
"Dikantin terdengar keributan antara dua siswa laki-laki"
Guys guys, ayo kita kekantin sekarang, ayo ayo?
Ngapain Sep?
Ada yang berantem disana katanya.
Siapa?
Aku gak tahu, makanya kita lihat yookkkk.
Ayo ayo.
Riko tunggu.
Cepatlah To, kek cewek kamu lambat banget.
To, aku juga ikut tunggu.Ly kamu gak mau lihat juga?
Gak.
Okey.
Loh itu bukannya Roni sama Fernando ya.
Iya, Sep.
Tapi itu lawannya anak kelas berapa?
Kelas 3C, yang terbilang anak paling ditakuti.
Kenapa dia ditakuti Sep?
Soalnya dia paling jago katanya soal perkelahian gini.
Tapi masalah mereka apa sampai berantem gitu.
Kita tanya aja.
Bro,mereka berantem karena apa?
Kulihat sih karena tempat duduk.
Loh kok bisa bro,gak ngerti aku.
Iya, siRoni duluan duduk disitu. Tapi siFernando datang sama genknya nyuruh siRoni pindah tapi dia gak mau.
Ohh, tapi masa main keroyokan, katanya ditakuti. cemen juga nya.
__ADS_1
Tau sendirilah, siFernando kan sok bos jadi dia nyuruh yang lain duluan yang lawan siRoni.
Woii Har berarti dari tadi siRoni dikantin sampai jam istirahat pun dia masih disini, gimana. Kita bantuin dia ayo.
Akh kalian aja.Aku mau ke kelas dulu.
Woiiii Har, yaaahh pake kabur dia.
Kalian gimana, kita kesitu bantuin Roni?
Ahh kamu aja Ko.
Gimana sih gak setia kawan kalian ni, kau juga To, ayo.
Iya ayo. Sep kamu juga kan kamu yang ajak buat kesini tadi.
Aaahhh gak berani aku.
Tunggu guys itu bukannya Lyly ya?
Mana Ko?
Ohh iya, mau ngapain dia disitu?
Kita lihat aja.
Hy Ly, kamu disini sayang?
Lu apa-apaan pegang-pegang tangan dia.Lepas njir.
Sewot amat lu, ini cewek gw kali.
Haaa, Ly bener katanya?
Eh, Fer sudahi ini semua, lu gak malu ditontonin sama satu sekolah. Menjijikkan. mainnya keroyokan.
Sayang kok gitu ngomongnya.
Eh, maksudmu panggil-panggil sayang apa, dia bahkan jijik lihat lu.
Bacotttt lu, paaaaaakkkkkk rasakan. Sok jawab-jawab gw pula.
Ron, kamu gak apa-apa?
Sayang kamu belain dia, berani kamu depan aku dan didepan semua orang.
Sini kamu.
Woiii lepasin dia.
__ADS_1
Apaan lagi sih ni bocah cecerut. belum kapok juga dia dihajar. aaaaaahhhhhhhaaaaahhhh
Ron, aduh mampus deh. Lagian kamu sok belain aku, dia ini sepupu aku. Gak usah ladenin dia.
Hahahahaha, sepupu? Hahahahaha.
Laaahhh malah ketawa ni anak, aneh emang.
Sudah kamu ikut aku sekarang gak usah urusin dia.
Kamu apa-apan sih, dari tadi narik-narik tangan ku. Resek banget.
Kamu bilang apa, resek.
Iya resek, trus kamu mau apa, mau aduin sama ayah ibu aku, haaahh? biar aku aduin juga kamu, dasar bocah emang.
Aaaahhhh sial, guys kita balik.
Okeeyyyy, tapi dia gimana?
Biarin dia, lain kali kita habisi.
Habisi, bacotttt. bacotttt.
Masih nantangin juga ni anak, uuuuuuuhhhhhh.
Fer, sudah pergi sana.
Awas lu ya. lain kali habis lu.
Wuuuueeeekkkkk.
Ron, Ron kamu gak apa-apa?
Pertanyaan mu aneh Ko, udah tau dia babak belur gini masih ditanya gitu.
Kan basa basi To.
Eh, kalian urus dia.
Loh kamu mau kemana Ly?
Ly, Lyly.
Sudah biarin dia pergi Ron.
Ayo kita ke UKS.
Hmmm.
__ADS_1