
Lyly, kamu kenapa nak, pulang-pulang cemberut gitu.
Gak ada Bu.
Lyly masuk dulu ya.
Makan dulu nak.
Gak Bu.Lyly mau tidur.
"Hingga sore Lyly tertidur dan menutup kamarnya".
Ly, bangun nak sudah sore, kamu mandi sana sebelum Maghrib.
Ly, Lyly?
Heeemmmeem, iya Bu.
Sudah selesai mandinya?
Sudah Bu.
Makan dulu ini, dari siang kamu belum makan.
Iya Bu.
" Pagi Sabtu itu cuaca sedang tak baik, sebab hujan turun lumayan deras, sementara Lyly belum berangkat sekolah"
Nak, ini ada mantel ayahmu, kamu pakai ini ya.
Payung sajalah Bu, kan naik bus.
Ohh ya sudah.
Aku pergi ya Bu.
Ya sayang hati-hati.
"Disekolah murid lainnya juga belum banyak yang sampai, sementara 25menit lagi jam pelajaran dimulai"
Hei, Ris.
Gak usah tegur aku, pergi sana sama siLyly teman baru mu.
Ris, aku minta maaf kalau kamu tersinggung aku bilang kek gitu kemarin.
Ada apa Pret, kalian brantem ya?
Eh Jes, kamu baru sampai juga.
Iya nih, basah pula kaki ku. Btw kalian kenapa?
Biasalah Jes, Riska lagi marah sama aku.
__ADS_1
Marah kenapa?
Dia ngerasa aku temanan sama si Lyly.
Ohh, baguslah Pret, biar si Lyly punya teman, Lihat tu selalu sendiri. Kasian.
Ah, gaklah Jes, teman dekatku kan Riska, ya kan Ris.
Ris?
Ya sudahlah, aku dicuekin trus sama dia. Aku ketempat duduk ku ya Jes.
Iya Pret.
Riska, sini kamu. Aku mau bicara.
Ada apa Ron, aduh sakit. Lepas.
Sini ayo. .Dengar, Kamu harus jelasin sama Lyly kalau kamu itu asal ngomong kemarin, Atau kamu bakal tahu akibatnya.
Aku gak mau, trus kamu mau apa. Aku tu suka sama kamu sejak SMP Ron, kenapa sih kamu gak peka juga.
Diam kamu, aku gak mau tahu. Kamu harus jelasin kedia hari ini.
Aku bilang aku gak mau.
Ohh, kamu mau aku beberin kesemua teman-teman siapa kamu sebenarnya, Haaa?
Aku tahu kamu sebenarnya bukan anak orang kaya, aku tahu kamu cuma numpang mewah dirumah sepupumu yang kaya, makanya kamu bisa berpenampilan bagus kek gini.
Tahu dari mana kamu?
Aku tahu dari mana bukan urusanmu. Yang jelas kamu harus bilang dan minta maaf sama Lyly, aku tunggu.
Ron, Roniiiii. Sialll. Segitunya dia sama siLyly, brengsek..
Roniii?
Hei bro, habis ngapain sama siRiska dibelakang?
Riko,Anto,Sep, kalian lihat kami?
Heeemmm.
Dengar juga yang kami bicarakan?
Ooohh nggaklah, kami kan jauh tadi, emang ngomong apaan kalian.
Ayoooo ngomong jorok ya.
Aaahh gak ada Sep.
Jangan-jangan emang bener kalian dua pacaran.
__ADS_1
Nggaklah Ko, asal kamu.
Trus ngapain sembunyi-sembunyi bicara sama siRiska?
Aku suruh dia buat jelasin yang sebenarnya sama siLyly, kalau yang dibilangnya itu bohong.
Trus apa katanya.
Lihat aja nanti.
Segitu sukanya kamu Ron sama siLyly, sampai harus kek gitu.
Iyalah, aku gak mau dia salah paham sama aku. Dikiranya aku playboy pula nanti.
Hahahaha.
Woii, Ron. Hari ini Fisika. Gimana tu?
Emang kenapa dengan Fisika Ko?
Kami dua nyontek buku kawan tugas kemarin itu, tapi siRoni malah nyontek buku siLyly pula.
Masih takut Ko, sampai ingat itu sekarang.
Iya iyalah. Nanti lu bawa-bawa namaku pula, bisa dihajar aku sama siLyly.
Kan aku bilang biar aku aja yang urus itu, tenang aja kali.
Tapi Ron, belum pernah ada yang nyontek buku siLyly loh.
Masa iya To?
Iya, mana ada yang berani.
Waduhhhh.
Nah Lu, takutkan?
Gimana nih kalau dia tahu.
Siap-siap aja, dia makin marah samamu.
Hahahahaha.
Kok ketawa Sep?
Lucu aja.
Resek lu.
Guys mau masuk nih, kita ke kelas yuk.
Hhmm, okey brothers.
__ADS_1