
"Esok hari kembali disekolah tampak kondusif saat belajar hingga pulang"
Hoiiii, Mana Roni, kenapa dia tidak masuk?
Jangan mulai lagi Kris, pergi sana. Dari tadi diam, sekarang kamu mau buat masalah lagi. Mending kamu pulang sana.
Kenapa selalu kamu yang jawab Har, kamu asisten dia?
Bacot kau, sudah pergi sana.
Pergi pergi pergi, huuuusssss....
Kalian semua awas ya, lihat aja apa yang bakal aku lakuin.
Husss husss husss, sana sana husss.
Sep, kamu pikir dia binatang?
Biar aja, hahahaha. Lucu banget mukanya lihat, Hahahahahahahahha.
Har, semalam gimana dengan Roni?
Har aku pulang duluan ya.
Ly, kenapa kamu mau langsung pulang?
__ADS_1
Gak niat dia tuh nanya soal Roni, atau bahkan mau jenguk pun tidak, biarin aja. Itu sudah jadi kebiasaan dia nyakiti orang sampai mati.
Riko, kamu ini. Jangan gitu, seolah Lyly pembunuh kamu bilang kek gitu.
Emang benar, tanya aja dia. Jangan percaya wajah cantik dan polosnya itu, hatinya beku kek es di Kutub sana, gak bakal bisa cair mau bagaimana pun kita bicara dengannya.
Kalian berdua ada masalah apa sih, dari semalam bicara soal mati, bunuh diri, sekarang es membeku, gak ngerti aku, jelasin napa.
Sep, percuma. mending diam aja.
Aku pergi Har.
Iya Ly.
Woiiii, mau kabur lagi? Dasar pembunuh.
Lepas, Woiiii Lyly. Woiiii jangan kabur kamu, ingat ini tanggal berapa, haaaah? Lylyyyyy.
"Lyly pergi dan ia berjalan menuju halte untuk pulang namun ternyata Kristin dan anggota genk Alex mengikutinya, hingga akhirnya mereka menangkap Lyly dan membawanya dengan sebuah mobil Van menuju sebuah ruko angker dimana banyak orang yang mati dibunuh ataupun bunuh diri disitu.Dan sebelum itu, dekat halte, Riski melihat yang terjadi dan mengikuti mereka diam diam dengan sepeda motornya"
Hahahahaha, mampus Lu. Songong banget kemarin kan, lihat apa yang akan terjadi padamu disini.
Kristin, kita buat apa bawa dia kemari? kamu mau apain dia, lepas mulutnya biar kalian bicarakan baik-baik.
Jangan, biarin gitu. Gak ada yang perlu dibicarakan baik-baik lagi.
__ADS_1
Tapi ini tempat yang seram Kris, aku saja merinding. Bagaimana kamu bisa berpikir untuk datang kesini, emang gila kamu.
Lex, kamu diam saja. Ambilkan videonya dia, sekarang.
Buat apa, mau diapain?
Aku bakal buka baju nya dan kamu videokan.
Apaaaaa? Tidak tidak, kita disini cowok banyak dan kamu bilang begitu, emang gila kamu.
Ohhh gini saja, kamu yang bukakan bajunya, biar aku yang videokan.
Makin gila aja otak mu,kamu mau aku melecehkannya begitu. Bukan main kamu ya. Tidak akan. Tidak.
Heeemmmmmm, gimana ya. Trus aku apain dia ya. Aaakkhhh jadi lapar, ya sudah pesan makanan gih untuk yang lain juga sembari aku memikirkan hal apa yang bakal aku lakukan padanya.
'Gawat ini, bisa-bisanya mereka membawa Lyly ke tempat ini, sebaiknya aku hubungi Hardi, Sekalian videokan biar dia percaya '
Hallo Har, gimana kamu sudah lihat vidionya kan, sebaiknya segera kesini, jika tidak gak tahu bakal apa yang terjadi dengan Lyly, mereka juga banyak disini, dan Fernando sepertinya tidak diajak sama mereka.
Posisimu dimana sekarang Ris?
Aku, hanya bisa sembunyi agak jauh dari mereka Har, sudah cepat kesini. Soalnya aku dengar mereka bakal melucuti pakaian Lyly. Kamu tahu tempatnya kan, tempat ruko kosong dekat lapangan bola gak jauh dari sekolah kita.
Oh disitu, aku tahu. Baik aku kesana. Kamu tunggu disana dan kabari terus.
__ADS_1
Iya, cepat Har.
Hemmm.