
Feliks melangkah maju dengan penuh semangat dan mengambil peti harta karun itu.
[Peti Harta Karun Besi Hitam: 98% peluang untuk mendapatkan item Lv. 1, 2% peluang untuk mendapatkan item Lv. 2.]
Tidak tahu juga item apa yang akan didapatkan?
Tanpa memikirkannya, Feliks langsung membuka peti harta karun itu.
Ngung~!
Cahaya putih bersinar.
Peti harta karun menghilang dan bertambah sebuah pedang panjang dengan pegangan hitam dan bilah putih di tangan Feliks. Bentuknya tampak seperti pedang samurai, sangat keren.
[Peti harta karun berhasil dibuka! Mendapatkan item Lv. 2 – Pedang Serigala Darah.]
[Pedang Serigala Darah: Terbuat dari logam paduan, menyatu dengan kekuatan serigala sehingga sangat keras dan tajam, kekuatan ATK +15, sobekan luka +100%.]
Ternyata dia mendapatkan item Lv. 2!
Feliks sangat gembira lagi!
2% peluang untuk mendapatkan item Lv. 2, terjadi padanya! Dirinya beruntung sekali! Ini sungguh kejutan beruntun!
Mungkin saja dia adalah orang pertama yang memiliki item Lv. 2 di zona pemula ini.
Feliks terus mengelus pedang serigala darah, merasakan hawa dingin dari bilahnya yang sangat menusuk.
Kualitas pedang ini jauh lebih baik daripada pisau baja di tangannya. Kekuatan ATK-nya adalah +15, lebih tinggi 10 poin dari pisau baja Lv. 1. Selain itu, lebih kerennya lagi, pedang ini masih memiliki atribut tambahan.
[Sobekan luka +100%: Setelah dilukai oleh pedang ini, lukanya akan sulit disembuhkan dan mengalami DMG secara terus menerus.]
“Bagus! Bagus! Ini sungguh pedang yang bagus!”
Feliks mengelus bilahnya dengan gembira.
Lalu, dia mengemas pisau baja yang di tangannya bersama beberapa pisau baja lainnya, lalu membawanya di punggungnya. Sampai di sini, akhirnya dia memiliki item yang layak digunakan.
Setelah melakukan semua ini, dia datang ke mayat serigala abu-abu silverback lagi dan mulai mengekstrak...
[Berhasil diekstraksi! Dapatkan 3 poin atribut kelincahan!]
Feliks sangat terkejut.
Binatang buas mutan memang berbeda, ia langsung memberinya 3 poin atribut. Ini jauh lebih kuat dari binatang buas Lv. 1 biasa.
Awuuuuuuu!
Pada saat ini juga, terdengar beberapa lolongan serigala dari jarak tidak jauh. Feliks segera mengangkat kepalanya, lalu dia melihat 5 ekor Serigala Liar Abu-abu yang sedang bergegas menuju ke sisinya. Mereka pasti datang memberi bantuan setelah mendengar lolongan serigala abu-abu silverback.
“Pas sekali datangnya!”
Feliks sangat gembira. Dia segera mengangkat Pedang Serigala Darah dan menyerang ke arah serigala. Kini dia sudah naik level, kekuatannya juga telah meningkat. Ini pas untuk dirinya memverifikasi.
Lagi pula, Serigala Liar Abu-abu itu binatang buas Lv. 1 biasa, dan kekuatannya tidak sebanding dengan binatang buas mutan Lv. 1.
Bahkan jika 5 ekor serigala itu menyatu, dia juga tidak takut.
Sangat cepat, kedua belah pihak bertemu dan perang dimulai!
Ada seekor serigala yang menerkam lebih dulu.
Syuuut!
Feliks langsung menebas! Cahaya pisau menembus langit!
Srash!
__ADS_1
Darahnya menyembur! Tebasan itu dimulai dari tengkorak yang paling keras dan terus sampai ke pinggul, lalu membelah serigala menjadi dua!
Prosesnya sangat mulus, tanpa stagnasi.
Pedang bagus!
Feliks sangat gembira dan bergegas maju lagi untuk terus menebas sekawanan serigala satu per satu seperti memotong melon dan sayuran. Dalam sekejap, serigala dalam arena berteriak lagi dan lagi, darahnya juga menciprat ke mana-mana...
[Berhasil membunuh serigala liar abu-abu Lv. 1, dapatkan +30 poin VIT.]
[Berhasil membunuh serigala liar abu-abu Lv. 1, dapatkan +30 poin VIT.]
[Berhasil membunuh serigala liar abu-abu Lv. 1, dapatkan +30 poin VIT.]
...
Satu demi satu, cahaya putih vitalitas terus terbang keluar dari mayat serigala ke dalam tubuh Feliks. Perasaan hangat dan nyaman memenuhi sekujur tubuhnya sekali demi sekali.
Tanpa butuh waktu lama, Feliks telah membunuh 5 ekor serigala itu. Membunuh 5 ekor serigala sendirian! Kurang lebih tidak sampai 3 menit! Kekuatan kombatnya sudah tak tertandingi!
Angin sepoi-sepoi bertiup, padang rumput seperti laut, ombak bergelombang, dan pakaiannya juga menari bersama angin. Bau darah yang kuat melayang di udara.
Feliks melirik ke mayat-mayat serigala itu dengan tenang, lalu menyeka darah yang di bilah pedangnya dengan hati-hati.
Serigala Liar Abu-abu ini tidak berguna baginya. Dia sudah mengekstrak mereka sampai mencapai batas maksimum, kini sudah tidak ada gunanya untuk melakukan ekstraksi lagi.
Namun, karena dia telah membunuh lima serigala secara berturut-turut dan mendapatkan 150 poin VIT, progres dia naik level pun menjadi semakin cepat.
Tidak tahu juga, bagaimana progres levelnya sekarang? Memikirkan ini, Feliks segera membuka panel atributnya.
[Nama]: Feliks Jyan
[Level]: Lv. 2 (220/300)
[Prestise]: 1
[Kekuatan]: 30 (Kekuatan Gila\, Level D)
[Fisik]: 38 (Anti-racun+100%\, sementara belum memiliki talenta)
[Energi]: 44 (Indra Penglihatan Super\, Level E; Peningkatan Indra Penciuman\, Level F)
[Talenta Utama]: Ekstraksi Tanpa Akhir (Level SSS)
[Skill]: Mata Kebenaran
[Evaluasi kekuatan kombat]: Bintang 3
[Atribut bebas]: 5
Bagus! Bagus!
Setelah membaca data, Feliks sangat gembira. Evaluasi kekuatan kombatnya telah mencapai bintang 3. Sedangkan kekuatan komprehensif, itu pasti sudah mencapai bintang 5. Bintang 5 itu sudah sebanding dengan kekuatan binatang buas Lv. 3.
Oh, iya, dirinya masih memiliki 5 poin atribut bebas. Bagaimana dirinya menambahkannya?
Setelah berpikir sebentar, Feliks berencana untuk menambahkannya setelah beberapa saat. Lagi pula, dia tidak terburu-buru untuk meningkatkan poin atribut sekarang.
Pada saat ini juga, Feliks melirik ke panel atribut lagi dan tertegun.
Di bawah kolom level, muncul sebuah kategori prestise dan dirinya juga telah memiliki 1 poin prestise.
Dari mana prestise ini berasal?
Dengan berpikir di benak, Feliks beralih ke halaman beranda sistem tertinggi.
Benar! Ada pemberitahuan baru di halaman beranda.
__ADS_1
[Pemberitahuan: Pemula Feliks telah menyelesaikan pembunuhan pertama pada binatang buas mutan Lv. 1, dapatkan hadiah 1 poin prestise.]
[Pengingat: Prestise sangat berharga. Ketika prestise mencapai standar tertentu, kamu akan mendapatkan berkah dari sistem tertinggi.]
[Pengingat: Hanya orang pertama yang membunuh binatang buas mutan Lv. 1 yang bisa mendapatkan prestise. Orang yang kemudian membunuh binatang buas mutan Lv. 1 tidak bisa mendapatkan prestise.]
Membaca sampai di sini, Feliks tiba-tiba mengerti dan matanya juga dipenuhi oleh kegembiraan. Sebelumnya ada terlalu banyak informasi, jadi dia tidak memperhatikan pemberitahuan ini.
“Menarik!”
Feliks tersenyum dan memasuki ruang obrolan yang sudah heboh.
“Wah! Kak Feliks telah membunuh binatang buas mutan Lv. 1 dan mendapatkan 1 poin prestise.”
“Ya! Harusnya dia adalah orang pertama yang memiliki prestise.”
“Sepertinya prestise itu sangat berguna, dikumpulkan sampai jumlah tertentu, bisa mendapatkan berkah dari sistem tertinggi.”
“Ya! Aku sungguh iri dengan Feliks!”
Begitu kalimat ini dikatakan, muncul juga beberapa komentar orang yang terdengar masam.
“Apa binatang buas mutan Lv. 1 itu sangat kuat? Kok aku merasa biasa saja?”
“Aku juga merasa begitu. Ini pasti tidak sebanding dengan binatang buas Lv. 2.”
“Menurutku, siapa pun yang telah mencapai Lv. 2, bawa beberapa orang yg di Lv. 1 pasti juga dapat membunuh binatang buas mutan Lv. 1.”
“Sayang sekali! Sudah ada yang lebih cepat. Jika membunuh binatang buas mutan Lv. 1 lagi, juga tidak akan mendapatkan prestise.”
“Hanya bisa dibilang, Feliks yang pertama bertemu dengan binatang buas mutan Lv. 1 sangat beruntung. Padahal peringkat levelku lebih tinggi dari Feliks, tapi aku tidak mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan binatang buas mutan Lv. 1.”
Yang mengatakan ini adalah orang yang telah mencapai Lv. 2, namanya Johan Rahmadi.
“Kakak yang di atas, begitu pemberitahuan prestise muncul, aku langsung mengecek peringkat level Feliks. Dia berada di peringkat 11, berapa peringkatmu?”
Johan Rahmadi: “Aku peringkat 9!”
“Wah! Ternyata kakak yang berada di peringkat 9, adik kecil siap memujamu!”
“Peringkat kak Johan lebih tinggi dari Feliks. Dia pasti bisa membunuh binatang buas mutan Lv. 1 juga.”
“Itu sudah pasti! Semakin tinggi peringkat, semakin kuat juga kemampuannya! Kak Johan, apa kakak masih butuh anak buah? Aku ingin ikut bersamamu.”
“Kak Johan, aku juga ingin membunuh binatang buas mutan Lv. 1 bersamamu.”
“Kak Johan, tolong bawa aku juga!”
Kini, seluruh ruang obrolan dipenuhi oleh sanjungan kepada Johan Rahmadi. Kedengarannya seperti, asalkan Johan Rahmadi beraksi, binatang buas mutan Lv. 1 pasti akan terbunuh dengan mudah.
Namun, pada saat ini juga, muncul lagi pemberitahuan baru...
[Pemberitahuan: Pemula Lv. 1 Lilis Tania telah dibunuh oleh binatang buas mutan, Babi Hutan Gading!]
[Pemberitahuan: Pemula Lv. 1 Ivan Wellington telah dibunuh oleh binatang buas mutan, Babi Hutan Gading!]
[Pemberitahuan: Pemula Lv. 1 Desmond Sujaya telah dibunuh oleh binatang buas mutan, Babi Hutan Gading!]
[Pemberitahuan: Pemula Lv. 2 Cecil Agatha telah dibunuh oleh binatang buas mutan, Babi Hutan Gading!]
Gila!
Sekali mati langsung ber-4! Semua orang terkejut!
Hanya dalam sekejap, binatang buas mutan Lv. 1 itu telah membunuh 4 orang dan salah satunya ada pemula yang sudah mencapai Lv. 2.
Ya Tuhan!
__ADS_1
Ternyata binatang buas mutan Lv. 1 begitu kuat!
Seluruh ruang obrolan terdiam.