Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Disaat bel tanda pulang sekolah berbunyi sesegera mungkin Roni menghampiri Lyly dan Hardi ke meja mereka, membuat seluruh teman sekelas kaget dan penasaran"


Ly, aku mau bicara sebentar?


Har, duluan ya.


Ly, tunggu dulu.


Kenapa lagi nih orang, awas aku mau lewat.


Iya tapi kita bicara sebentar.


Wah wah tampaknya masalah asmara ini belum juga tuntas.


Ribut aja lu Sep.


Hei kamu bilang apa?


Eh Kristin. Aku gak bilang apa-apa kok.


Ris, kamu dengarkan dia bilang apa.


Bukan urusanku, awas.


Apa ini. Kenapa mereka terlihat seperti pasangan yang lagi marahan?.


Riko kita balik aja, gak usah nunggu Roni lagi, dia sibuk ngurusin cewek mulu.


Ya dah, ayo.


Anto, Riko.Napa kalian main pulang aja, kita lihat dulu mereka, seru ini. Hahahaha.


Seru pala mu, ayok ayok, ayok Kita Tinggal aja.


Ronii, kalian kenapa?


Gak usah ikut campur.


Kristin jangan urusin mereka.


Hardi kamu juga berarti tahu, ada apa dengan mereka.


Nggak, tapi aku gak mau urusin. Sudah mending kamu pulang saja.

__ADS_1


Tapi aku mau tahu, ada apa ini dan kenapa mereka sangat serius.


Awas aku mau pulang.


Tunggu dulu Ly. Kenapa sih kamu gak bisa dengar aku bicara sebentarrr saja.


Roniiii.


Apa sih kamu repot banget, sana.


Masalahnya aku gak suka kamu natap cewek lain seserius ini.


Sudahlah, awas awas.


Lyly, tunggu. Kamu pulang barengan sama aku.


Apa sih kamu maksa-maksa aku.Lepas.


Roni, dia kan gak mau, ya sudahlah.


Kristin, bisa gak kamu pergi aja. jangan ganggu mereka.


Kamu kok ngomong gitu Har. Aku suka sama Roni, dan aku gak mau dia dekat dengan cewek lain. Paham.


Apa-apaan kamu, baru juga disini, sudah seenaknya.


Ron, kejar Lyly. Biar aku urus nih cewek.


Thanks Har.


"Semua mata tertuju kepada mereka yang masih belum pulang"


Eh Kristin. Kamu gak usah sok ya, jangan sampai kamu gangguin mereka berdua, kalau tidak aku akan berhadapan denganmu.


Apa maksud mu Har, lantam sekali kamu bicara.


Gak usah belaga bego deh Kris, aku tahu kamu sebelumnya disekolah lama juga suka ganggu teman yang lagi dekat, biar kamu bisa dekatin mereka dan merusak kebahagiaan mereka.


Sok tahu banget kamu tentang aku.


Alaaah jangan kamu pikir bisa sembunyikan itu disini, aku juga banyak kenal siapa saja korban yang sudah kamu rusak.


Korban? Rusak?. Hahahahaha. Ternyata kamu lebih jeli menilai dan memandang orang lain.

__ADS_1


Lalu bagaimana jika aku bisa mendapatkan Roni, lalu kamu mau apa, haaah?


Jangan mimpi kamu, aku sudah tahu trik-trik busukmu mendekati cowok-cowok tajir.


Ohhh, nantang kamu. Baik. Akan aku pastikan dia akan bertekuk lutut didadaku, hahahahaha.


Dasar cewek gila.


Hahahahaha.


"Sementara Roni dan Lyly masih tampak saling kejar mengejar dengan langkah kakinya hingga dekat parkiran"


Ly, tolong sekali ini saja, dengarin aku dulu.


Gak ada yang perlu kudengar dari mu.


Jangan biarkan aku berbuat nekat Ly.


Maksud mu apa?


Ini maksudku, ikut aku sekarang.


Aaaadddudduuududuuuhh, sakit.


Jangan pikir aku akan lepas .


Kamu mau aku hajar ya. Lepas nggak.


Naik sekarang atauuu. Aaaaahhhh lama. . Hhhaaauuup.


Turunin aku sekarang, dasar cowok brengsek.


Eitttss jangan coba-coba menghajar ku dari belakang, atau kamu mau aku berbuat lebih dari ini.


Lepasin tangan aku, sakittttt.


Aku bakal lepas tapi kamu harus duduk dengan tenang dibelakang. Iya atau nggak?. Jawab.


Iya.


Ya sudah, kita pulang. Peluk aku atau kamu akan jatuh.


Nggak.

__ADS_1


Aaahh lama.


"Keduanya pergi meninggalkan sekolah dan banyak murid melihat yang terjadi ditempat parkir sebelum mereka pergi"


__ADS_2