
Ly, ayahmu mau pergi nih.
Iya bu.
Kamu kenapa lama, gak sekolah emang?
Sekolah kok bu, ini sudah siap.
Ayah, berapa lama disana?
Hmm seminggu sih, kamu jaga Ibu ya.
Pasti dong Yah.
Ya sudah Ayah pergi ya.
Iya Yah hati-hati dijalan.
Ya sudah kamu juga berangkat gih, nanti telat.
Iya bu.Lyly pamit.
Hmm, Hati-hati.
"Disekolah Lyly terlihat selalu sendiri"
Guys, keknya ada yang lagi marahan ni.
Siapa?
Tuh.
Roni sama Hardi maksudmu Ko?
Keknya gak lah Ko.
Bukan siHardi sama Roni begok.
Apaan sih lu Ko, jitak-jitak kepalaku.
Makanya Sep, lu tuh harus pintaran dikit.
Gak gitu juga caranya Ko.
Emang siapa maksudmu Ko?
Itu, siLyly sama siRoni.
SiLyly kan emang biasa begitu.
Lihat baik-baik noohhhh.
Apa sih gak ngerti aku.
To, jelasin sama dia. Capek aku, lihat nih anak gak ngerti-ngerti dari tadi.
__ADS_1
Begini loh Septian Nugraha, siRoni kan biasanya dekatin siLyly, tapi sekarang dia rada-rada cuekin siLyly. Lihat kan dari pagi sampai sekarang mau pulang dia gak gangguin siLyly lagi. Makanya Riko bilang ada yang lagi marahan, yaitu mereka berdua. Paham?
Oooohhhhhh, gitu. Emang siRoni sama siLyly pacaran?
Astaga, ni anak emang begok kek nya Ko.
Woiii Sep, kan dia bilang Roni biasanya dekatin siLyly, bukan pacaran. Ngerti gak sih Lu haaaa,, uuuuhhhh.
Ooohhhhh, PDKT. Ooo ooo ooohhhhhh. Ngerti ngerti.
O nya aja yang panjang otak lemot, uuuuhhhhh.
Santai dong bro. hihihihi
"Jam pulang pun tiba"
Har, Lyly masih marah keknya sama kita. lihat dia langsung pergi pulang tuh.
Biar dia merenung dulu Ron, aku sengaja ngomong gitu kemaren, biar dia mau terbuka dan mau mencari teman.
Tapi aku gak kuat Har, rasanya pengen nyamperin dia. Dari pagi aku udah tahanin nih karena kamu yang suruh.
Sabar Ron. Tunggu waktu yang tepat.
Tapi sampai kapan?
Mungkin seminggu, atau dua minggu.
Haaaahhh, ngak ngak ngak. Gak bisa Har.
Aaaakkhhh kamu ini, awas aja kalau sampai dia semakin membenci aku ya.
Nggak itu, yakin aku.
Terserah lah.
Ayo kita pulang.
Woiiii, Ron.
Riko, Anto, Septian, kalian belum pulang?
Kami, hehehe. Nungguin kamu.
Laahhh ngapain?
Ron, aku duluan ya.
Oh iya Har, TTDJ.
Kalian ngapain, nungguin aku pulang?
Kami mau introgasi kamu. Sini.
Haaah, soal apa ini, woiiii. Adduhhhh.
__ADS_1
Dengar Ron, kami sudah tahu.
Tahu apa?
Kamu suka sama Lyly kan?
Hmmm, iya. Kenapa emang?
Kalian lagi marahan kan?
Gak.
Eeeh jangan bohong kamu.
Nggak dibilang.
Kami sudah lihat semuanya.
Lihat apa?
Lyly juga lagi marah, nampak kok dari wajahnya.
Perasaan kalian aja itu.Sudah aaah lepas, aku mau pulang.
Tunggu dulu, kami belum siap.
Apaan lagi sih, sok dektektif kalian ini. Awas.
Ron, kami bisa bantu kamu.Kamu mau nggak?
Nggak usah, aku gak butuh.
Yaaaaahhh kami serius ini, biar kamu bisa jadian sama siLyly.
Aku bilang nggak iya nggak. Aku bisa sendiri atas usahaku. Kalian jangan sekali-kali ikut campur, paham?
Wwoooo, takut iiihhhh. Sepertinya bunga-bunga cinta sedang bermekaran nih.
Sok puitis pula siSeptian ni. Hahahaha.
Kalian pulang sana, ngapain ngurusin ginian.
Yalah, kita pulang aja, dia gak butuh dibantu katanya.
Seriusan Ko?
Iya, ayo pulang.
Aaahh gak seru.
Seru seru palamu.
Hahahahaha.
Bubar-bubar.
__ADS_1