
"Haha! Ini sudah pasti!"
Saat ini, semua orang menjadi sangat optimis.
"Oh, iya! Hanya sisa 4 hari, nih, kita harus lebih cepat lagi dan tidak boleh lengah!"
"Benar juga!"
"Semuanya, aku beri tahu kalian sesuatu yang menarik. Orang-orang yang di dalam ruang obrolan regional, sedang menebak desa mana yang sudah naik level, tebakan apa pun ada, tapi intinya tidak ada yang merasa itu adalah Desa Asal Garuda kita."
"Hehe! Ruang obrolan regional itu pada dasarnya dipenuhi anjing-anjing barat dan mereka selalu meremehkan kita!"
"Haruskah aku memberitahu mereka, kalau yang pertama mengupgrade desa ke Lv. 1 itu Desa Asal Garuda kita?"
"Ssstt! Rendah hati! Rendah hati! Kita tidak perlu berdebat dengan anjing-anjing itu, cukup diamkan saja."
"Benar juga! Kita anggap saja sedang melihat lelucon yang dimainkan mereka. Lagi pula, dengan posesifnya sifat mereka, kalaupun kamu mengatakannya, mereka juga belum tentu percaya."
"Benar! Sekarang misi utama kita adalah mengupgrade desa ke Lv. 3. Berdebat dengan anjing-anjing itu hanyalah membuang-buang waktu. Kita masih punya waktu untuk membereskan mereka setelah evaluasi pemula berakhir."
"Masuk akal! Omong-omong, 4 hari lagi evaluasi pemula akan berakhir, nih. Bagaimana kita bisa mengupgrade desa sebanyak 2 level?"
"Tidak tahu juga! Ini harus tanya kepada Kak Feliks!"
"Semoga saja Kak Feliks cepat membuka suara dan menjelaskannya kepada kita. Aku benar-benar khawatir!"
"Aku juga cemas sekali tunggunya! Desa lain sudah mulai mempercepat gerakan mereka, kita tidak boleh sampai dilewati mereka!"
__ADS_1
Begitu kata-kata ini keluar, orang-orang pun semakin panik.
Pada saat yang sama, di dalam pondok.
Feliks telah memeriksa syarat untuk meningkatkan desa ke Lv. 2.
Syarat untuk meningkatkan desa ke Lv. 2
Populasi mencapai lebih dari 800 orang.
Kepala Desa mendapatkan gelar "Kaisar Pemula"
Pondok pemula kepala desa perlu ditingkatkan ke Lv. 3
Di desa, ada lebih dari 200 pondok Lv. 1
Di desa, ada lebih dari 20 pemula mencapai Lv. 10
Pengingat: Setelah memenuhi syarat-syarat di atas baru bisa membuka kewenangan untuk membangun Altar Pelindung.
Tuh, 'kan!
Naik Lv. 2 jauh lebih sulit dari pada Lv. 1! Harusnya ini butuh waktu 1-2 hari baru bisa selesai!
Feliks berpikir di dalam hati. Dirinya juga tidak yakin.
Berhubung sistem tertinggi belum membuka kewenangan Altar Pelindung, jadi Feliks juga tidak tahu material apa saja yang akan dibutuhkan untuk membangun Altar Pelindung. Sedangkan untuk meningkatkan desa ke Lv. 2, dirinya harus membangun Altar Pelindung terlebih dahulu. Karena itulah, semua masih menjadi misteri.
__ADS_1
Jika membangun Altar Pelindung lebih rumit, takutnya akan memakan waktu 2-3 hari baru bisa selesai meningkatkan desa ke Lv. 2. Jika tidak rumit, mungkin hanya butuh 1-2 hari. Jika untuk naik level 2 saja memakan waktu 2-3 hari, maka waktu untuk mengupgrade desa ke Lv. 3 akan tidak cukup.
"Tidak pikir dulu, deh, lebih baik aku kasih tahu semuanya syarat untuk upgrade desa lebih dulu dan biarkan semuanya mulai bertindak. Semakin cepat naik Lv. 2 semakin bagus."
Setelah memikirkannya, Feliks pun memasuki ruang obrolan.
Namun, pada saat yang sama, sistem tertinggi mengirimkan notifikasi.
Tantangan tingkat kesulitan kompetisi: Desa Asal Garuda sebagai desa pertama yang mencapai Lv. 1, mendapatkan hadiah berkah berlipat ganda satu kali.
Aturan berkah: Tingkatkan tingkat kesulitan kompetisi sebanyak 2x lipat dan dapatkan hadiah yang berlipat ganda saat desa memenangkan kompetisi kali ini.
Pengingat: Hanya kepala desa yang dapat mengambil keputusan maukah meningkatkan tingkat kesulitan. Kamu memiliki waktu 10 menit untuk berpikir. Jika keputusan tidak dibuat dalam waktu yang ditentukan akan dianggap menolak tantangan!
Hitung mundur: 1000... 959...
Eh! Gila! Hadiah berlipat ganda!
Mata Feliks berbinar-binar.
Jika hadiah berlipat ganda, asalkan Desa Asal Garuda bisa meraih peringkat 3 besar dalam kompetisi, maka dirinya akan bisa mendapatkan 2000 poin atribut sebagai hadiah. Para penduduk desa juga bisa mendapatkan 1000 poin atribut!
Hadiah ini sungguh mewah! Tapi, begitu tingkat kesulitan berlipat ganda, tantangan yang harus dihadapi juga akan semakin sulit!
Bisakah Desa Asal Garuda memenuhinya?
Saat melihat waktu hitung mundur meloncat, Feliks tahu jelas dirinya tidak boleh menunda lagi. Dia segera memasuki ruang obrolan untuk membahas hal ini dengan semuanya.
__ADS_1