Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS

Pembunuhan Global: Bangkitkan Talenta Level SSS
147


__ADS_3

Feliks Jyan: "Semuanya, aku akan menyelesaikan masalah jumlah penduduk. Syarat lain untuk upgrade level juga tidak mudah."


Orang-orang segera melihat syarat lain untuk upgrade desa setelah diingatkan Feliks.


"Ya! syarat lain untuk upgrade desa juga sangat sulit, loh!"


"Ini semua masih bisa didiskusikan! Desa kita baru saja naik ke Lv. 1 sehingga kekuatan semuanya ikut meningkat. Kecepatan naik level juga telah mengalami kenaikan drastis, harusnya tidak sulit untuk membiarkan 30 orang lagi untuk mencapai Lv. 10!"


"Benar! 400 pondok Lv. 1 juga tidak termasuk sulit! Yang paling sulit itu 100 pondok Lv. 2, soalnya itu butuh batu es! Dimana kita bisa menemukan batu es?"


"Oh, iya! Kita harus cari batu es ke mana, ya?"


Semua orang kebingungan.


Pada saat ini juga, sistem tertinggi mengirimkan notifikasi lagi.


Pengingat: Kepala Desa, Feliks Jyan, telah mengkontribusikan 100 buah batu es dan mendapatkan 2.000 poin kontribusi.


Ngung~!


Seluruh Desa Asal Garuda kembali hidup.


"Gila~! Batu es!"


"Haha! Sudah dapat! Aku mendapatkannya!"


"Semuanya, satu orang satu! Jangan rebut lebih banyak!"


"Gila! Kalian benar-benar cepat sekali! 100 buah batu es, loh! Sebentar saja sudah habis ditukar oleh kalian!"

__ADS_1


"Hu~! Hu~! Aku juga tidak mendapatkannya!"


"Haha! Dengan adanya batu es, membangun 100 pondok Lv. 2 sudah bukan masalah besar lagi."


Kini Feliks muncul lagi.


Feliks Jyan: "Semuanya, kita harus berhasil mengupgrade desa ke Lv. 2 dalam 2 hari ini. Jika tidak, semuanya akan sia-sia!"


Feliks Jyan: "Hanya saja, tingkat kesulitan upgrade desa kali ini telah berlipat ganda. Takutnya tidak akan bisa berhasil jika kecepatannya masih selambat sebelumnya. Jadi, aku akan membagi tugas untuk kalian sehingga kekuatan seluruh desa bisa disatukan dan menjadi lebih cepat."


"Kakak, atur saja! Kami akan mengikuti arahanmu!"


"Benar! Semuanya wajib mengikuti arahan kakak! Yang menolak, langsung keluarkan dari desa!"


"Orang yang menolak perintah Kepala Desa, tidak pantas menjadi penduduk desa ini!"


Pengingat Desa Asal Garuda: Kepala Desa, Feliks Jyan, telah membuka sistem pelacakan penduduk sehingga kepala desa dapat memeriksa keberadaan setiap penduduk desa kapan saja.


Ternyata setelah desa diupgrade ke Lv. 1, kepala desa memiliki dua hak kontrol tambahan.


Setelah mendengar kedua notifikasi, seluruh penduduk desa merasa sedikit janggal.


Gila~!


Kak Feliks bisa memeriksa keberadaan kita kapan saja! Kalau begitu, siapa lagi yang berani menolak perintah dari Kak Feliks? Bahkan pura-pura menerima perintah dan tidak melaksanakannya pun akan ketahuan begitu Kak Feliks memeriksa keberadaan kita.


Hmm~!


Kelihatannya, kita harus lebih menghormati Kak Feliks lagi di masa depan.

__ADS_1


Tanpa disadari, seluruh penduduk menjadi lebih segan terhadap Feliks. Kekuasaan Kepala Desa juga terungkap dengan jelas.


Lalu, Feliks pun segera membagi tugas tanpa basa-basi.


Feliks Jyan: "Untuk membangun pondok Lv. 1 dan Lv. 2 membutuhkan sejumlah besar material kayu dan batu. Ini juga merupakan material yang paling langka di desa saat ini, jadi butuh lebih banyak orang untuk mencarinya."


Feliks Jyan: "Mulai sekarang, penduduk yang berada di peringkat 40 ke bawah ditugaskan untuk memotong kayu dan mengumpulkan batu."


Feliks Jyan: "Selain itu, untuk meningkatkan pondok ke Lv. 2 masih memerlukan sejumlah kecil bijih besi. Deon, Adam, Sani dan lainnya yang berada di peringkat 10 besar, pergilah ke Gunung Semut yang berada di bagian barat Padang Rumput Lolo. Ada bijih besi yang membentang ratusan mil di sana."


Feliks Jyan: "Dengan kemampuan kalian bersembilan, menerobos padang rumput lolo harusnya bukan masalah besar. Misi menambang bijih besi kuserahkan kepada kalian bersembilan."


Feliks Jyan: "Monica Lawrence dan 30 puluh orang lainnya, kalian yang berada di peringkat 11- 40 memiliki misi utama yaitu capai Lv. 10 dalam waktu sesingkat mungkin. Selain itu, bisnis batu VIT di ruang obrolan regional akan dilanjutkan oleh kalian. Penduduk lain dilarang bercampur tangan."


Feliks Jyan: "Sedangkan misiku adalah, membuka peta dan memastikan jumlah penduduk desa bisa mencapai lebih dari 1.000 orang."


Feliks Jyan: "Oke! Waktu terbatas, semuanya, marilah berusaha mengupgrade desa kita dalam waktu 2 hari!"


Begitu selesai membagi tugas, semuanya pun mulai beraksi. Tiada seorang pun yang berada Desa Asal Garuda menolak perintah, bahkan Deon Daniela juga bersedia menerima perintah dari Feliks. Lagi pula, pembagian tugasnya sangatlah masuk akal sehingga dapat memaksimalkan kerja tim.


Pada saat itu juga, semua orang beraksi. Desa Asal Garuda menjadi semakin aktif dan bersemangat.


Saat bekerja sendirian mungkin akan sangat malas, tapi begitu kerja sama dengan orang lain, pasti akan berjuang sepenuh tenaga agar tidak merepotkan teman satu tim. Apalagi, semuanya tahu jelas waktu mereka sudah tidak banyak. Mereka harus berusaha sekuat tenaga!


Jika dalam dua hari ini tidak bisa upgrade desa ke Lv. 2, mereka pun tidak ada harapan lagi untuk mencapai Lv. 3.


Begitu dipikir-pikir, semua orang menjadi semakin tertekan. Lalu, seluruh penduduk desa pun memfokuskan diri ke misi terpenting, yaitu upgrade desa.


Setelah menyelesaikan semuanya, Feliks keluar dari ruang obrolan.

__ADS_1


Kini di dalam pondok.


Feliks menghela napas lega dan bergumam akhirnya selesai mengatur segalanya. Aku juga sudah harus membereskan tugasku.


__ADS_2