Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
Bab 53 Menang Duel


__ADS_3

Kini, Feliks jelas sekali bisa merasakan rasa sakit dari lukanya sedang pulih dengan cepat. Kekuatan seluruh tubuhnya juga meroket dengan drastis.


Ang~! Ang~! Ang~!


Melihat adegan ini, raja mamut meraung dengan emosi. Ia kini hanya ingin menabrak manusia sialan itu sampai mati!


Namun, bawahannya bodoh ini malah panik dan membuat kekacauan yang memblokir serangannya, sehingga ia sama sekali tidak bisa mendekati Feliks untuk beberapa saat.


Pada saat yang sama, dalam ruang obrolan juga sudah heboh.


“Gila~! Progres kemajuan si Amir itu sudah mencapai Lv. 7 (3110/18000).”


“Ya ampun! Baru berlalu 3 jam, loh! Dia juga mengumpulkan 3000 poin VIT! Ini~ terlalu hebat nggak, sih!”


“Eh! Memangnya ini masih perlu dikatakan? Dia itu biksu pertapa yang misterius, selain itu juga pemilik talenta ganda level B dan level C!”


“Semuanya! Amir yang di seberang sudah muncul dan mengatakan 15 jam kemudian, dia pasti akan naik ke Lv. 8 dan memenangkan duel ini!”


“Gila! 15 jam? Ini terlalu cepat, ‘kan!”


“Astaga! Ini terlalu mengerikan!”


“Semuanya, Kak Feliks kapan baru bisa naik ke Lv. 8, ya?”


“Tidak tahu! Kak Feliks selalu diam saja dan tidak pernah mengatakan apa pun. Kita tanya progresnya, dia juga tidak pernah menjawab!”


“Eh! Ini benar-benar buat orang jadi tegang, loh!”


“Iya, aku juga sangat khawatir!”


Lalu, avatar Johan Rahmadi pun bergerak.


Johan Rahmadi: “Kalian ini bodoh, ya? Feliks tidak menjawab, ya, berarti progresnya tidak mapan dan pasti jauh lebih buruk daripada Amir. Jadi, dia memilih untuk diam, supaya tidak mematahkan semangat semua orang!”


Begitu dia mengatakannya, semua orang tertegun.


Sepertinya masuk akal!


Mungkinkah progres Kak Feliks jauh lebih buruk dari Amir?


Sekali memikirkan itu, semua orang langsung panik!


Johan Rahmadi: “Semuanya, sebenarnya ini tidak bisa disalahkan ke Feliks juga. Dia ‘kan memulai lebih lambat dari Amir. Pas mulai duel dia bahkan masih di Lv. 6. Lagi pula, desa kita hanya telah membangunkan dua talenta Level C. Satu, Deon Daniela. Satu lagi, dia.”


Johan Rahmadi: “Kalian meminta pembangkit yang hanya memiliki talenta Level C dan hanya berada di Lv. 6 untuk mengalahkan Amir, sebenarnya sedikit menyulitkannya juga.”


“Huu~! Huu~! Kak Johan, ini serius? Aku tidak mau kalah! Aku tidak ingin dipotong 20 poin atribut!”


“Sialan! Kalau mau kalah, aku juga mau kalah dengan orang India yang suka kotoran sapi!”


Johan Rahmadi: “Haih! Aku juga tidak ingin kalah! Namun, ini fakta yang tidak bisa dihindari!”


Yoga Setiawan marah: “Johan! Mulutmu itu setiap hari cuman bisa omong kosong, ya! Bisa tidak kau tidak mematahkan semangat semua orang dan diam saja?”


Johan Rahmadi: “Yoga, memangnya tidak boleh kalau aku mengatakan fakta? Masa kebebasan sekecil ini pun mau dikekang? Sesulit itukah untuk mengakui kehebatan orang lain?”


“Gila! Kakak-kakak jangan berantem, ya! Orang seberang sedang menertawakan kita karena melihat kita sudah berantem secara internal!


“Sialan! Aku juga melihatnya! Orang-orang India itu tertawa terbahak-bahak! Mereka bahkan sudah bernyanyi dan menari untuk merayakan!”


“Bentar-bentar nyanyi dan nari! Sialan!”


“Semuanya cepat cek ruang obrolan regional! Anjing-anjing itu sedang menertawakan kita!”


“Brengsek! Orang-orang Amerika Serikat paling sombong!”


“Sialan! Mereka sedang memaki-maki kita!”


“Bajingan sialan itu!”

__ADS_1


“Sialan! Aku kesal banget!”


“Aku ingin menampar mereka!”


“Aku tidak tahan lagi! Aku mau maki-maki mereka sampai mati!”


Saat semua orang marah besar dan hendak beralih ke ruang obrolan regional untuk bergabung dalam pertempuran mulut…


Pada saat itu juga, sebuah pesan notifikasi merah muncul di atas ruang obrolan dan sangat menarik perhatian.


Bum~!


Seluruh ruang obrolan terdiam!


Semua orang tercengang!


Bab 54 Hadiah Mewah


Gila~!


Kak Feliks sudah naik ke Lv. 8!


Mendadak sekali! Ini terlalu cepat tidak, sih!


Menang! Sudah menang!


Bisa-bisanya kita menang dengan secepat ini!


Kebahagiaan ini terlalu mendadak!


Bum~!


Ruang obrolan benar-benar meledak, semuanya bersorak kegirangan…


Pada saat yang sama, orang India yang sedang bernyanyi dan bernari di ruang obrolan 446, begitu melihat pengumuman mencolok yang muncul di ruang obrolan…


Seluruh ruang obrolan pun terdiam dalam seketika.


Jgeeeeer!


Segera setelah itu, langit kedua desa pemula berguncang pada saat yang bersamaan.


Kemudian, ada seberkas cahaya putih jatuh ke langit Desa Pemula No. 911 dan mendarat di atas orang-orang Indonesia. Poin atribut semua orang mulai meningkat. Hanya sebentar saja, semua orang mendapatkan 20 poin atribut bebas.


Semua orang Indonesia bersorak dengan gembira!


Sedangkan di Desa Pemula No. 446, ada seberkas cahaya hitam jatuh ke langitnya dan mendarat di atas orang-orang India.


Semua atribut orang India dipotong 20 poin. Semuanya berteriak dengan sedih!



Di sisi lain, di Padang Rumput Lolo.


Feliks sedang dikepung oleh gajah raksasa.


Ada seberkas cahaya putih yang muncul di udara dan mendarat di atas kepala Feliks…


Dapatkan 20 poin atribut bebas!


Dapatkan 50 poin atribut bebas!


Kekuatan meningkat 10 poin!


Kelincahan meningkat 10 poin!


Fisik meningkat 10 poin!


Energi meningkat 10 poin!

__ADS_1


Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!


Kini, aura Feliks pun meroket terus menerus!


Keren!


Ini sungguh keren!


Feliks sangat gembira!


Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!


Segera setelah itu, ada sebuah peti harta karun perak turun secara perlahan dari sepanjang cahaya keempat.


Peti harta karun pun sudah muncul!


Feliks segera menangkap peti harta karun itu dengan senang dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan…


Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!


Namun, tepat pada saat ini, tanah bergetar.


Tanah seluruh area pemula berguncang dengan kuat. Kemudian, tanah retak dan aliran air berhenti.


Satu demi satu gunung besar muncul dari tanah.


Satu demi satu sungai kecil muncul dari udara.


Berbagai tambang, pohon, hutan, bunga, rumput muncul dalam kelipatan.


Wuhs~! Wush~! Wush~!


Pada saat yang sama, di samping kawanan gajah pun muncul puluhan berkas cahaya dan satu demi satu gajah mamut barbar muncul dari udara.


Dalam sekejap, kawanan gajah yang hanya berjumlah 50-an langsung berlipat ganda menjadi 100-an ekor.


Kawanan gajah berlipat ganda secara langsung!


Feliks tiba-tiba menjadi bingung.


Kemudian, otaknya seperti langsung mengerti sesuatu dan menunjukkan ekspresi ‘oh, begitu’.


Ternyata, setelah menang duel, semua sumber daya akan berlipat ganda.


Binatang buas juga termasuk salah satu dari sumber daya, tentu saja jumlahnya ikut berlipat ganda. Karena itulah, kawanan gajah yang hanya 50-an ekor langsung berlipat ganda menjadi 100-an ekor.


Ini membuatnya tiba-tiba teringat dengan kawanan gajah yang pertama kali dia temui dengan jumlah lebih dari 60 ekor.


Takutnya kawanan gajah sebelumnya hanya ada 30-an ekor, namun karena kemenangan duel sebelumnya, jumlah gajah raksasa pun berlipat ganda menjadi 60-an ekor. Ini sama saja dengan meningkatkan kesulitan misinya!


Pantas saja, dirinya selalu merasa pengingat dari sistem tertinggi bermasalah, karena mereka telah menilai misi ini dengan tingkat kesulitan yang terlalu rendah!


Ternyata inilah efek samping dari kemenangan.


Keberuntungan dan kemalangan memang selalu berdampingan!


Saat mendapatkan keuntungan, kesulitan misi level C di Desa Pemula No. 911 juga terus meningkat!


Untung saja yang berlipat ganda hanyalah binatang buas biasa. Binatang buas mutan dan kelas raja tidak termasuk.


Ang~! Ang~! Ang~!


Pada saat ini juga, suara auman kemarahan raja mamut menggema di seluruh medan perang.


Kini, seluruh kawanan gajah pun sudah tenang dari kepanikan.


Begitu mendengar auman gajah mamut, mereka semua seperti telah menerima perintah, lalu bergerak ke kedua sisi dan memberi jalan untuk raja mamut.


Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!

__ADS_1


Detik berikutnya, raja mamut dan kedua jenderal mamut bergegas menyerbu ke arah Feliks…


__ADS_2