
Eh! Ternyata bahan penting untuk meningkatkan pondok ke Lv. 3! Berarti sama dengan Batu Es! Inti Kayu Muda ini juga merupakan sumber daya strategi, tapi lebih berharga daripada Batu Es.
Setelah melihat ke bawah, kini Feliks sudah memiliki 11 buah Inti Kayu Muda.
Untung besar! Ini benar-benar untung besar!
Kalau tidak mendatangi Lembah Manyar, Feliks sama sekali tidak tahu harus mencari bahan untuk upgrade pondok ke Lv. 3 di mana. Jadi, Feliks segera memungut 11 inti kayu muda itu dan menyimpannya di cincin penyimpanan...
Setelah membereskan Inti Kayu Muda, Feliks ingin menyumbangkan bangkai Bunga Kanibal ini, tapi dia baru sadar ternyata itu semua telah dibakar menjadi abu dan tidak memiliki nilai untuk disumbangkan.
Feliks pun mengabaikannya dan mencoba melakukan ekstraksi tanpa akhir.
Dapat 6 poin atribut energi, juga lumayan.
Sebenarnya, nilai 12 Inti Kayu Muda itu sudah cukup memuaskannya. Menyumbangkan sebatang Inti Kayu Muda bisa mendapatkan 50 poin kontribusi, ini sudah 2x lipat dari Batu Es.
Hanya dengan satu poin ini saja, Feliks sudah merasa untung besar. Apalagi, dia masih mendapatkan 80 ribuan poin VIT
"Sudah harus lanjut, nih!"
Feliks mendongak dan melihat ke kedalaman lembah.
Harusnya itu adalah bagian terdalam lembah di mana Siluman Pohon berada, 'kan!
Oh, iya, jangkauan lembah ini tidak kecil, dan butuh beberapa waktu untuk sampai ke bagian terdalam. Tanpa banyak pikir, Feliks segera melanjutkan perjalanannya.
Di sisi lain, di dalam ruang obrolan, semua orang sedang berbincang dengan penuh semangat dan heboh.
__ADS_1
"Haha! Teman-teman, jumlah pondok Lv. 1 desa kita sudah 94 bangunan, 6 bangunan lagi bisa capai target 100."
"Keren! Keren! Semuanya berusahalah! Semangat!"
"Haha! Tentu saja!"
"Semuanya, aku tiba-tiba merasa menebang pohon juga lumayan asyik! Resikonya kecil, mudah, dan bisa mendapatkan poin kontribusi untuk mengganti batu VIT sehingga bisa naik level juga!"
"Haha! Aku juga sudah memutuskannya. Kalaupun pondok Lv. 1 telah mencapai target 100 bangunan, aku juga mau lanjut nebang pohon! Aku menemukan sebuah hutan yang penuh dengan pohon Lv. 0. Dengan sekali tebasan aku bisa menjatuhkan satu pohon. Luar biasa!"
"Dua saudara yang di atas, aku dukung kalian! Kalau aku tidak salah menganalisis, kedepannya mau upgrade pondok ke Lv. 2, pasti akan membutuhkan lebih banyak bahan. Jadi, pekerjaan kalian ini memiliki masa depan yang cerah!"
"Teman-teman, kita bagi tugas seperti ini saja terus! Aku yakin Desa Asal Garuda kita akan menjadi semakin baik!"
"Ya! Begitu memikirkan masa depan Desa Asal Garuda akan bergitu sejahtera, aku langsung sangat bahagia!"
"Yang di atas, kemenangan sudah di depan mata! Kini beban terbesar ada di para master peringkat 10 besar! Kita hanya perlu menunggu mereka segera upgrade ke Lv. 10!"
"Eh! Semuanya, cepat lihat daftar peringkat! Kak Feliks sudah meraih Lv. 12!"
"Wah~! Benaran!"
"Ya ampun! Kak Feliks terlalu hebat!"
Semua orang tercengang.
Kini semuanya sudah sadar akan kesulitan untuk naik level bersama semakin tingginya level pribadi. Hanya untuk meningkatkan level pribadi dari Lv. 11 ke Lv. 12 saja memerlukan poin VIT yang berkali-kali lipat dari Lv. 1 hingga Lv. 10!
__ADS_1
Mereka benar-benar tidak berani membayangkan, bagaimana Feliks mencapai tingkat itu.
"Semuanya! Cepat lihat! Johan Rahmadi cepat sekali upgradenya, dia sudah berada di peringkat ke-4 sekarang!"
"Ya! Eh! Bukan, daftar peringkat baru saja diperbarui dan Johan sudah melewati Adam! Kini dia berada di peringkat ke-3 setelah Deon!"
"Gila~! Kok dia tiba-tiba bisa naik level dengan secepat itu? Apa yang telah dia lakukan?"
"Dia pasti telah menemukan rahasia untuk meningkatkan level dengan cepat!"
"Benar! Cepat panggil Kak Johan dan suruh dia ajari kita rahasia ini!"
"Kak Johan! Kak Johan!"
"Kak Johan! Cepat ajari kami rahasia kamu naik level dengan cepat. Kami semua akan sangat berterima kasih padamu!"
Semua orang terus memanggilnya, namun Johan tetap tidak merespons.
"Eh! Kenapa dia tidak menjawab!"
"Heh~! Orang ini memang licik, dia tidak akan menceritakan rahasia ini."
"Haha! Rahasianya paling skill yang tidak bisa dibagikan ke orang lain, kalau tidak akan tidak mempan. Karena itulah, dia tidak ingin bercerita."
"Benar juga! Dia sebenarnya juga menemukan rahasia dengan kemampuannya sendiri! Teman-teman jangan menjelekkannya, ya! Ayo berusaha bersama!"
"Berusaha! Maju terus!"
__ADS_1
Semua orang sangat antusias dalam proyek besar pembangunan desa.