Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
Bab 17 Pertarungan Sengit! Bunuh Mumi!


__ADS_3

Dia berpikir sejenak, lalu memindai mumi dengan mata kebenaran...


[Klan]: Manusia (mati)


[Asal]: Dari dunia tengah


[Level]: Lv. 4


[Evaluasi Kekuatan Tempur]: Bintang 6


[Ciri]: Menyembunyikan energi jahat\, menunggu darah segar untuk terlahir kembali.


[Skill]: ???


[Talenta]: ???


[Pengingat]: Sangat jahat


Gila!


Kekuatan kombat mumi ini berbintang 6!


Yang lebih menakutkan adalah dia telah membangkitkan talenta dan menguasai skill. Berarti, kekuatan komprehensifnya pasti bisa mencapai bintang 7 ke atas, atau bahkan lebih kuat. Apalagi, mumi ini masih dibantu tiga binatang buas mutan.


Sedangkan Feliks, evaluasi kekuatan komprehensifnya hanya mencapai bintang 6.


Jika dibandingkan, situasi ini sangat merugikan baginya. Oh, iya! Pengingat juga menerangkan “sangat jahat”, mungkinkah mumi ini...


Tapi tanpa menunggu Feliks memikirkannya, mumi itu perlahan mengangkat kepalanya...


Feliks ketakutan dan tidak bisa menahan diri untuk mundur selangkah.


Rambut mumi yang panjang dan kuning terjatuh ke samping, lalu menunjukkan matanya yang aneh dan dapat memancarkan cahaya hijau samar, tampaknya sungguh menakutkan.


Dia terus menatapi Feliks, rasanya sangat mengerikan. Pandangannya juga dipenuhi maksud menghina.


Hehe!


Manusia dari dunia biasa dan hanya Lv. 3. Meskipun fisiknya sudah mati dan tidak bisa bergerak, namun dia tetap dapat membunuh manusia di dunia ini dengan mudah.


Ngomong-ngomong, manusia yang menerobos ke dalam wilayahnya sungguh merupakan berkah dari sistem tertinggi baginya! Dia membutuhkan darah manusia, terutama darah manusia yang hidup.


Namun, karena dirinya tidak dapat bergerak, maka dia hanya dapat mengendalikan beberapa binatang buas mutan untuk menyeret masuk beberapa mayat manusia untuknya. Hanya saja, binatang buas ini terlalu bodoh, setiap kali yang diseret selalu orang mati.


Kali ini, bisa-bisanya ada manusia yang menerobos masuk sendiri.


Baguslah!


Begitu membayangkan darah manusia yang hangat, mumi langsung tidak bisa menahan tawa.


Feliks hanya merasa kulit kepalanya mati rasa. Pada saat ini juga, mata mumi itu menjadi terang.


Ngung~!


Gelombang mental yang menakutkan terpancar dari matanya... Feliks tiba-tiba merasa mata mumi itu terus membesar, seperti jurang maut yang menjerat kesadarannya...


Dia tiba-tiba merasa sangat pusing. Kemudian, dia terkejut dan sadar bahwa dirinya tidak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri...


Syuuut! Syuuut! Syuuut!


Pada saat ini juga, babi hutan gading, tikus hitam, kelinci gigi pedang hendak menerkamnya secara bersamaan.


Feliks terkejut.


Kini tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali, dia hanya bisa membiarkan 3 binatang buas mutan itu menyerangnya. Kondisi ini sangat kritis.


Hii! Hii!

__ADS_1


Tawa mumi bergema di dalam lembah. Dalam sekejap mata, tikus hitam yang paling cepat tiba di depan Feliks dan menggigit dadanya...


Ahhh!


Feliks memekik di dalam hati!


Klik!


Terdengar suara renyah di kedalaman jiwa! Dia berhasil melepaskan diri dari kontrol mental mumi dengan begitu saja dan matanya pun dapat melihat dengan jelas. Pada saat yang sama, dia segera menyampingkan diri untuk menghindari gigitan tikus hitam dengan menegangkan. Lalu, dia melambaikan pedang yang di tangannya.


Jleb!


Suara tusukan yang ringan!


Ujung pedang yang tajam telah melukai tubuh tikus hitam mutan.


“Eh!”


Mumi terkejut. Manusia dari dunia biasa ini bisa melepaskan diri dari kendali mentalnya.


Bagaimana mungkin?!


Umumnya, manusia Lv. 3 di dunia biasa memiliki indeks energi sekitar 30 poin, dan harusnya tidak mungkin bisa melepaskan diri dari kontrol mentalnya.


Srash! Srash!


Saat ini, kelinci gigi pedang dan babi hutan gading juga hendak menyerbu ke arahnya dengan ganas. Feliks hendak menahannya. Namun, pupil mumi itu menyusut dan melancarkan ATK mental yang lebih kuat – Panah Mental.


Syuuu!


Panah mental yang tak berwujud menembus otak Feliks dalam sekejap. Feliks merasa kepalanya sangat sakit, kemudian kehilangan kesadarannya dan tidak dapat melawan ATK kedua binatang buas itu lagi.


Brak! Brak!


Dua suara tabrakan keras!


Babi hutan gading dan kelinci gigi pedang menabrak dengan kuat hingga dirinya terpental jauh... Feliks terjatuh ke tanah dengan keras. Lalu, dirinya sadar dalam sekejap, dadanya terasa sakit sejenak.


“Eh!”


Mumi itu terkejut lagi. Dia tidak menyangka kemampuan DEF Feliks bisa sekuat itu.


Manusia Lv. 3 di dunia umumnya memiliki indeks fisik sekitar 30 poin. Setelah terkena tabrakan dua binatang buas mutan, harusnya mereka akan terluka parah.


Manusia di dunia ini kuat sekali!


Setelah terkejut, mata mumi berbinar-binar dengan penuh semangat. Dia mau merebut tubuh manusia ini...


Pada saat mumi ini banyak berpikir, Feliks bangkit lagi dan membuka panel atribut pribadinya dengan cepat.


Setelah ronde pertarungan ini, dia sudah tahu jelas. Lawannya ini sangat hebat melakukan ATK mental. Jadi, dirinya harus meningkatkan atribut energi untuk meningkatkan DEF dirinya menahan ATK mental.


[Penambahan atribut selesai! Indeks energimu bertambah 10 poin!]


Hanya dalam beberapa detik, Feliks telah selesai menambahkan poin. Dia langsung merasakan ada energi yang menyegarkan sedang mengalir ke otaknya. Dalam sekejap, otak dan penglihatannya menjadi jernih, kekuatan mentalnya pun meroket.


Ini membuat Feliks lebih percaya diri!


Saat ini, mumi itu menyeringai lagi. Tiga binatang buas mutan menerima perintah dan bergegas maju lagi. Feliks pun segera mengangkat pedangnya untuk bertarung. Lalu, pada saat yang sama, mata mumi itu berkedip hijau.


Syuuut!


Panah mental dilancarkan lagi! Tiada wujud tiada warna. Panah itu langsung menembus alis Feliks.


Feliks tiba-tiba merasa kepalanya sangat sakit dan pusing. Namun, dalam waktu kurang dari setengah detik, matanya menjadi jernih kembali, kesadarannya juga pulih.


“Bagaimana mungkin!”

__ADS_1


Mumi yang sama sekali tidak bisa berekspresi pun tampak terkejut. Sepertinya mental manusia yang di depan matanya telah menjadi lebih kuat.


Masa ATK mentalnya hanya bisa membuatnya linglung selama setengah detik.


Lalu, pada saat ini juga, tiga binatang buas mutan menyerang ke arah Feliks.


Srash! Srash! Srash!


Feliks terus menghindari serangannya dan melambaikan pedangnya.


Syuuut! Syuuut! Syuuut!


Tapi saat ini juga, mumi itu terus meluncurkan ATK mental untuk mengganggu ATK Feliks terus menerus.


Cresss!


Cresss!


Akhirnya, Feliks hanya meninggalkan dua luka darah yang dangkal pada kelinci gigi pedang dan tikus hitam. Kalau bukan diganggu oleh mumi, dia pasti bisa langsung membunuh kedua binatang buas itu.


Sayangnya, setiap pada saat penting, dia selalu diganggu oleh mumi. Terakhir, Feliks bahkan ditabrak oleh babi hutan gading.


“Sialan!”


Feliks bangkit dengan marah dan bergegas ke arah mumi. Hanya dengan membunuh monster ini, dia baru bisa berhasil membunuh tiga binatang buas mutan.


Mumi ketakutan!


Manusia ini memiliki talenta bertarung yang sangat tinggi, bahkan saat terganggu pun, dia bisa menunjukkan kemampuan bertarung yang sangat kuat.


Dalam sekejap mata, Feliks bergegas mendekatinya. Tiga binatang buas mutan juga segera menyusul dan mengepung Feliks lagi.


Mumi pun terus melancarkan ATK mental. Dia tidak boleh membiarkan Feliks mendekatinya. Karena tubuhnya sudah mati, hanya sebagian dari jiwanya yang tersisa, dan tidak bisa bergerak. Begitu Feliks mendekatinya, dia pasti akan mati.


Bam! Bam! Bam!


Hanya dalam beberapa saat, kedua belah pihak telah bertarung puluhan ronde. Kondisi Feliks kurang menguntungkan karena mumi bekerja sama dengan 3 binatang buas.


Selama pertarungan, dia tertabrak hingga terjatuh beberapa kali. Sedangkan 3 binatang buas itu, Feliks juga telah meninggalkan puluhan bekas luka di tubuh mereka.


Mumi itu sambil menyerang sambil berpikir, jika ini diteruskan, dia pasti akan menang. Namun, pada saat ini juga, kaki tikus hitam mutan yang sedang menyerang tiba-tiba melemas, hanya berjalan beberapa langkah saja sudah terhuyung-huyung dan tidak stabil.


Segera setelah itu, kelinci gigi pedang dan babi hutan gading juga mulai terhuyung-huyung...


Mumi itu tercengang!


Apa yang terjadi?


“Haha! Akhirnya bereaksi!”


Feliks sangat gembira. Racun ular yang dioleskan ke ujung pedangnya akhirnya bereaksi. Lalu, Feliks segera bergegas ke arah mumi...


Mumi ketakutan. Dia buru-buru mengendalikan tiga binatang buas mutan untuk melawannya sambil melancarkan ATK mental pada Feliks.


Karena efek racun, gerakan ketiga binatang buas menjadi sangat lamban.


Setelah menerima ATK mental, Feliks hanya tertegun sebentar, lalu segera menerobos pertahanan 3 binatang buas dan tiba di depan mumi...


Srash!


Cahaya pedang melintas!


Pedangnya melambai ke atas dan turun!


“AH!”


Mumi berteriak!

__ADS_1


Krak!


Suara yang renyah! Feliks membelah mumi itu menjadi dua.


__ADS_2