
Seluruh ruang obrolan terdiam. Tidak ada yang berbicara untuk waktu yang lama.
Saat ini, semua orang tahu binatang buas mutan Lv. 1 itu terlalu kuat. Pemula Lv. 2 benar-benar tidak sebanding dengannya!
“Salah, loh! Barusan aku pergi memeriksa, kak Feliks sudah berada di peringkat ke-5!”
“Eh! Sungguh!”
Beberapa saat kemudian, ada lagi yang berbicara di ruang obrolan.
Melihat berita ini, semua orang beralih ke halaman daftar peringkat. Feliks sendiri pun berpikir di dalam benak dan beralih ke halaman daftar peringkat...
Juara 1: Deon Daniela, Lv. 3
Juara 2: Sani Louis, Lv. 2
Juara 3: Yoga Setiawan, Lv. 2
Peringkat Ke-4: Santo Antonio, Lv. 2
Peringkat Ke-5: Feliks Jyan, Lv. 2
Peringkat Ke-6: Fairuz Gauhar, Lv. 2
Peringkat Ke-7: Adam Caleb, Lv. 2
...
Peringkat Ke-10: Johan Rahmadi, Lv. 2...
Eh!
Dirinya benar-benar berada di peringkat ke-5 dan Johan Rahmadi itu pun jatuh ke peringkat ke-10.
Feliks bergumam di dalam hati.
Aneh!
Kenapa tadi ada yang mengatakan dirinya berada di peringkat ke-11?
Ah, benar! Orang-orang itu hanya memeriksa peringkatnya setelah menerima pemberitahuan. Namun, kemudian dia ‘kan masih membunuh 5 ekor serigala liar abu-abu lagi. Oleh karena itu, peringkatnya pun naik banyak. Karena hanya berbeda beberapa menit, jadi tidak ada yang menyadarinya.
Setelah memikirkannya, Feliks akhirnya mengerti. Lalu, dia memasuki halaman ruang obrolan lagi dan di dalamnya sudah penuh dengan kekaguman orang.
“Ya Tuhan! Kak Feliks benar-benar sudah berada di peringkat ke-5.”
__ADS_1
“Cepat sekali! 5 menit yang lalu, aku masih melihatnya berada di peringkat ke-11, dalam sekejap saja dia sudah berada di peringkat ke-5!”
“Ya! Kak Feliks benar-benar hebat!”
Pada saat ini, avatar Adam Caleb bergerak. Dia pun mulai berkata.
Adam Caleb: “Jadi, pada akhirnya peringkat Feliks masih lebih tinggi daripada Johan Rahmadi, ya! Oh, iya, binatang buas yang bisa memberikan prestise untuk pembunuh pertamanya, bagaimana mungkin lemah?”
Adam Caleb: “Sebelumnya masih ada yang berani bilang binatang buas mutan Lv. 1 itu tidak seberapa kuat. Konyol sekali!”
Sindiran ini jelas-jelas tertuju pada Johan Rahmadi.
Suasana area komentar pun menjadi tegang. Bagaimanapun, Johan Rahmadi ini juga pemula Lv. 2, salah satu dari 10 besar. Jadi, tidak ada yang berani sembarang berbicara. Menyinggung orang yang lebih kuat di dunia pembunuhan yang tidak ada yurisdiksi ini sangatlah tidak bijaksana.
Namun, Adam Caleb berada di peringkat ke-7, lebih tinggi dari Johan Rahmadi. Dia sama sekali tidak takut dengan Johan Rahmadi.
Tentu saja Johan Rahmadi telah melihat omongannya, tapi dia tidak menjawabnya. Dia hanya pergi diam-diam. Sekarang, bagaimana dia masih tidak tahu malu dan berada di dalam ruang obrolan.
Suasanya ruang obrolan menjadi canggung, tidak ada yang berbicara untuk sesaat. Lalu, pada saat semuanya masih berada dalam suasana canggung, ada lagi yang berbicara.
“Semuanya, Bos Johan-ku telah mati. 3 teman timku juga telah mati, kini sisa aku sendiri yang lolos... Huuhuu!”
“Eh! Yang di atas, kamu orang tim Johan Rahmadi?”
“Ya! Tim kami hampir gugur sepenuhnya. Kalau bukan karena aku memiliki talenta SPD, takutnya aku sudah mati juga. Huuhuu!”
“Yang di atas, kamu sama sekali tidak tahu sengeri apa babi hutan gading itu. Kekuatannya lebih mengerikan daripada binatang buas Lv. 2!”
“Ya Tuhan! Lebih kuat dari binatang buas Lv. 2!”
“Hmmm! Ini terlalu mengerikan!”
Semua orang tercengang.
Orang yang selamat berkata lagi: “Semuanya, kini aku sendirian. Lenganku terluka juga, rasanya panik sekali! Apa ada tim yang masih perlu orang? Bawalah aku! Huuhuu!”
“Di mana kamu? Apa babi hutang gading ada di sekitarmu?”
“Aku berada di 40 mil dari selatan Desa Pemula. Babi Hutan Gading itu tidak jauh dariku. Namun, dia tidak mengejar ke sini. Kakak, apa kamu mau datang menjemputku?”
“Bukan! Aku hanya mau tahu posisi Babi Hutan Gading itu untuk menghindarinya sebisa mungkin!”
“...”
Mata Feliks berbinar.
__ADS_1
Dari obrolan ini, orang yang selamat telah mengungkapkan lokasi babi hutan gading.
Kelihatannya, ini kesempatannya! Babi hutan gading itu binatang buas mutan Lv. 1. Dia akan mendapatkan VIT dan mengekstrak atribut lagi dengan membunuhnya. Apalagi, VIT yang diberikan binatang buas mutan lebih tinggi 2-3 kali lipat daripada binatang buas biasa.
Yang lebih penting lagi, babi hutan gading itu telah membunuh 4 orang. Asalkan Feliks menemukan babi hutan gading itu, maka dia akan dapat menemukan 4 mayat. Dengan begitu, dia bisa mengekstrak beberapa talenta baru lagi.
Berpikir hingga di sini, Feliks menjadi sangat bersemangat dan segera berangkat ke arah di mana babi hutan gading berada.
Pada saat yang sama, di perbatasan dataran pemula, di tepi pantai sungai. Tempat ini baru saja terjadi pertarungan sengit. Seekor katak raksasa yang tampak jelek dibacok sampai mati, darah dan getah hijaunya mengalir ke seluruh tanah. Bau darah yang kuat melayang di udara. Katak raksasa ini adalah binatang buas Lv. 2.
Saat ini, ada 3 orang yang berdiri di samping mayat katak raksasa dengan ekspresi bangga. Salah satunya adalah Deon Daniela, satu-satunya orang yang membangkitkan talenta Level C dan juga orang pertama dari Desa Pemula yang mencapai Lv. 3.
Di sebelah kiri Deon berdiri seorang pria yang berbadan kekar. Namanya Yoga Setiawan, seorang petinju profesional di bumi. Setelah datang ke dunia pembunuhan ini, dia berhasil membangkitkan talenta Level D – Kekuatan Gila.
Di sebelah kanan Deon terdapat seorang pria gendut yang beratnya hampir 150 kg, tangan kirinya juga membawa sebuah perisai besar yang sama tingginya dengan orang. Namanya Sani Louis, seorang pegulat sumo profesional di bumi. Setelah datang ke dunia pembunuhan ini, dia berhasil membangkitkan talenta Level D – Fisik Gila.
Tiga orang ini adalah elite di Desa Pemula.
Mereka adalah kombinasi terkuat dari semua tim dan juga merupakan tim yang berkembang paling cepat. Kini, Deon Daniela telah menempati juara 1 di peringkat level. Sani Louis juara 2 dan Yoga Setiawan juara 3.
“VIT yang bisa diberikan binatang buas Lv. 2 jauh lebih tinggi daripada binatang buas Lv. 1!”
Pada saat ini, Deon sedang melihat mayat katak raksasa yang di samping kakinya dengan tersenyum puas.
Yoga berangguk: “Ya! Aku baru saja mendapat 14 poin VIT. Sekarang sudah Lv. 2 (276/300). Selama bisa membunuh 2 binatang buas lagi, aku akan bisa naik ke Lv. 3. Oh, iya! Sani, bagaimana dengan progresmu?”
“Aku Lv. 2 (291/300)!”
“Sani, kamu hanya perlu membunuh satu binatang buas lagi, akan dapat mencapai Lv. 3. Hadiah kenaikan level pemula, peti harta karun perak juara 2, pasti akan menjadi milikmu!”
Sani tersenyum dan berkata: “Itu juga belum tentu. Di atas langit masih ada langit.”
Sambil berbicara, dia membuka daftar peringkat. Begitu melihatnya, dia tercengang.
“10 menit yang lalu, Feliks masih berada di peringkat ke-11. Hanya dalam sekejap, dia sudah mencapai peringkat ke-5!”
“Apa?!”
Deon dan Yoga sama-sama terkejut dan segera mengecek daftar peringkat. Setelah itu, mereka pun tertegun.
“Feliks meningkatnya cepat sekali!”
“Jangan basa basi lagi! Bunuh binatang buas! Bunuh binatang buas! Kita harus segera naik level dengan membunuh binatang buas! Jangan sampai terkejar olehnya!”
Kali ini, mereka bertiga merasakan tekanan dan pergi tergesa-gesa.
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain, Feliks sedang bergegas ke arah keberadaan babi hutan gading yang diberitahu di dalam ruang obrolan. Di bawah bantuan talenta SPD, perjalanannya ditempuh dengan sangat cepat.
Setengah jam kemudian, dia akhirnya tiba di dekat keberadaan babi hutan gading. Indra penciumannya yang kuat juga mencium bau samar darah di udara.