Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
149


__ADS_3

Membaca sampai sini, Feliks pun tertawa. Dia sudah pernah melaksanakan misi Calon Kepala Desa dan tahu betapa sulitnya misi itu, jadi dia juga tidak merasa Turgenev bisa berhasil.


Setelah itu, Feliks pun keluar dari ruang obrolan. Dia tidak ingin mengurus hal-hal kecil begini, jadi dia langsung mengaktifkan "Kembali Dengan Sekali Klik" dan menghilang di pondok. Detik berikutnya, dia pun muncul di tepi danau magma di Gunung Api Neraka.


Saat ini, langit sudah gelap. Malam hari di Gunung Api Neraka terasa sangat kering dan panas, dicampuri bau belerang yang kuat di udara.


Di dalam danau magma, api terus menyembur keluar dari waktu ke waktu dan terlihat seperti darah yang berwarna merah di malam hari. Setelah melihat sekeliling, Feliks berjalan di sepanjang tepi danau magma mengarah ke Lembah Api.


Setengah jam kemudian, dia akhirnya tiba. Lembah api sangat besar dan hampir memiliki luas dengan radius puluhan mil. Di lembah masih ada 3 sungai magma yang terus mengalir keluar lembah. Ada juga tumpukan batu bulat yang masing-masing berukuran sangat besar, padat, dan jumlahnya hampir puluhan ribu di mulut lembah. Begitu Feliks melangkah masuk, seluruh lembah pun bergetar.


Glug~! Glug~! Glug~!


Ketiga sungai magma terus mengeluarkan gelembung panas. Segera setelah itu, bola api putih pun muncul satu demi satu, melayang di udara, dan hampir ada puluhan ribu jumlahnya.


Bom~! Bom~! Bom~!


Kemudian, bola api putih meledak dengan aura yang sangat kuat dan berubah menjadi Elf Api. Jumlahnya ada puluhan ribu ekor dan diantaranya ada juga dua Raja Elf Magma.


Gila~!


Pasukan besar Elf Api!


Puluhan ribu Elf Api yang dipimpin dua Raja Elf Magma! Auranya sangat mengerikan dan menakutkan. Namun, Feliks malah menunjukkan ekspresi sangat senang.


Elf Api yang sebanyak ini sama dengan sejumlah besar VIT. Kali ini, aku pasti harus naik ke Lv. 15.


Sret~! Sret~! Sret~!


Pada saat yang sama, tumpukan batu di depannya bergerak. Puluhan ribu batu bulat itu berguling beberapa menjadi satu, lalu membentuk sosok batu satu per satu, dan berdiri perlahan.


Jgeer~! Jgeer~! Jgeer~!


Sosok batu itu tingginya tiga kaki. Ketika mereka berdiri, persendian mereka segera menyalakan api bersama kedua matanya. Auranya benar-benar sangat mencengangkan.


Feliks segera melirik.


Elf: Raksasa Batu Api


Level: Lv. 17


Evaluasi Kekuatan Kombat: Bintang 34


Ciri: Pelindung domain dan ahli DEF.

__ADS_1


Talenta: ???


Skill: ???


Tingkat ledakan: 17


Eh! Elf Lv. 17, ya! Lebih tinggi satu level dari Elf Api!


Srash~! Srash~! Srash~!


Pada saat ini juga, seluruh Raksasa Batu Api berdiri dan tampaknya ada lebih dari 3000 ekor, diantaranya ada satu yang tingginya mencapai 10 kaki yang hampir sama dengan gedung berlantai 7. Auranya benar-benar sangat menakjubkan!


Feliks segera memindainya.


Elf: Raja Batu Api (Kelas Raja)


Level: Lv. 17


Evaluasi Kekuatan Kombat: Bintang 62


Ciri: Pelindung domain, ahli DEF, dan summon.


Talenta: ???


Skill: ???


Status: Terkontrol.


Eh~! Elf Lv. 17 kelas raja sudah muncul juga. Kalau dihitung-hitung, Raja Api Neraka kemungkinan adalah monster Lv. 18 yang lebih tinggi satu level dari iblis jahat.


Oh, iya! Kini aku masih ditatapi oleh 10 ribuan elf, rasanya tertekan sekali!


Feliks menarik napas panjang di bawah sadar dan memegang erat ganggang pisaunya. Jelas sekali, setelah berulang kali Desa Asal Garuda mendapatkan hadiah sumber daya berlipat ganda, jumlah monster yang harus dihadapi pun ikut berlipat ganda sehingga tingkat kesulitan misinya semakin meningkat! Jika misi ini dikerjakan orang lain, sudah pasti tiada satu pun yang bisa dia lewati.


Pada saat ini juga, Raja Batu Api dan Raja Elf Magma sedang menilai Feliks dengan angkuh.


Hanya manusia yang baru mencapai Lv. 14 saja bisa menerobos segel dari Raja Api Neraka. Ini benar-benar menakjubkan! Dia 'kan hanya manusia yang baru di Lv. 14! Sehebat itukah? Bagaimanapun, kami bertiga harus membunuhnya di sini.


Graaa~! Graaa~! Graaa~!


Ketiga raja meraung secara bersamaan dan mengeluarkan perintah untuk menyerang.


Jgeer~! Jgeer~ Jgeer~!

__ADS_1


3000-an Raksasa Batu Api yang berdiri tegak di tanah segera bergegas ke Feliks. Gunung pun bergetar dalam seketika dan mengeluarkan suara gemuruh yang mencengangkan.


Wush~! Wush~! Wush~!


Pada saat yang sama, puluhan ribu Elf Api yang melayang di udara juga bergegas ke arah Feliks. Setiap tempat yang dilewati pasukan besar Elf Api pun segera tenggelam dalam lautan api yang panas.


Kini, Feliks sedang dikepung oleh dua pasukan besar, baik dari tanah maupun udara, dan sama sekali tiada jalan keluar!


Feliks pun segera mengayunkan tangannya untuk mengaktifkan Badai Es.


Tiba-tiba, langit serta bumi berubah warna.


Srash~! Srash~ Srash~!


Detik berikutnya, awan gelap menutupi langit, angin menderu-deru. Panah es dan bilah salju yang tak terhitung jumlahnya turun dari langit dan menembak ke arah Elf Api dan Raksasa Batu Api.


Syut~! Syut~! Syut~!


Wush~! Wush~! Wush~!


Panah es dan bilah salju yang tak terhitung jumlahnya menghantam Elf Api satu demi satu.


Bom~! Bom~! Bom~!


Satu demi satu dari mereka pun meledak di tempat menjadi percikan api dan menghilang di udara...


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan +910 poin VIT.


Berhasil membunuh Elf Api Magma Lv. 16. Dapatkan 'Kartu Elf'.


...


Haha!! Panen besar dimulai!


Feliks sangat senang. Dia bisa merasakan VIT dalam dirinya terus meningkat. Namun, pada detik berikutnya, dia malah tercengang.


Dia melihat panah es dan bilah saljunya menghantam para Raksasa Batu Api dan berubah menjadi debu kristal es satu demi satu. Hanya bekas luka panah dan sayatan bilah yang tersisa di tubuh mereka. Serangan ini sama sekali tidak bisa mengakibatkan DMG fatal bagi mereka. Mereka masih terus bergegas ke arah Feliks sambil menghindari serangan panah es dan bilah salju.


Gila~!

__ADS_1


DEF Batu Raksasa Api ini kuat sekali! Bahkan badai es pun tidak bisa melukai mereka!


__ADS_2