Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
127


__ADS_3

Johan Rahmadi: "Benar sekali! Kini ruang obrolan sudah heboh dan banyak yang bertanya-tanya kenapa kita bisa naik level dengan begitu cepat!"


Jackson Joe: "Hehe! Diamkan mereka dulu!"


Lalu, kedua orang tersenyum licik dan meningkatkan kecepatan mereka untuk membeli lebih banyak pisau pemula.


Di sisi lain, ruang obrolan Desa Asal Garuda juga sedang asyik mengobrol.


"Haha! Teman-teman, Desa Asal Garuda akan bisa naik level setelah memiliki 10 pemula yang mencapai Lv. 10!"


"Bukan 10, tapi 9 lagi! Kak Feliks 'kan sudah mencapai Lv. 10 sejak awal."


"Ya, nih! Kini hanya tergantung pada Kak Deon mereka, semoga mereka bisa naik level sesegera mungkin."


"Aku ingin desa kita segera naik level. Tidak tahu juga akankah kita menerima anugerah dari sistem tertinggi setelah naik level?"


"Haha! Sudah pasti akan diberi hadiah oleh sistem tertinggi. Saat kita membantu desa Lv. 0 saja, sudah mendapatkan hadiah sebesar 50 poin atribut. Hadiah naik ke Lv. 1 pasti akan lebih mewah!"


"Wah! Aku jadi sangat menantikannya!"


"Ya! Semoga Kak Deon dan yang lainnya bisa naik level dengan cepat!"


"Kak, kamu tidak lihat daftar peringkat level? Kini yang berada di peringkat ke-2 itu bukan Deon, tapi Johan!"


"Apa? Gila! Benaran!"


"Coba aku lihat! Huh, Johan sungguh telah menduduki peirngkat ke-2. Eh! Ini... astaga! Kalian cepat cek! Kak Feliks sudah meraih Lv. 14!"


"Mana! Wow~! Benaran!"


"Ya ampun! Ini sungguh luar biasa!"


Kini ruang obrolan menjadi semakin heboh dan tercengang oleh prestasi Feliks.


Pada saat yang sama, di suatu daerah Tanah Kosong Tulang.


Deon sedang melihat 5 jasad binatang buas yang di depannya dengan bangga. Dia baru saja berhasil melawan dan membunuh 5 binatang buas sekaligus. Progres levelnya saat ini adalah 73% di Lv. 9, sedikit lagi akan mencapai Lv. 10.

__ADS_1


"Waktu sudah lama berlalu, tidak tahu juga bagaimana progres Kak Feliks saat ini? Harusnya aku bisa mencapai Lv. 10 sebelum dia mencapai Lv. 13."


Deon berpikir dengan senang, lalu membuka daftar peringkat untuk memeriksanya. Dia dari tadi terus fokus membunuh binatang buas dan sama sekali tidak ada waktu untuk memeriksa daftar peringkat. Begitu buka, dia pun tertegun.


Feliks yang menduduki peringkat pertama sudah mencapai Lv. 14! Ini terlalu mengerikan! Lalu, begitu melihat dengan saksama, dia pun hampir memuntahkan darah.


Gila~! Sejak kapan Johan melampauiku dan menduduki peringkat ke-2!


Tidak! Aku tidak boleh dilampaui Johan! Aku harus merebut peringkat ke-2 milikku kembali. Peringkat ke-2 ini tidak hanya sebuah kehormatan, tapi juga mempengaruhi jumlah hadiah yang bisa didapatkan dari evaluasi pemula!


Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan baru bisa merebut peringkat ke-2 milikku kembali?


Deon sangat panik dan membuka saluran perdagangan secara tidak sengaja. Begitu dilihat, matanya segera bebrinar-binar. Dia melihat Feliks telah menjual beberapa item senjata Lv. 3 di dalamnya.


Oh, iya! Aku bisa meminta bantuan Kak Feliks...


Lalu, Deon pun memasuki ruang obrolan pribadi dan hendak menghubungi Feliks...


Sedangkan Feliks, kini dia masih dalam perjalanan ke Gunung Api Neraka yang letaknya sedikit jauh, yaitu di bagian utara Padang Rumput Lolo. Feliks setidaknya harus 2-3 jam kemudian baru bisa tiba.


Pengingat: Deon Daniela telah mengirimimu Permintaan Obrolan Pribadi.


Feliks menggerakkan benaknya dan membuka ruang obrolan pribadi. Begitu masuk, dia langsung melihat avatar Deon yang meloncat-loncat dan terus mengirimi permintaan obrolan pribadi padanya.


Feliks pun menerima permintaannya dan langsung menerima pesan darinya.


Deon Daniela: "Kak, aku ingin memohon sesuatu padamu."


Feliks Jyan: "Katakan saja!"


Deon Daniela: "Kak, aku lihat kamu telah menjual beberapa item Lv. 3 di saluran perdagangan. Di antaranya ada sebuah pisau tempur Lv. 3 yang sangat cocok untukku, aku ingin bertransaksi denganmu, tapi tidak ada barang yang sebanding untuk ditukar."


Deon Daniela: "Aku ingin memintanya tanpa rasa malu. Tunggu aku meraih peringkat ke-2, aku akan mendapatkan peti harta karun perak. Lalu, akan akan memberikannya padamu. Anggap saja itu sebagai barang yang kugunakan untuk menukar pisau tempur itu."


Mata Feliks berbinar.


Hadiah peringkat ke-2 pada Evaluasi Pemula adalah sebuah peti harta karun perak.

__ADS_1


Bagi Feliks, Peti harta karun perak ini jauh lebih berharga dari pada item Lv. 3, karena dia bisa mensintesisnya menjadi peti harta karun emas.


Deon Daniela: "Bagaimana menurutmu, Kak?"


Deon sangat panik.


Feliks bisa melihat jelas, dia mencari dirinya dengan begitu panik karena telah dilampaui Johan. Kalau tidak, Deon tidak akan mau berutang pada Feliks tanpa rasa malu.


Karena dia sudah mencarinya, selama bisa dibantu, ya bantu saja.


Feliks Jyan: "Oke! Masuk saluran perdagangan!"


Deon sangat senang: "Kak, kamu baik sekali! Aku akan ingat budi ini selamanya."


Feliks Jyan: "Kamu terlalu sungkan!"


Lalu, kedua orang memasuki saluran perdagangan dan menyelesaikan transaksi. Deon yang mendapatkan senjata pun sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Feliks.


Deon Daniela: "Kak Feliks, terima kasih banget untuk kali ini. Aku pasti akan berusaha meraih peringkat ke-2."


Kini Deon sangat percaya diri dan yakin dengan item Lv. 3 ini, dia pasti bisa membunuh lebih banyak binatang buas dan lebih cepat naik level, sehingga dia bisa merebut peringkat ke-2 miliknya kembali.


Feliks tiba-tiba terpikir sesuatu dan mengirimkan Deon sebuah pesan.


Feliks Jyan: "Deon, apa kamu tidak penasaran kenapa Johan bisa naik level dengan begitu cepat? Coba periksa ruang obrolan regional."


Setelah mengatakannya, Feliks menutup ruang obrolan pribadi dan melanjutkan perjalanannya.


Deon jadi penasaran dan segera membuka ruang obrolan regional.


Begitu masuk, dia langsung tercengang.


Gila~! Jadi, Johan bisa naik level dengan cara menyerap VIT dari batu VIT, toh! Pantas cepat sekali!


Lalu, Deon tersenyum dengan senang, karena idirnya juga memiliki sedikit poin kontribusi yang bisa melakukan bisnis pisau pemula juga. Pada saat itu juga, Deon bergabung ke dalam bisnis membeli pisau pemula, lalu mengambil keuntungan poin kontribusi untuk menukar batu VIT.


Dengan begini, Deon menjadi bisa meningkatkan level dengan dua cara, yaitu membunuh binatang buas dan menukar batu VIT. Apalagi, kini dia telah mendapatkan item senjata Lv. 3, kecepatan dia membunuh binatang buas pun menjadi semakin cepat.

__ADS_1


Tanpa disadari, kecepatan dia naik level menjadi 1x lipat lebih cepat dari sebelumnya.


__ADS_2