Pemuas Ranjang Sang Mafia

Pemuas Ranjang Sang Mafia
Davina, Davin dan Davena


__ADS_3

"Kalau Daddy tidak percaya sama Mommy, lakukan apa yang ingin Daddy lakukan dan Mommy tidak akan melawannya," sambung Mommy Karen sambil berusaha bangun kemudian merentangkan ke dua tangannya.


Grep


"Maafkan Daddy, Daddy mohon sama Mommy jangan jadikan hal itu sebagai bahan untuk candaan karena Daddy tidak suka," ucap Daddy David sambil memeluk istrinya.


"Maafkan Mommy kalau itu membuat Daddy marah sama Mommy," ucap Mommy Karen sambil mengusap punggung suaminya dengan lembut.


"Maafkan Daddy juga karena tidak bisa menahan amarah Daddy," ucap Daddy David sambil mendorong perlahan tubuh istrinya.


"Tidak apa-apa Dad," jawab Mommy Karen sambil tersenyum.


Daddy David membalas senyuman istrinya sambil mengusap rambut istrinya dengan lembut.


"Oh ya Dad, apakah Daddy sudah ada nama untuk ke tiga anak kembar kita?" tanya Mommy Karen mengalihkan pembicaraan.


"Sudah, Daddy akan menamakan anak ke empat kita Davina, anak ke lima kita Davin dan yang ke enam Davena," jawab Daddy David.


"Daddy tidak adil," ucap Mommy Karen dengan wajah cemberut.


"Tidak adil? Maksud Mommy apa?" tanya Daddy David dengan wajah bingung.


"Masa anak ke enam anak kita awalan hurufnya D tidak ada satupun huruf K,'' ucap Mommy Karen dengan wajah cemberut.


Cup

__ADS_1


Daddy David tersenyum melihat wajah cemberut istrinya kemudian mengecup bibirnya secara singkat.


"Ya sudah, ke tiga anak kembar kita sekarang awalannya K," ucap Daddy David mengalah sambil mengusap rambut istrinya dengan lembut.


"Tidak usah Dad, ke enam anak kita awalannya huruf nya D," ucap Mommy Karen.


"Yakin?" tanya Daddy David.


"Yakin Dad," jawab Mommy sambil tersenyum.


"Kenapa berubah pikiran?" tanya Daddy David.


"Tadi Mommy hanya bercanda kok Dad, Mommy sangat suka dengan nama yang diberikan sama Daddy karena Mommy sangat mencintai Daddy," ucap mommy Karen sambil mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya.


"Kenapa Mommy jadi gombal begini?" tanya Daddy David.


"Daddy juga," jawab Daddy David.


ceklek


Tiba-tiba pintu ruang perawatan di buka membuat Daddy David dan Mommy Karen menatap ke arah pintu. Mereka melihat Rey membuka pintu dengan lebar kemudian Sandra masuk ke dalam ruangan dan di susul oleh Rey, mereka berjalan ke arah Daddy David dan Mommy Karen.


"Selamat ya atas kelahiran ke tiga anak kembar," ucap Sandra sambil cipika cipiki sama Mommy Karen.


"Terima kasih," jawab Mommy Karen.

__ADS_1


"Doakan semoga kami segera menyusul," ucap Rey yang menginginkan anak kembar seperti sahabatnya.


"Amin," jawab Daddy David dan Mommy Karen bersamaan.


"Kan sudah ada Roy," ucap Sandra.


"Tapi Papi ingin punya anak lagi dan kalau bisa anaknya kembar," jawab Rey.


"Seandainya Mami tidak bisa punya anak lagi hanya satu, apakah Papi akan mencari wanita lain?" tanya Sandra sambil tersenyum namun dalam hatinya terluka jika benar suaminya mencari wanita lain.


"Seandainya Papi mencari wanita lain, apakah kamu marah?" tanya Rey sambil menatap sepasang mata istrinya.


"Kalau itu membuat Papi bahagia, Mami rela tapi setelah ..." ucap Sandra menggantungkan kalimatnya.


"Tapi setelah apa?" tanya Rey penasaran.


"Setelah Papi melihat mayat Mami, Papi bisa menikah lagi dan hidup bahagia," jawab Sandra sambil tersenyum.


Grep


"Papi memang menginginkan anak kembar tapi dari rahim Mami bukan dari wanita lain. Jika seandainya Mami tidak bisa hamil lagi maka Papi tidak masalah lebih baik cukup anak kita karena Papi cinta ma ti sama Mami," jawab Rey sambil memeluk istrinya.


"Terima kasih Pi," jawab Sandra sambil tersenyum dan membalas pelukan suaminya.


Entah kenapa kepala Sandra terasa sangat pusing dan dirinya merasa seperti berputar-putar hingga tidak berapa lama Sandra tidak sadarkan diri bersamaan melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"Mami," panggil Rey karena merasa tubuh istrinya terasa berat.


__ADS_2