Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Sejam kemudian Roni terbangun dan melihat Lyly yang duduk sambil tertidur disampingnya,sementara mamanya tertidur disofa"


Sayang...


Ly...


Sayang,bangun?


Eeeeemmmm,,Roni kamu sudah bangun.Ada apa,apa perlu sesuatu?


Sayang aku butuh minum,tolong bantu ambilkan.


Minum? Oh iya,sebentar ya.


"Sembari mengambilkan minum,Lyly pun membangunkan ibunya Roni yang berada disofa"


Bu,bangun bu.Roni sudah sadar.


Haaa,Roni.Roniku sayang.Dimana?Dimana dia?


Tenang bu,itu dia disana.


Oh iya,baiklah.Kamu mau ngapain nak?


Lyly mau ambil minum,Roni minta air minum bu.


Sayang,di dalam lemari ibu sudah sediakan.Kamu bisa ambil dari situ saja.


Oh iya,baik bu.


..............


Roni sayang,apa kamu baik-baik saja nak?


Mama....Iya Roni baik kok ma.


Mengapa kamu sampai jatuh pingsan dikamar mandi nak? Apa luka operasinya bermasalah?


Nggak kok ma,Roni cuma pusing saja.Ini lukanya Roni gak apa-apa kok.Mama jangan khawatir ya.


Baiklah,lain kali jika butuh sesuatu kamu bisa panggil mama,kalau mama gak ada kamu bisa panggil suster.Jangan melakukannya sendiri,mama gak mau kamu sampai seperti itu lagi,mengerti?


Iya ma,Roni ngerti.Maafin Roni ya ma,sudah buat mama khawatir begini.


Iya.


Sayang,ini minumnya.


Makasih sayang.


Lyly sayang.Apa kamu gak sebaiknya pulang,soalnya ini sudah sore nak.Nanti ibu kamu marah sama kamu selalu pulang telat.


Iya sayang,kamu pulang saja,besok kan bisa datang lagi.Lagi pula ada Mama kok yang jagain aku.


Kamu yakin,aku tinggal pergi?


Yakin sayang.Kamu juga butuh istirahat kan.


Baiklah,kalau begitu aku pamit pulang dulu.Bu,Lyly pamit ya?

__ADS_1


Iya nak,makasih ya.


Iya bu.Sayang aku pergi ya.


Iya,hati-hati dijalan.


Iya.


"Esok hari Papa Roni tiba di Indonesia setelah perjalanan dari USA,setelah dari rumah ia segera menemui Roni anaknya dirumah sakit Kusumantara"


Nak,papamu baru saja menelpon,ia akan segera sampai disini.


Haaa,papa sudah disini?


Iya sayang.


Bagaimana ini,apa yang harus Roni lakukan.Ma,Roni takut papa marah nanti.


Tenang sayang tenang,papamu gak bakal marah ada mama disini,okey.Kamu tenang ya.Jangan takut.


"Terdengar langkah kaki serta suara yang mendekati ruang rawat Roni,dan itu adalah papa Roni beserta sekretarisnya bu Farah yang sudah janjian bertemu dirumah sakit"


Ma. . .


Papa sudah datang.


Roni,bagaimana denganmu?


Pa,maaf.


Kenapa kamu minta maaf,salah apa kamu?


Jadi gimana kondisi Roni,Ma?


Kata dokter dia baik kok pa,hanya butuh istirahat untuk pemulihan bekas operasinya.


Ujiannya bagaimana?Apa ada masalah dengan ujian sekolahnya?


Katanya dia masih sempat ujian sebelum jatuh sakit dan dirawat dirumah sakit.Papa gak usah khawatir ya.


Baguslah.


Papa sama bu Farah kenapa bisa barengan datangnya?


Owh,kami janjiannya disini.Kebetulan nanti akan ada rapat disekitar sini.


Iya bu,saya juga ingin lihat keadaan Roni.


Ya seperti yang bu Farah lihat,keadaan Roni seperti itu.Gak terlalu mengkhawatirkan kok,dia anak yang kuat seperti papanya.Iya kan pa?


Kuat apanya,bisa-bisanya sakit dan sampai operasi begitu.


Papa,jangan gitu.Ntar Roni dengar.


Biar saja dia dengar,biar dia tahu jaga kesehatannya,bagaimana dia bisa gantikan saya nanti untuk memimpin perusahaan kalau kerjaannya sakit terus.


Iya mama tahu pa,tapi jangan tekan Roni seperti itu,nanti dia ngedrop lagi pa.


Kamu ini yang selalu manjain dia makanya dia jadi seperti itu,jadi anak laki itu harusnya kuat,ini apa?.Sedikit-sedikit saya dengar dia sakit.

__ADS_1


Papa kenapa sih,sebenarnya papa kesini mau lihat anak papa yang sedang sakit apa gimana?.Malah marah-marah begini,sama saya lagi.Gak malu papa dilihat bu Farah seperti ini.


Makanya kalau mau saya tidak marah,jaga anak kamu itu dengan baik.


Emang Roni anak saya saja,bagaimana papa bisa bicara seperti itu,seolah Roni bukan anak papa.


Iya saya juga tahu dia anak saya juga,tapi harusnya kamu mengurusnya dengan baik,mengapa kamu jadi sensitif begini ma?


Sensitif???Kamu yang memulai,dan ini lagi didepan bu Farah,apa kamu sengaja biar saya kelihatan tidak becus mengurus anak,selalu menyalahkan saya,emang mengurus anak itu urusan saya saja,itu urusan kita berdua,kalau kamu selalu mengandalkan perusahaan itu,saya juga bisa bekerja,gak perlu kamu bangga-banggakan kerjaanmu itu.sementara kamu selalu tidak menjadikan dirimu sendiri suami dan papa yang baik buat anakmu.Kamu dengar ya,Roni itu anak kita satu-satunya,jika kamu selalu memperlakukannya seperti itu dan tak anggap dia anakmu,lebih baik kita pisah biar aku yang urus Roni,kamu pikir saya tidak bisa urus anak saya,tuh perusahaan jadikan saja itu anak dan istrimu??


Bukan begitu ma,aduh mama kenapa jadi marah.Maafin papa ya,bukan maksud papa bicara begitu,mama jangan marah dong.Papa minta maaf ya,papa salah.


Bu,sepertinya Roni mendengar pembicaraan ibu dan bapak.


Ma,Roni datang kesini,mama tenang ya.


Ah sudahlah,saya capek melihat kamu selalu nyalahin saya.


Iya,papa minta maaf.Mama tenang ya.


Ma,mama kenapa?


Sayang,kenapa kamu beranjak.Istirahat saja nak,mama gak papa kok.


Tapi Roni dengar mama marah-marah tadi,dan apa itu pisah,maksudnya apa ma?


Nggak sayang,kamu salah dengar kok,kami bertiga sedang cerita tadi,iya kan bu Farah?


Iya Ron,papa mama sama tante tadi lagi cerita,ya mungkin suara kami kekencangan tadi ya.Maaf ya,ganggu istirahatmu.


Tapi Roni gak budek loh tante,Roni dengar sendiri tadi mama marah-marah.


Roni,mamamu kan sudah bilang gak ada,sudah dibilang cuma lagi cerita.Kenapa kamu ngotot sekali.Apa kamu gak percaya yang dikatakan mamamu tadi?


Bukannya begitu pa,Roni hanya gak mau mama sampai harus marah-marah,kalau papa sampai buat mama menangis ,lihat apa yang bakal Roni lakuin.


Maksud kamu apa?Kamu mau ngapain Haa?


Heiii,saya bilang diam.Jangan pancing kemarahan disini.Roni,kamu sebaiknya istirahat sayang,gak ada yang perlu kamu khawatirkan disini.Papamu ini tidak tahu bagaimana berbicara dengan baik sama keluarganya sendiri,biar mama yang urus,kamu kembali saja tidur!!


Baik ma.


Ma,apa mama marah sama papa?


Marah? Menurutmu apa?Apa saya kelihatan baik saat ini?


Ma,jangan marah.Papa kan sudah minta maaf,lain kali papa akan perbaiki cara bicara papa,tapi mama jangan marah lagi ya.


Sudahlah,sebaiknya kalian pergi,bukankah ada rapat.Biar Roni saya yang urus.


Pak,mari.Ini sudah mendekati jam rapat.


Ma,nanti papa balik lagi ya.


Terserah.


Bu,kami pamit dulu,titip salam sama Roni ya.


Iya.

__ADS_1


__ADS_2