
"Tinggallah Lyly bersama Roni di ruangan tersebut"
Sayang,sini dong ngapain duduknya jauh disitu.
Gak papa sayang,biar kamu juga bisa istirahat.
Sini nggak,atau aku yang kesana.heeeemmmm??
Iya iya,Iiihh kamu ini selalu ngancam.
Kamu nya yang selalu susah dibilangin.
Naik sini..
Gila kamu suruh aku naik kesitu,buat apa coba.
Susah ya sama kamu.
Bukan gitu Ron,kamu ini gak mikir,gimana kalau ibu masuk,terus lihat kita di kasur ini berduaan.Kamu itu gak mikir,tahu nggak?
Emang kenapa kalau Mama lihat,toh mama juga dah tahu kita pacaran.
Iya ibu emang tahu,tapi kan kita ini masih pacaran Roni.
Nah itu tahu kita pacaran,lagian kita gak ngapa-ngapain kali disini,emang kamu mikir apa Ly?
Hah?
Heiii,pasti mikir yang nggak nggak ya kamu,Ayooo....
Aku nggak mikir apa-apa,emang kamu pikir apa?
Oh jadi kamu gak mikir aneh-aneh tadi?
Nggak.
Ya sudah kalau gitu sini(menarik pinggang Lyly saat ia tepat didekat Roni)
Aaaauu,kamu ini kenapa sih?Sakit tahu.
Sakit kenapa sih sayang?
Lihat nih,lihat,,aduh....(Menunjuk palang bangsal tempat Roni berbaring)
Aduh sayang maaf, aku gak tahu bakal kena itu.
Lagian kamu nya tiba-tiba narik aku.Udah tahu sakit masih aja genit.
Kan aku pengen bermesraan sama kamu Yang,kita juga gak bisa dekat untuk beberapa hari ini.
Aku kan sudah bilang fokus dengan kesembuhan kamu dulu,ngapain sih mikirin yang lain.Toh kita juga bakal bersama.Masih banyak waktu kok sayang.Ngerti kan maksud aku?
__ADS_1
Iya aku ngerti..Tapi gimana kalau kita pisah,belum lagi ini kita mau lanjutin kuliah,emang kamu gak mikir kesitu?
Aku mikir kesitu,tapi kan gak masalah kalau pun kita beda kampus,toh sesekali masih bisa ketemu.
Iya juga sih.Tapi sekarang aku pengen dekat sama kamu Yang.Ayo naik sini...
Nggak.
Ayolah cinta,sebentar saja.
Aku bilang nggak Roni,ngerti nggak sih.Aku takut ibu masuk.
Ya sudahlah.'Emang susah punya cewek yang banyak aturan ni'(gumamnya)
Hah,kamu bilang apa?.
Aaah nggak ada.Aku cuma lihat tuh meja tadi kek nya gerak sendiri.
Seriusan,masa sih.Becanda kamu kan?
Serius aku,emang gerak sendiri tadi,nah kan tuh lihat pintunya juga gerak sendiri.
Sayang kamu jangan nakutin dong.Gak lucu tahu.
Ya udah kalau kamu gak percaya,aku cuma bilang aja.
"Tiba-tiba mama Roni pun masuk membawa bawaan dari teman-teman Roni"
Maaf ya sayang,tadi mama habis nelpon papamu.
Haa,buat apa ma, nelpon papa?
Mama cuma ngabarin soal kamu baik-baik aja,setelah operasi.Dan papamu kaget mendengar kamu dioperasi,katanya mau balik ke Indonesia hari ini.
Aduh ma,kenapa harus ngabarin papa sih soal ini.Kalau nanti Roni kena marah gimana?
Mama gak tahu,papamu yang ngotot mau balik sayang.Mama cuma ngabarin soal operasi mu lancar,dan bilang agar dia gak khawatir disana.Itu aja,gak ada yang lain sayang.
Aaah mama nih.Habis sudah aku.
Kenapa sih sayang,kok kamu takut banget ketemu papamu,apa papamu galak?
Nak,papanya Roni bukannya galak,tapi tegas.Dia gak mau mendengar yang tidak baik soal anak satu-satunya ini,karena dia adalah pewaris dari papanya.
Owh,bukankah itu baik bu.Itu artinya papa sayang sama Roni.
Sayang kamu gak bakal tahu gimana papa sama aku,kalau dia sudah bilang sesuatu harus diturutin kalau nggak,bakal habis aku.
Habis gimana sih maksud kamu sayang?Aku gak ngerti.Apa kamu bakal dipukuli,dikurung,atau gimana?
Hahahahaha....Nggak habis gimana gimana kok sayang,Roni itu cuma takut sama papanya.Kamu jangan jadi khawatir begitu dengar ucapan Roni.Dia hanya nakutin kamu saja,iya kan nak?
__ADS_1
Aaah mama sok tahu,emang papa gitu kok.Selalu marahin Roni,kalau ada apa-apa.
Nggak nak,gak mungkin papamu bakal marahin kamu karena kamu sakit begini.
Iya sayang,masa sih marahin kamu.Gak mungkinlah setega itu,kamu paling karena takut saja.
Kalau kalian tidak percaya,ya sudah.Aku yang tahu gimana papa kalau ngurus soal beginian.Gak kan mungkin papa biarin aku tenang nanti.Pasti ada aja maunya,membuat aku jadi orang yang bakal membencinya.
Sayang jangan berpikiran buruk begitu,gak baik tahu.Mau gimana pun,papa tetaplah papa bagimu.Gak seharusnya kamu sampai membenci papamu sendiri.
Benar kata Lyly,nak.Ini hanya ketakutan mu semata.Percaya sama mama,papamu gak bakal marah.Okey?
Terserahlah,aku mau tidur.
Bu,bagaimana ini?
Biarkan saja nak,sebaiknya kita pergi biar dia tenang dulu.
Baik bu.
"Lyly dan mama Roni keluar dari ruangan meninggalkan Roni yang sedang gelisah,mama Roni menitip pesan kepada suster agar memantau Roni diruangannya,karena mereka berdua hendak pergi mencari makan siang karena kebetulan Lyly juga belum makan"
.........
Bu,mungkinkah Roni seperti itu karena sudah sering mengalami kekerasan dari papanya?
Memang sesekali papanya memukulinya kalau dia berbuat salah dan sampai jatuh sakit,tapi nak itu bukan karena papanya membenci Roni.Semua dilakukan papanya agar Roni itu menjadi anak yang kuat,pintar,dan memiliki karakter pemimpin seperti papanya,karena kamu tahu sendiri Roni itu anak tunggal kami berdua,dan sudah pasti kami menginginkan agar Roni menjadi lelaki yang bisa menjadi penerus yang layak dari perusahaan yang dipimpin papanya saat ini.
Iya Lyly mengerti bu.Tapi kasihan Roni bu,melihatnya seperti itu. Bahkan dia berucap akan membenci papanya sendiri,membuat Lyly merasakan bahwa kekerasan yang dirasanya sangat membekas dihatinya,itu sebabnya ia ketakutan dan menjadi gelisah mendengar papanya akan datang melihat dia dengan kondisi yang masih belum pulih.
Ibu juga sayang,tapi mau bagaimana lagi.Papanya juga harus tahu kalau dia sedang dirawat dirumah sakit saat ini,jika papanya sampai tahu dari orang lain itu justru akan lebih membuat papanya marah besar nak.
Ibu memang benar.Semoga saja yang ditakutkan Roni tidak terjadi ya bu?
Semoga ya sayang.Ya sudah,ini kita pesan dulu ya,kan kita mau makan disini,malah jadi asyik bicara kita sedari tadi.
Hehehe,iya bu.
Kamu mau pesan apa nak?
Lyly ayam geprek saja bu,minumnya ice lemon tea.
Baiklah.Mbak,sini?
......
Iya bu,mau pesan apa?
Kami pesan ayam geprek 1 dan ayam bakar 1,minumnya ice lemon tea 1,sama ice green tea 1.
Baik bu,mohon tunggu sebentar ya.
__ADS_1
Iya.