
Feliks langsung membuka peti harta karun itu.
Ngung~!
Seberkas cahaya putih melintas.
Peti harta karun menghilang dan muncul sebuah cincin hitam yang indah dan sederhana di jarinya.
[Peti harta karun berhasil dibuka! Dapatkan item Lv. 1 — cincin penyimpanan level rendah!]
[Cincin penyimpanan level rendah: Memiliki 10 meter kubik ruang dimensi yang dapat digunakan untuk menyimpan barang.]
Baguslah!
Ternyata cincin penyimpanan! Ini barang yang sangat kubutuhkan!
Ngomong-ngomong, meskipun cincin penyimpanan level rendah ini adalah item Lv. 1, tapi nilai dan kegunaannya sebanding dengan peralatan Lv. 2. Jadi, Feliks sangat puas.
Dia memakai cincin penyimpanan dengan senang hati dan begitu dia berpikir, dia langsung bisa merasakan ruang penyimpanan di dalam cincin itu. Kemudian, dia melepaskan tas di punggungnya. Di dalam tasnya total ada 4 pisau baja mewah dan 4 pisau pendek pemula. Lalu, Feliks segera memasukkan kedelapan pisau ini ke dalam cincin penyimpanan.
Pisau-pisau itu adalah sumber daya. Setelah sistem tertinggi membuka sistem perdagangan, dia dapat bertukar item dengan orang lain. Selain itu, membawa pisau yang sebanyak itu sungguh mengganggu performa bertarungnya. Kini dengan ada cincin penyimpanan ini, semua masalah telah terpecahkan.
Setelah melakukan semua ini, Feliks mulai mengekstrak ular raksasa itu lagi...
[Ekstraksi tanpa akhir berhasil! Dapatkan 3 poin atribut VIT!]
Baguslah! Mendapatkan 3 poin atribut VIT lagi!
Poin atribut yang diberikan oleh binatang buas mutan lebih tinggi daripada binatang buas biasa.
Oh, iya! Karena sudah naik ke Lv. 3, harusnya kekuatannya telah meningkat banyak juga!
Begitu terpikir, Feliks segera mengeluarkan panel atributnya.
[Nama]: Feliks Jyan
[Level]: Lv. 3 (30/600)
[Prestise]: 1
[Kekuatan]: 40 (Kekuatan Gila\, Level D)
[Kelincahan]: 46 (Peningkatan SPD\, Level E)
[Fisik]: 48 (Peningkatan Fisik\, Level E; Anti-racun+100%)
[Energi]: 57 (Indra Penglihatan Super\, Level E; Peningkatan Indra Penciuman\, Level F)
[Talenta Utama]: Ekstraksi Tanpa Akhir (Level SSS)
[Skill]: Mata Kebenaran
[Evaluasi kekuatan kombat]: Bintang 4
[Atribut bebas]: 10
“Lumayan! Lumayan! Evaluasi kekuatan kombatku telah mencapai bintang 4!”
Feliks sangat gembira.
__ADS_1
Evaluasi kekuatan kombatnya adalah bintang 4, berarti harusnya kekuatan komprehensifnya bisa mencapai bintang 6. Selain itu, dirinya juga memiliki 10 atribut bebas.
Ngomong-ngomong, karena dirinya sudah naik level, berarti peringkatnya ikut naik juga, ‘kan?
Memikirkan ini, Feliks segera memasuki daftar peringkat.
Juara 1: Deon Daniela, Lv. 3
Juara 2: Sani Louis, Lv. 3
Juara 3: Yoga Setiawan, Lv. 3
Peringkat Ke-4: Feliks Jyan, Lv. 3
Peringkat Ke-5: Fairuz Gauhar, Lv. 2
Peringkat Ke-6: Santo Antonio, Lv. 2
Peringkat Ke-7: Adam Caleb, Lv. 2
...
Benaran! Peringkatnya telah naik ke posisi ke-4.
Namun, Sani Louis dan Yoga Setiawan juga telah naik ke Lv. 3 dan berperingkat di atasnya. Selain itu, sudah ada lebih dari 20 orang yang telah naik ke Lv. 2 juga. Tampaknya dalam satu jam ini, semua orang bekerja keras untuk naik level.
Sebenarnya, selama satu jam ini, Feliks telah menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan.
Lalu, dia keluar dari layar sistem tertinggi dan melihat mayat ular yang di samping kakinya. Saat ini, dia memiliki sebuah ide. Dia melangkah maju, membelah kepala ular itu, dan mengeluarkan kelenjar racunnya dengan hati-hati.
Setelah itu, dia menusuk kelenjar racun yang terkontaminasi beberapa racun dahsyat dengan ujung pisau. Ujung pisau yang awalnya masih berkilau perak segera berubah menjadi biru dan memancarkan cahaya beracun yang menakjubkan.
Kemudian, dia membungkus kelenjar racun yang tersisa dengan kain yang telah digunakan untuk membungkus barang dengan hati-hati dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan untuk digunakan nanti.
Ada 3 binatang buas mutan lagi yang sedang menunggu kedatangannya untuk membunuh mereka! Bagi dia, asalkan dia membunuh 3 binatang buas ini, maka dia akan dapat melampaui peringkat Sani Louis dan Yoga Setiawan, atau bahkan melampaui Deon Daniela!
Beberapa saat kemudian, Feliks tiba di pintu masuk gua.
Melihat gua yang gelap, wajahnya tampak sangat serius. Dia tidak khawatir 3 binatang buas itu bekerja sama. Dengan kekuatannya saat ini, mau membunuh 3 binatang buas itu tidaklah sulit.
Yang dia khawatirkan itu di balik ketiga binatang buas itu, mungkin tersembunyi suatu keberadaan yang mengerikan...
Bagaimanapun, dia akan masuk dan melihat ada apa di dalam.
Berpikir sampai di sini, dia mengambil napas yang dalam, memegang erat gagang pedangnya, dan berjalan ke dalam gua dengan hati-hati...
Begitu masuk ke dalam gua, yang diciumnya adalah bau apek yang lembab dan bau darah yang menyengat. Feliks menahan napas dan berjalan maju dengan hati-hati.
Gua ini sangat gelap. Namun, dia memiliki talenta indra penglihatan super yang mampu melihat dalam kegelapan.
Tak lama kemudian, dia terbiasa dengan kegelapan dan melihat benda-benda dalam jarak 20 meter dari tubuhnya. Gua itu sangat dalam dan memanjang sampai ke dasar bumi. Semakin berjalan ke dalam, semakin gelap, udaranya juga semakin dingin.
Setelah berjalan lebih dari 500 ratus meter, akhirnya dia mencapai ujung gua. Namun, dia sama sekali tidak melihat binatang buas. Hanya ada sebuah tirai tipis bundar yang tingginya hampir 1 manusia sedang memancarkan cahaya redup di dasar gua.
Pertama melihatnya, tirai tipis itu seperti gerbang cahaya.
Eh!
Ini...
__ADS_1
Feliks sedikit terkejut. Dia berjalan cepat ke sana, lalu mengulurkan tangannya dan menyentuh gerbang cahaya itu dengan hati-hati.
Pada detik berikutnya, tangannya menembus gerbang cahaya dengan mudah, tanpa terluka sedikit pun. Lalu, dirinya baru berani melewati gerbang cahaya.
Begitu melewati gerbang cahaya, mata Feliks berbinar. Dia menemukan dirinya telah memasuki sebuah lembah kecil yang sekelilingnya adalah tebing. Dia melihat berbagai jenis bunga dan tanaman aneh, udara pun dipenuhi oleh aroma rumput yang menyegarkan.
Feliks berpikir sebentar, lalu mata kebenaran mulai memindai...
Rumput salju (Lv. 1), Ganoderma (tanaman mutan Lv. 1), Moringa (tanaman mutan Lv. 1), Bidara (tanaman mutan Lv. 1)...
Ini semua tanaman mutan Lv. 1! Jumlahnya mungkin ada 40-an batang!
Kali ini dia untung besar!
Feliks sangat gembira.
[Pengingat: Anda telah memasuki ruang yang berbeda, daftar peringkat tidak akan dapat diakses. Informasi pribadi dan ruang obrolan tetap dapat diakses secara normal.]
Pengingat yang tiba-tiba ini membuat Feliks tercengang.
Pada saat ini juga, dia mengintip ke dasar lembah dan ekspresi wajahnya sedikit berubah.
Di dasar lembah ada 3 binatang buas mutan. Kelinci gigi pedang, tikus hitam, dan babi hutan gading sedang berjongkok di sana dan menatapinya dengan dingin. Di samping tiga binatang buas, juga tergeletak dua mayat manusia.
Salah satu memiliki rambut hitam dan berkulit kuning. Samar-samar tampak seperti Desmond Sujaya. Dia memiliki sedikit kesan dengan Desmond Sujaya. Bagaimanapun, dia adalah salah satu pemula yang telah membangkitkan talenta level D. Tentu saja dia mengenalinya.
Satunya lagi berambut pirang, berkulit putih, dan bertubuh tinggi. Dia mengenakan jas dan dasi. Sekilas bukan orang Indonesia, lebih mirip bule.
Feliks sedikit terkejut.
Semua yang di Desa Pemula No. 911 itu orang Indonesia, tidak ada orang bule. Bagaimana bisa bule ini muncul di sini?
Feliks berpikir sebentar, lalu memindainya dengan mata kebenaran...
[Klan]: Manusia (mati)
[Asal]: Desa Pemula No. 496
[Level]: Lv. 2
[Talenta]: ???
Oh!
Ternyata bule yang berasal dari desa pemula lain.
Akhirnya Feliks paham.
Kelihatannya, ruang ini telah menghubungkan banyak desa pemula. Bagaimanapun, sistem tertinggi telah memulai permainan pembunuhan ini dengan memasukkan puluhan miliar orang di bumi dan mendirikan puluhan juta desa pemula. Tidak heran juga jika sesama desa pemula bisa terhubung.
Lagi pula, bertambah satu mayat itu hal bagus baginya. Dia bisa mengekstrak satu talenta lagi. Mayat orang kulit putih menunjukkan atribut talenta, tetapi dia tidak bisa mengetahui talentanya. Namun, karena dia mampu naik ke Lv. 2 dalam waktu sesingkat ini, talentanya sudah pasti tidak akan terlalu buruk.
Begitu memikirkannya, Feliks merasa senang.
Pada saat ini juga, 3 binatang buas bergerak, berbaris ke samping secara otomatis, dan menunjukkan barang di baliknya.
Feliks tercengang ketika dia melihatnya dengan jelas. Itu adalah mumi yang duduk bersila, dengan kepala tertunduk, rambut kuning kering, dan mengenakan pakaian aneh.
Yang lebih mengerikan adalah lubang transparan di dadanya yang hampir sebesar mangkuk memungkinkan orang untuk melihat organ dalam yang sudah lama mengering.
__ADS_1
Jelas sekali, mumi ini mati dengan dadanya tertusuk dan dia sudah mati sampai tidak bisa mati lagi. Feliks bahkan bisa mencium bau bangkai yang dikeluarkannya.
Namun, Feliks tidak berani lengah, karena 3 binatang buas mutan ini berdiri di depan mumi seolah-olah sedang melindungi mumi itu.