Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
115


__ADS_3

Kekuatan kombat: Bintang 24


Ciri: Haus darah, Psikedelik, Abadi.


Talenta: ???


Skill: ???


Tingkat ledakan: 15


Eh! Ternyata ini tumbuhan siluman!


Feliks terkejut.


Setelah membaca deskripsi, Feliks menemukan satu kata 'Abadi'.


Apa maksudnya?!


Mungkinkah...


Lalu, pada saat ini juga, embusan angin lembah bertiup, dan bunga-bunga itu bergoyang dengan luar biasa mempesona. Semburan bunga yang wangi pun tercium bersama embusan angin.


Feliks tidak sengaja menciumnya dan tiba-tiba merasa sangat segar dan bahagia.


Eh!


Salah!

__ADS_1


Detik berikutnya, Feliks segera waspada dan menahan napas.


Ini 'kan Bunga Kanibal! Tumbuhan Siluman! Bagaimana boleh aku sembarang mencium wanginya?


Benar! Hanya dengan menciumnya sekali, Feliks langsung merasa seluruh tubuhnya sangat ringan dan bahagia. Rasanya benar-benar luar biasa menyebar fokusnya, sehingga tubuhnya mulai melemas.


Astaga~! Terjebak! Serbuk sari ini beracun!


Feliks tercengang.


Racun serbuk sari ini aneh, tapi ganas. Dia tidak merusak fisik orang, tapi bisa membius syaraf orang dan mengontrol pikiran orang, sehingga kekuatan kombat menghilang jadi 0.


ATK ini benar-benar fatal!


Yang lebih mengerikannya lagi, hanya sedikit serbuk sari saja, Feliks sudah terjebak dan melemas.


Tidak! Aku harus lepas dari kendali serbuk sari ini. Kalau tidak, aku akan terjebak dalam bahaya.


Kita harus menambah dosis racun sehingga manusia ini jatuh ke tangan kita!


Wush~!  Wush~! Wush~!


Tiba-tiba, ratusan siluman bunga bergoyang tanpa angin, mengayunkan bunga besar, mengibaskan serbuk sari ke udara. Warna-warna serbuk sarinya sangat beragam dan berubah menjadi pelangi racun serbuk sari.


Bersama tiupan angin siluman, serbuk sari yang berwarna-warni pun terbang ke arah Feliks.


Asalkan kabut racun ini bisa menutupi manusia ini, maka kita akan membuatkan kehilangan kesadaran dan kekuatan kombat dalam hitungan menit. Tiba saat itu, kita hanya perlu meresap energi manusia ini hingga kering.

__ADS_1


Sedangkan Feliks, dia sedang berusaha melawan racun serbuk sari yang tidak sengaja dia hirup tadi.


Pada tahap pemula saat ini, kelemahan terbesar manusia adalah tidak memiliki DEF terhadap racun yang tidak diketahui. Kalaupun Feliks memiliki fisik anti-racun, tapi dia juga susah untuk menahan korosi racun serbuk sari. Yang paling utama, serbuk sari ini tidak menghancurkan fisiknya dan hanya membius akal sehatnya. Ini sama sekali tidak bisa Feliks lawan...


Lalu, pada saat ini juga, segumpalan besar kabut racun serbuk sari menyergap dan Feliks sangat kaget.


Aku tidak boleh ditutupi kabut racun ini!


Oh, iya!


Feliks tiba-tiba memiliki satu ide.


Wush~!


Detik berikutnya, seluruh tubuh Feliks meledakkan api tinggi yang membara dengan ganas. Suhu api yang mengerikan telah membakar habis sekeliling.


Ini adalah skill Feliks - Bara Neraka!


Css~! Css~! Css~!


Pada saat yang sama, serbuk sari itu menyerang ke arah Feliks, namun begitu mengenai Bara Neraka, itu pun terbakar menjadi abu dan sama sekali tidak bisa melukai Feliks.


Beberapa waktu kemudian, segumpalan besar kabut racun itu dibakar habis.


Css~! Css~! Css~!


Siluman bunga mengeluarkan suara yang aneh, selah-olah sedang marah besar.

__ADS_1


Bom~! Bom~! Bom~!


Segera setelah itu, satu demi satu siluman bunga itu keluar dari tanah dan berjalan ke arah Feliks untuk melancarkan ATK padanya.


__ADS_2