Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
Bab 4 Kejutan Lagi!


__ADS_3

Feliks baru berjalan beberapa langkah, langsung menerima pemberitahuan dari sistem tertinggi.


[Pemberitahuan: Pemula Yasin Deva telah dibunuh oleh binatang buas Lv. 1, Tikus Milliard!]


Feliks terkejut.


Ini sudah pemula kedua yang terbunuh dan masih dalam kondisi bersama tim. Berarti, situasi yang dihadapinya sangat berbahaya.


Setelah berpikir sebentar, dia segera meninggalkan rute awalnya dan memilih untuk mengikuti rute yang jejaknya paling sedikit. Dia memiliki sebuah pertanyaan, saat dia mengekstrak mayat Yovan Tanaka, dia memperoleh talentanya. Sedangkan, saat dia mengekstrak kelinci iblis Lv. 1, dia memperoleh 2 poin atribut kekuatan.


Jelas sekali, binatang buas Lv. 1 berbeda dengan manusia.


Level dari binatang buas Lv. 1 terlalu rendah dan tidak memiliki talenta apa-apa, selain kebugaran fisik yang kuat, yang dapat diekstrak dirinya hanyalah atribut kekuatan.


Kalau begitu, dirinya lebih baik pergi mencari mayat Yasin Deva. Mungkin saja dirinya dapat memperoleh talenta baru. Itu lebih menguntungkan.


Jadi, dia memiliki jalan yang paling sedikit dijalankan orang. Rute yang lebih sedikit orang lebih gampang terjadi sesuatu. Kini, dia tidak tahu ke mana semua orang pergi, jadi dia hanya bisa membuat dugaan dengan logika seperti ini.


Lalu, dia membawa pisau gandanya dan bergegas ke arah itu...


[Pemberitahuan: Pemula Olga Prima telah dibunuh oleh binatang buas Lv. 1, Tikus Milliard!]


Ada yang mati lagi! Terbunuh oleh tikus milliard juga!


Feliks terkejut.


Dua orang ini mungkin mati di tempat yang sama. Berarti, bahaya yang dihadapi tim ini lebih mengerikan dari yang kukira! Setidaknya tidak bisa dihadapi satu tim kecil. Ini bahkan sudah ada 2 orang yang mati.


Apa dirinya masih mau pergi?


Dia berpikir sebentar dengan ragu, tapi tetap bergegas ke arah itu.


Namanya, ada risiko ada hasil. Bagaimana dia bisa mendapatkan hasil tanpa mengambil risiko?


Jadi, Feliks melewati semak-semak dan rumput dengan sangat hati-hati dan waspada. Dunia yang berbahaya ini, jika tidak berhati-hati, bisa saja dirinya mati dalam seketika. Hidupnya hanya sekali, dia harus menghargainya. Apalagi, tempat yang dia tuju mungkin sangat berbahaya.


15 menit kemudian, dia mendekati sebuah rawa. Sebelumnya mendekatinya, dia sudah mencium bau darah. Dia buru-buru membungkukkan badan dan mendekati rawa itu dengan rumput liar yang rimbun sebagai penutup.


Setelah tiba di situ, dia melihat rawa yang sangat kacau, jejak kaki dan cakaran ada di mana-mana, semak-semak yang patah, dan bekas pertempuran sengit.

__ADS_1


Saat ini, di tengah rawa terbaring dua mayat yang hancur. Satu adalah pria gemuk dengan seragam koki, yang satu lagi adalah seorang wanita dengan rok hitam. Bau darah di udara sangatlah kuat, darah mereka juga mengalir ke mana-mana.


Melihat kedua mayat itu, Feliks sedikit bersemangat. Dugaannya benar, dia bisa mengekstraksi dua jenis talenta lagi.


Namun, dia tidak segera berjalan ke situ, karena di samping kedua mayat itu masih ada seekor tikus raksasa berwarna hitam dengan panjang yang mencapai 1 meter, bergigi yang tajam dan pandangan yang kejam, seluruh tubuhnya mengeluarkan napas yang keras.


Itu seharusnya Tikus Milliard binatang buas Lv. 1.


Kini, Feliks sudah lebih memahami dunia pembunuhan ini. Kekuatan kombat binatang buas Lv. 1 adalah bintang 3, tetapi tidak ada talenta dan skill apa pun. Sedangkan manusia, telah membangkitkan talenta mereka.


Ini semacam keseimbangan yang diberikan oleh sistem tertinggi.


Saat ini, evaluasi kekuatan kombat Feliks adalah bintang 1. Logikanya, dia bukanlah lawan tikus milliard ini. Namun, untungnya tikus milliard yang di depan matanya ini, 2 kaki belakangnya telah patah, badannya juga telah tertusuk hingga berlubang-lubang, dan telah tergeletak sekarat di sana.


Jelas sekali, itu sudah dikeroyok di sini dan terluka parah. Kalau begitu, pas buat dia mematikannya. Seekor tikus milliard yang terluka parah, dia yakin bisa membunuhnya.


Berpikir sampai di sini, Feliks membungkukkan badannya dan mulai mendekati tikus milliard dengan memanfaatkan rerumputan sebagai penutupnya.


5 meter... 4 meter... 3 meter... 2 meter...


Ketika Feliks hanya berjarak satu meter dari tikus milliard, tikus milliard itu tampaknya merasakan keberadaannya. Dia segera bangun dalam keadaan kabur dan mengangkat kepalanya...


Cit! Cit! Cit!


Tikus milliard itu berteriak!


Dia ingin menghindarinya, tapi kaki belakangnya telah patah. Dia tidak bisa menghindarinya sama sekali. Pada saat kritis, dia langsung menepis pisau baja itu dengan satu cakarnya.


Plak!


Pisau baja itu ditepis hingga terbang jauh. Namun, pada saat ini juga, pisau baja sebelah kanan Feliks bersinar, kemudian tertusuk ke dalamnya.


Cret!


Tusukan berdarah! Dengan peningkatan kekuatan dari talenta kekuatan gila, Feliks berhasil menusuk bulu tebal binatang buas, si Tikus Milliard itu dengan satu tusukan dan tepat kena tenggorakannya.


Cit! Cit! Cit!


Tikus milliard itu berteriak dengan menderita.

__ADS_1


Cess!


Feliks mengeluarkan pisau bajanya! Darahnya menyembur lebih dari sepuluh kaki jauhnya.


Glug! Glug! Glug!


Tenggorokan tikus milliard itu mengeluarkan suara yang aneh, darahnya mengalir dari tenggorokannya dan mulutnya. Sampai akhirnya dia memiringkan kepalanya, lalu terjatuh dengan keras ke tanah dan mati.


Seekor binatang buas Lv. 1 yang harus dikepung dan dibunuh 4-5 orang, telah terbunuh oleh dia seorang dengan begitu saja.


Ngung~!


Pada saat ini, cahaya putih terbang keluar dari mayat tikus milliard dan memasuki tubuh Feliks...


[Berhasil membunuh tikus milliard Lv. 1, dapatkan 30 poin energi tambahan!]


Feliks tiba-tiba merasa tubuhnya sangat hangat dan nyaman. Di saat yang bersamaan, ada sebuah panel yang muncul di benaknya.


[Level]:  Lv. 1 (30/100)


Membunuh binatang buas Lv. 1 dapat memperoleh 30 poin vitalitas (VIT). Levelnya berubah dari 1 (0/100) menjadi 1 (30/100). Dengan kata lain, begitu dirinya mendapatkan 100 poin VIT, maka dia akan naik ke Lv. 2.


Ini adalah awal yang baik.


Feliks sangat senang dan berjalan mendekat, lalu meletakkan satu tangannya pada tikus milliard...


Seberkas cahaya putih melintas.


Rasa nyaman kembali menyebar ke seluruh tubuhnya.


[Ekstraksi tanpa akhir berhasil! Dapatkan 2 atribut kelincahan!]


Bagus!


Indeks kelincahannya telah meningkat menjadi 11 poin dan telah melebihi indeks normal orang dewasa. Kekuatannya juga telah meningkat.


Kini di depannya masih ada dua manfaat yang lebih besar lagi.


Memikirkan ini, Feliks berjalan mendekati mayat wanita yang di samping.

__ADS_1


__ADS_2