
"Hampir dua jam Lyly berada dirumah sakit,namun Roni hanya pergi tidur setelah perdebatan tentang ciuman yang diinginkannya dari Lyly tadi,hingga akhirnya Lyly merasa jenuh dan ingin segera pamit pulang"
Bu....(memanggil mama Roni yang sedang berbaring disofa)
Iya nak,ada apa?
Lyly pamit pulang ya bu.
Waduh sayang,ibu sampai lupa.Apa kamu bosan nak,maaf ya ibu sedikit mengantuk hingga lupa mengajakmu ngobrol.(sembari bangkit dari sofa)
Gak apa-apa kok bu,Lyly ngerti pasti ibu capek ngurus Roni.Lyly juga ada kerjaan dirumah yang ingin Lyly urus.Jadi Lyly,ingin pamit bu.
Owh gitu,ya sudah kamu hati-hati ya sayang,nanti biar ibu yang kasih tahu Roni kalau kamu sudah pulang.
Iya bu,Lyly pergi ya bu.
Iya nak.
"Sesampainya dirumah ibu Lyly yang sedang membersihkan rumah terlihat lelah dan hal itu membuat Lyly terpukul karena lupa akan pekerjaan rumah yang ia tinggalkan"
Ibu,maafkan Lyly.Ibu sampai harus melanjutkan pekerjaan Lyly begini.Ibu istirahat saja,biarkan Lyly yang mengerjakan semua ini.Sekali lagi maaf ya bu,karena Lyly lupa,ibu jadi lelah begini.
Gak apa-apa kok sayang,kamu kan tadi sudah pamit dengan ibu.
*Batinnya berkata*(Masalahnya Lyly disana tak ada artinya bu,Roni tak menghiraukan Lyly dan dia hanya tidur saja selama Lyly disana,sementara ibu disini kelelahan karena pekerjaan yang Lyly tinggalin ini hanya untuk menemui Roni,aaah menyebalkan sekali rasanya)
Nak,kenapa kamu melamun.(sembari menepuk bahu Lyly)
Aouh iya bu.Maaf.
Kenapa sayang,apa ada masalah dirumah sakit,apa nak Roni sakitnya semakin parah?
*Batinnya berkata kembali dengan geramnya*(Iya,sangat parah bu,sangat sangat parah,uuuuhhhh)
Lyly,lagi lagi kamu terdiam.Kamu kelelahan ya sayang?
Nggak kok bu,sini biar Lyly kerjakan,Ibu sekarang pergi bersihin diri,terus istirahat,okey.(sembari meraih kain lap yang ada ditangan ibunya)
Yakin,kamu gak lelah nak?
__ADS_1
Yang lelah itu ibu,Lyly sangat bugar jasmani kok bu.Sudah ibu pergi mandi sana.Jangan coba-coba sentuh ini lagi ya bu,biarkan Lyly yang beresin semua,nanti pasti akan kinclong kayak wajah Lyly yang mulus ini,hehehe.
Kamu bisa aja.Ya sudah,ibu mandi ya.Kalau kamu butuh sesuatu tanya ibu.
Okey,siap bos.
Ada ada saja anak gadisku ini.(gumamnya saat meninggalkan Lyly diruang tamu)
"Disaat Lyly tengah mengerjakan semua pekerjaan itu ia terlihat sangat kesal dilihat dari raut wajahnya yang geram disertai gerakan tangannya saat membersihkan terlihat kasar hingga ia sesekali mengkretakkan giginya karena memikirkan cara Roni saat dirumah sakit tadi"
Nak,apa kamu melihat hp ibu.Ibu lupa taruh dimana tadi.(teriak ibu dari kamar)
"Sontak Lyly terkejut mendengar suara ibunya,hingga membuyarkan kekesalan yang ada dipikirannya"
Apa bu,Lyly gak dengar.
Hp ibu apa kamu melihatnya?(teriak ibu kembali)
Owh,bentar bu Lyly cari dulu.
"Lyly mencari ke setiap tempat dimana ibunya biasa manaruh hp nya dan tak berapa lama Lyly menemukannya didalam lemari makan"
Makasih sayang.
Iya bu.(sembari kembali ketempat ia sedang bekerja)
"Setelah beberapa jam Lyly mengerjakan semuanya dan setiap sudut rumah tampak sangat bersih seperti yang ia katakan akan kinclong maka hal itu benar.Kemudian ia pergi mandi dan beristirahat dikamar nya setelah selesai makan"
Lyly,ayahmu sudah dari tadi pulang,dan kamu dipanggil ada yang mau dibicarain.Ayo nak.(ajak ibunya dari depan pintu kamarnya)
Ayah,mau bicara soal apa ya?.(gumamnya saat melangkah keruang tamu mengikuti ibunya)
Ly,sini dulu ayah mau bicara.
Bicara apa Yah,serius banget?
Nak,bentar lagi kan kamu kuliah.Apa kamu sudah memikirkan ingin kuliah dimana?
Soal itu belum Yah.Emang kenapa kok Ayah tiba-tiba nanya soal itu?
__ADS_1
Nggak,kebetulan teman Ayah tadi ngasih tahu Ayah soal Universitas yang bagus dan cocok untuk kamu.
Aduh Yah,Lyly masih belum memikirkan soal itu,bahkan jurusan yang Lyly mau juga belum tahu apa.Kalau terburu-buru nanti malah salah jurusan Yah.
Loh,emang kamu bukannya ingin kembangkan bakat taekwondo mu ditingkat internasional nak? Dan Universitas Jaya Star memiliki itu dan rata-rata mahasiswa di sana yang punya bakat taekwondo selalu mengikuti kejuaraan tingkat nasional dan bahkan bisa ikut ketingkat internasional jika ia mumpuni mewakili negara kita.Dan Ayah lihat kamu memiliki bakat dibidang ini nak.Apa kamu tidak ingin melanjutkannya lagi?
Maaf Ayah,tapi Lyly tidak sehebat itu bahkan jika sampai ketingkat internasional,Lyly tahu Ayah mendukung Lyly soal taekwondo.Tapi Lyly juga masih belum tahu apa Lyly akan lanjutkan taekwondo ini atau justru memilih jurusan yang lain.Lyly bingung Yah.
Ayah,sudahlah biar kan Lyly memikirkan apa yang menurutnya cocok untuk nya.Karena ini juga untuk masa depannya nanti,jika ternyata Lyly tak ingin lanjutkan taekwondo nya biarkan saja.Yang penting bagi kita sebagai orangtuanya mendukung keputusannya dan mempercayai apa yang ingin diputuskan nanti.Percayalah Yah,anak kita ini pasti bisa menjadi kebanggaan kita apapun yang dia pilih.
Iya Ayah tahu bu.Tapi gak ada salahnya kan jika kita,orangtuanya memberi saran dan masukkan untuk jadi pertimbangannya sebelum ia mengambil keputusan.Dan harus dari sekarang juga kita bertanya bu.
Ibu mengerti maksud Ayah.Tapi Lyly juga pasti saat ini sedang bimbang Yah.Ia juga pasti memikirkan setiap hal,ini sulit baginya saat ini.Kita beri Lyly waktu untuk memikirkan nya,nanti juga ia akan memberitahu kita apa pilihannya.Ayah sabar saja.
Baiklah.Ly,Ayah tunggu keputusanmu ya.Pikirkan apa yang kamu minati untuk bakalmu dimasa depan.Jangan terlalu lama nak.
Iya Yah.
Nak,sudah kamu istirahat saja.Jangan terlalu memaksakan diri untuk memikirkan hal itu,pelan-pelan saja sayang.
Baik bu,Lyly kekamar dulu.Ayah Lyly kekamar ya.
Iya.
"Sekembalinya Lyly kekamar,ia tertegun dan larut dalam pikirannya karena Ayahnya sudah menanyakan akan pilihannya untuk masuk ke Universitas apa.Ia sebelumnya tidak terlalu memikirkan hal itu hingga Ayahnya bertanya,dan akhirnya Lyly setiap hari banyak melamun dan bahkan tidak menjenguk Roni untuk beberapa hari atau bahkan menelepon Roni pun tidak begitu pula dengan Roni yang sama sekali tidak meneleponnya"
Lyly,apa ada masalah nak?(ibunya bertanya saat sore hari mereka sedang duduk diteras rumah)
Nggak bu.
Lalu bagaimana keadaan Roni nak,ibu tidak melihat kamu pergi untuk menjenguknya lagi.Apa nak Roni sudah pulang dari rumah sakit?
Lyly gak tahu bu.
Apa kalian sedang bertengkar?
Ntahlah bu.
"Mendengar jawaban Lyly,ibunya kembali terdiam dan tak bertanya lagi sebab ia tahu kalau anaknya sedang bertengkar dengan pacarnya"
__ADS_1