
Dave menangis kencang dan dengan cepat Daka menggendongnya bersamaan Davena ikut terbangun dan langsung menangis mengikuti kakak kembarnya.
Akhirnya Daka menggendong bayi kembar nya kanan dan kiri sambil menggoyangkan ke dua tangannya layaknya seperti ayunan dan ajaib nya ke dua bayi mereka langsung terdiam.
"Bagaimana Kak?" tanya Venisa sambil tersenyum menggoda suaminya.
"Hehehehe ... kalau nangis rame sekali seperti konser," ucap Daka terkekeh geli melihat ke dua bayi kembarnya menangis secara bersamaan.
"Betul sekali makanya aku meminta Kak Daka jangan mengganggu tidur anak kita," ucap Venisa.
"Iya Kakak tahu tapi Kakak senang aja melihat mereka menangis terlihat lucu dan menggemaskan, " jawab Daka.
Venisa hanya menggelengkan kepalanya sedangkan Daka memberikan bayi perempuannya yang bernama Davena ke Venisa namun baru saja diberikan ke Venisa bayi tersebut kembali menangis.
Mau tidak mau Daka kembali menggendongnya dan Venisa melepaskan ke dua tangannya ketika bayi mungilnya sudah diletakkan di tangan Daka. Ajaib nya bayi mungil tersebut langsung terdiam.
"Coba yang satunya," pinta Venisa karena tidak tega melihat suaminya menggendong ke dua bayinya sekaligus.
__ADS_1
Tanpa menjawab Daka memberikan bayinya satunya lagi tapi ternyata sama bayi mereka kembali menangis seakan protes kalau mereka betah digendongan Daka.
"Sepertinya kalian betah ya di gendongan Daddy," ucap Daka sambil tersenyum bahagia karena ke dua sepasang anak kembarnya tersenyum namun ke dua matanya tertutup dengan rapat.
"Papi aku sangat mengantuk," ucap Venisa.
"Tidurlah biar aku bersama anak-anak," ucap Daka.
"Papi tidak apa-apa jika aku tinggal tidur?" tanya Venisa sambil kembali menguap.
"Tidak apa-apa, santai saja," jawab Daka sambil tersenyum.
Daka berbaring di tengah - tengah kanan dan kiri ke dua bayi kembar nya berbaring dengan bersandar di bahu Daka. Tidak membutuhkan waktu lama Daka tidur dengan pulas.
Ceklek
Seseorang membuka pintu ruang perawatan, dia adalah Dave putra ketiga Daddy David dengan Mommy Karen.
__ADS_1
"'Wih lucu sekali, aku foto ah,' ucap Dave dengan pelan sambil mengambil ponselnya kemudian mem foto Daka sedang tidur bersama ke dua anak kembarnya.
Cekrek
'Foto yang sangat bagus, suatu saat nanti jika ke dua ponakanku sudah besar aku akan memperlihatkan foto ini,' ucap Dave.
Dave yang sangat sayang dengan ponakan nya duduk di kursi samping ranjang kakaknya sambil memperhatikan ke dua ponakan nya yang masih tidur dengan pulas.
'Pengen punya anak tapi aku belum ada keinginan untuk menikah,' ucap Dave dengan suara masih pelan karena takut mengganggu ke dua ponakannya.
'Sudahlah yang terpenting aku sudah punya tiga adik kembar dan empat anak kembar Dari kak Daka dan Kak Dennisa itu sudah cukup kalau aku kangen bisa melihat mereka.' ucap Dave pelan.
Lama-lama Dave ikut mengantuk dan akhirnya ikut tertidur di kursi hingga dua jam kemudian Daka perlahan membuka matanya dan melihat ke dua anak kembarnya sedang menatap Daka sambil tersenyum.
"Hallo anak-anak Papi," sapa Daka.
Ke dua bayi tersebut hanya tersenyum hingga Daka melihat Dave tidur di kursi.
__ADS_1
"Dave," panggil Daka dengan perlahan.