Pemuas Ranjang Sang Mafia

Pemuas Ranjang Sang Mafia
Aku kenapa Dad?


__ADS_3

Daddy David menggendong istrinya ala bridal style menuju ke arah UGD dan sampai di UGD Daddy David melihat Daka sedang duduk di kursi sambil menatap ke arah pintu.


"Daka," panggil Daddy David.


"Daddy, Mommy kenapa?" tanya Daka dengan wajah kuatir sambil berdiri mendekati Daddy David.


"Daddy tidak tahu, tadi Mommy tiba-tiba pingsan waktu Daddy dan Mommy mengobrol di lobby rumah sakit,'' ucap Daddy David sambil meletakkan perlahan tubuh istrinya di brangkar.


Ketika sedang mengobrol dua perawat datang sambil mendorong brangkar dan berhenti di depan Daddy David.


"Bagaimana keadaan Venisa?" tanya Daddy David.


"Venisa nyaris keguguran Dad, sekarang lagi ditangani oleh dokter," ucap Daka.


"Itu semua salah dokter itu, Daddy akan memberikan pelajaran untuk dokter pribadimu," ucap Daddy David sambil menahan amarahnya.


"Maksud Daddy?" tanya Daka tidak mengerti.


"Dokter pribadimu sangat menyukaimu karena itu dengan sengaja tidak memberikan obat agar istri dan anak dalam kandungan mu ...." ucap Daddy David menggantungkan kalimatnya.


"Apa??Daka akan memberikan pelajaran untuk dokter itu," ucap Daka sambil berdiri dan menahan amarahnya.


"Daka, pesan daddy kalau istrimu sedang hamil tahan ha srat mu, memang terasa sangat berat tapi demi anak kalian, kamu harus bisa menahannya," ucap Daddy David.


"Memang kenapa Dad?" tanya Daka.


" Daddy rasa karena tadi pagi kalian melakukan itu makanya Venisa hampir keguguran." jawab Daddy David.


"Kok Daddy tahu?" tanya Daka penasaran.


"Ya tahulah," jawab Daddy David.

__ADS_1


"Tahu darimana Dad?" tanya Daka.


"Tahulah, suara kalian membuat Daddy ingin melakukanya bersama Mommy mu tapi Mommy tidak mau," ucap Daddy David dengan wajah kesal terhadap putra sulungnya.


"Kok Daddy bisa tahu kalau kami melakukan hubungan suami istri?" tanya Daka penasaran dengan wajah memerah menahan malu.


"Ya tahulah, Mommy yang meretas cctv kamar kalian," ucap Daddy David.


"Daddy dan Mommy melihat kami ..." ucap Daka menggantungkan kalimatnya.


Peletak


"Aish Daddy, kenapa men jitak kepala Daka?" tanya Daka dengan nada kesal.


"Habisan kamu kalau bicara sembarangan, tidak mungkinlah Daddy melihat tubuh polos kalian orang Mommy sembunyikan agar Daddy dan Mommy tidak melihat." ucap Daddy David.


"Lalu kenapa men jitak Daka?" tanya Daka dengan nada masih protes.


Sebenarnya Daddy mau jitak kamu dua kali tapi Daddy tidak mau," jawab Daddy David.


"Tidak mau apa Dad?" tanya Daka penasaran.


"Daddy tidak mau kamu jadi anak bod*h," jawab Daddy David.


Ketika Daka ingin bicara tiba-tiba ponsel milik Daddy David berdering membuat Daddy David mengambil ponselnya dari saku kemejanya.


"Dave," ucap Daddy David sambil menggeser tombol berwarna hijau.


("Ada apa Dave?" tanya Daddy David tanpa basa-basi).


("Daddy, kok mansion sepi?" tanya Dave).

__ADS_1


("Daddy dan Mommy berada di rumah sakit, Kamu ada di mansion?" tanya Daddy David).


("Siapa yang sakit Dad? Iya Dad, baru saja pulang dari negara S," jawab Dave).


("Tadi Daddy dan Mommy berencana mau menengok keadaan kakak ipar mu Venisa tapi sampai di rumah sakit Mommy pingsan," jawab Daddy David menjelaskan ke putra bungsunya).


("Kakak ipar sakit apa Dad? Terus Mommy kenapa pingsan?" tanya Dave).


("Kalau Venisa nyaris keguguran sedangkan mommy kalian Daddy tidak tahu karena Daddy dan Daka masih nunggu di ruang UGD," jawab Daddy David).


("Baik Dad, kalau begitu Dave akan pergi ke rumah sakit," ucap Dave.


("Ok, hati-hati di jalan," jawab Daddy David).


("Terima kasih Dad," jawab Dave).


("Bye," ucap Daddy David).


("Bye Dad," jawab Dave).


Tut Tut Tut Tut


Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian Daddy David menyimpan kembali ponselnya di saku kemejanya.


"Daddy melihatmu sepertinya Daddy baru sadar kalau kamu..." ucap Daddy David menggantungkan kalimatnya.


"Aku kenapa Dad?" tanya Daka penasaran.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya ku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2