Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

Nak, kamu disini ngapain, lamunin apa?


Gak kok bu, Lyly gak ngelamun.


Lalu kenapa disini, sudah malam sayang.


Iya bu, bentar lagi Lyly masuk.


Iya sayang, jangan lama-lama. Ibu tinggal ya.


Eh bu?


Iya, ada apa nak?


Lyly mau cerita.


Cerita apa.


Ibu duduk dulu sini dekat Lyly.


Hmmmm, ada apa sih?


Bu, dari dulu kan disekolah tu Lyly selalu sendiri, tapi Lyly nyaman aja gitu.Tapi akhir-akhir ini, Lyly ngerasa kesepian bu, karena seminggu ini Lyly sudah pernah ngerasa ada teman, tapi sekarang balik lagi Lyly sendirian gak punya teman seperti sebelumnya. Sekarang perasaan Lyly gak enak bu.


Ya ampun sayang, ibu kan sudah bilang kamu itu harus berteman. Sini dengarin ibu ya, kita tu hidup harus saling bersosialisasi, karena kita itu tidak bisa hidup hanya sendiri saja, kita itu pasti harus hidup saling berdampingan saling memiliki relasi satu sama lain, dan disekolah kamu itu harusnya bisa dong memiliki hubungan dengan teman teman mu, karena gak semua hal dapat kita lakoni dalam kehidupan kita sehari-hari seorang diri, ada saat-saat dimana kita akan memerlukan bantuan dari orang lain. Percaya sama ibu, kamu pasti akan mengerti apa itu hubungan antar sesama manusia jika kamu sudah mulai membuka diri dan memulai pertemanan.


Heeemmmm hheemmmm.


Kenapa jawab hmmm sih sayang, ayolah kamu pasti bisa memiliki banyak teman, hanya saja kamu harus membuka diri dengan orang yang ingin berteman sama kamu atau kamu yang duluan mengajak untuk berteman, hidup itu harus berwarna sayang. Nikmati masa mudamu dan lakukan apa yang menyenangkan bagimu untuk menjadi sebuah kenangan dimasa tuamu nanti.


Ya bu, Lyly bakal usahain membuka diri dari sekarang. Tapi Lyly gak janji ya bu.


Gimana baiknya untuk kamu sayang, ibu gak maksa kamu harus kekeh, ibu cuma saranin saja. Jangan terlalu kamu pikirin ya sayang. Nanti kamu sakit lagi.


Iya bu.


"Seseorang menghubungi Lyly saat mereka masih berbincang-bincang"


Nak itu HP kamu bunyi, siapa nelpon jam segini?

__ADS_1


Gak tahu bu, nomor baru nih.


Ya sudah Kamu angkat gih. ibu masuk dulu.


Iya bu.


Hallo?


Hallo.


Ini siapa?


Hy Ly, ini aku Roni.


Kamu dapat dari mana nomor aku?


Dari Hardi.


Mau ngapain nelpon?


Jutek banget sih Ly.


Aku matiin nih.


Apa?


Aku mau bicara sama kamu.


Bicara apa?


Hmmm, kamu masih marah ya?


Marah kenapa?


Soal kemaren kami main pergi gitu aja dari rumahmu?


Gak kok, siapa yang marah.


Ohh jadi kamu gak marah nih, serius?

__ADS_1


Ya iyalah.


Syukurlah.


Emang kenapa kalau aku marah, haaah?


Ya aku gak suka, kalau kamu marah.


Sewot amat kamu, mau aku marah atau gak ya suka akulah.


Iiihhhh, gerammm banget aku.


Apa, geram geram? Enak aja.


Habis kamu itu jawabnya selalu ketus gitu.


Sukaku.


Ly?


Apa?


Kan kan, jutek x iihhh.


Ly?


Hmmmm.


Ly?


Apa sih, dari tadi Ly Ly Ly. Kalau gak ada yang lain aku matikan nih.


Nggak nggak, aku serius nih.


Iya sudah apa?


Aku kangen sama kamu.


Bye.

__ADS_1


Yaaaahhh dimatiin deh sama dia.


Uuuuhhhh, Ron Ron. Ni bibir gak bisa direm emang ya, aaakkkhhh dasar.


__ADS_2