feliks yang memberi mereka kepastian.


Tanpa disadari, orang-orang di desa no. 911 telah memiliki kepercayaan buta terhadap Feliks. Seolah-olah Feliks itu mahakuasa! Asalkan itu keputusan Feliks, maka pasti akan terpenuhi!


Dari ini bisa ketahuan, Feliks memiliki prestise yang sangat tinggi di hati semuanya.


[Pengingat: Selama Duel Faksi berlangsung, saluran peringkat telah menambahkan daftar peringkat poin. Anda semuanya dapat memeriksanya kapan saja.]


[Pengingat: Duel akan dimulai secara resmi dalam 10 menit. Hitung mundur dari sekarang 9:59… 9:58…]

__ADS_1


Melihat ini, Feliks segera keluar dari ruang obrolan.


Duel akan dimulai dalam 10 menit. Dirinya harus segera membuka 6 peti harta karun dan melihat apa bisa mendapatkan sesuatu yang bagus untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri.


__ADS_2