
"Tak lama karyawan cafe mendengar keributan itu dan meminta keamanan untuk mengambil tindakan.Dan Roni yang masih duduk semakin gelisah saat Lyly sudah 18 menit tak kunjung kembali"
Aduh... gimana ini Lyly belum juga kembali.Masa iya sih dia ninggalin aku karena hal kecil seperti itu.Apa aku cek aja di toilet ya?(gumamnya dan kemudian beranjak menuju toilet)
"Didepan toilet kerumunan semakin banyak,mereka penasaran melihat apa yang sedang terjadi.Dan saat itu Lyly sudah tak tahan ingin melawan Mbak yang menampar dirinya,namun sayang keamanan datang untuk melerai sebelum Lyly menghajar balik"
Ada apa itu,mengapa rame sekali.(gumam Roni saat ia melihat dari jauh)
Huuuu....(teriak orang-orang saat itu)
Mengapa kalian buat keributan disini,haa...(bentak salah satu keamanan)
Dia yang mulai Pak.(ujar Lyly geram)
Hei,gak usah sok jadi korban kamu.Sudah jelas-jelas kamu yang rusak hp saya.
Kan saya sudah minta maaf,lalu mengapa kamu tampar saya berulang kali.Sini kamu....(teriak Lyly yang sudah semakin kesal)
Itukan karena kamu mau melarikan diri,hahaha...(terlihat tawa yang mengejek saat melihat Lyly yang sudah semakin gusar)
Kurang ajar,sini kamu uuuhhhh....(Lyly mencoba menarik Mbak itu namun terhalang oleh Bapak keamanan yang ada didekatnya)
Sekarang kalian ikut saya kekantor.(membawa keduanya secara terpisah)
"Saat mereka berjalan, Roni terlihat semakin dekat dan ia pun melihat kalau Lyly sedang dibawa paksa Bapak keamanan tersebut"
Eh Pak Pak....tunggu dulu.Mau Bapak bawa kemana pacar saya?
Pacar? Yanga mana? yang ini(menunjuk Mbak satunya),atau yang ini(menunjuk Lyly).
Roni.....(ucap Lyly lirih)
Yang ini Pak(menunjuk Lyly).
Owh ini.Dia akan saya bawa kekantor untuk bertanggung jawab karena merusak hp Mbak ini.Jadi kamu ikut saja jika ingin tahu selanjutnya.Permisi...(mencoba berjalan kembali)
__ADS_1
Stop...gak bisa gitu Pak.Saya butuh bukti untuk kasus ini.Jangan seenaknya memperlakukannya begini.Seolah pacar saya seorang penjahat saja sampai harus digiring seperti ini.Lihat,ada begitu banyak saksi disini,mengapa tak tanya mereka disini saja.Dan tolong lepas tangannya(menarik Lyly sigap dan menunjukkan ketegasan Roni membela Lyly)
Siapa sih nih cowok,sok jadi pahlawan banget...(ujar Mbak itu dengan sinis)
Hei,kau tak usah tahu siapa aku,tapi yang jelas kau berurusan sama orang yang salah.(jawab Roni dengan menatap tajam Mbak tersebut)
Sayang jangan lawan dia,dia benar-benar.....
Apa...Apa...kau mau bilang aku apa haa..haa...?(ujar Mbak tersebut dengan memelototi Lyly dan menunjuk-nunjuk dengan kasar)
Diam.(teriak Bapak keamanan)
Semakin kalian ribut disini kami tak akan segan-segan kepada kalian bertiga.(tegas Bapak keamanan lainnya)
Pak,cewek itu yang salah.Dia melakukan kekerasan kepada cewek cantik itu(menunjuk Lyly)
Haa...kekerasan.Kamu diapain sayang.Mana,mana yang luka.Mana?(sontak Roni kaget mendengar dan segera melihat-lihat Lyly dengan seksama)
Iiihhh lebai banget tuh cowok.(ujar Mbak itu kembali dengan sinis)
Maafin aku Ron,aku takut ngelawan dia tadi karena aku nabrak dia tak sengaja dan hp nya jatuh.Hp nya rusak dan dia marah-marah,aku sudah minta maaf tapi dia gak terima maafku, dia minta ganti hpnya Ron.(terlihat Lyly ingin menangis karena begitu malu saat banyak orang yang menyaksikan ia ditampar berulang kali)
Kenapa kamu sebodoh ini Ly.Aaaagggghhhrrrr,bisa-bisanya kamu biarkan dia menindasmu.Aku tak percaya ini...
Maaf...(tak kuasa melihat amarah Roni,Lyly pun menangis dan begitu banyak orang yang jadi simpati padanya)
Dengar sendiri kan Pak,nih cewek berani main kekerasan. Dia menampar pacar saya padahal dia sudah minta maaf.
Bukan hanya sekali dia ditampar Pak.Ini bukti rekamannya.
"Terlihat cewek yang sedari tadi berani angkat bicara maju kedepan dan memberi hp miliknya kepada Bapak keamanan.Setelah itu Roni melihat videonya dan tampak wajah Roni semakin marah saat ia tahu Lyly diperlakukan demikian dan jadi bahan tontonan)
Apa ini masih belum cukup bukti Pak.Haa?(tanya Roni sembari menggenggam hp cewek itu)
" Karena melihat situasi tersebut para keamanan hanya bisa terdiam tak berani bicara"
__ADS_1
Semuanya,kalian jelas melihatkan bagaimana ni cewek(menunjuk Mbak yang menampar Lyly) berlaku kasar hingga melakukan tindakan kekerasan kepada pacar saya.Dan saya akan menuntut dia,apa bila ada yang merasa bahwa keputusan saya salah.Mari tunjukkan kalau kalian berani membela ni cewek brutal.
"Dari sekian banyaknya orang tak ada yang berani membela Mbak itu"
Dan perlu kalian semua tahu,pacar saya ini atlit taekwondo,dan bisa saja ni cewek brutal dihajar habis-habisan sama dia.Tapi apa? dia memilih diam karena dia tahu dia salah dan sudah meminta maaf tulus bahkan sampai menunduk.Sayangnya ni cewek sok paling jago.Dan saya tidak terima pacar saya diperlakukan kasar seperti vidio ini.(ungkap Roni dengan menggebu-gebu membuat semua orang memandang Lyly yang masih menangis)
Eh kau,apa hak mu mau menggugat saya Haaa???(bentak Mbak itu dengan menunjuk-nunjuk dibahu Roni hingga ia terdorong)
Owh,masih sok jago ternyata kamu ya.
Iya,trus kau mau apa?
Tunggu polisi datang kesini .
Maaf Mbak hp mu saya pakai dulu.(terlihat Roni memakai hp yang ada ditangannya dan menelepon polisi)
Hahaha,yakin yang kamu telepon itu polisi.Hahahahha.... (cewek brutal itu tertawa karena tak percaya Roni menghubungi Polisi)
Sayang,kamu beneran lapor polisi soal ini?(tanya Lyly yang sudah berhenti menangis)
Iya yakinlah.Biar ni cewek brutal jangan
sok jago.Kurang ajar banget dia menampar kamu sampai seperti itu.(jawab Roni yang masih sangat marah)
"Semua orang ditempat itu saling pandang dan bertanya-tanya. apakah benar Roni akan menuntut mbak itu dan mereka menunggu polisi untuk datang ketempat tersebut?"
Maaf Dek,apa kamu benar mau menutut gadis ini?(tanya Pak keamanan)
Jelaslah.Bapak kira saya main-main apa?
Tapi Dek,bagaimana kalau ini diselesaikan secara baik-baik.
Owh tidak bisa.Bapak juga sudah memperlakukan pacar saya seperti penjahat tadi.Karena saya melihat bagaimana Bapak membawanya tadi.Dan saya tidak terima hal itu.
Untuk hal itu kami minta maaf,tapi untuk Mbak ini tolonglah Dek jangan sampai ditangkap polisi.Kasihan.
__ADS_1
*Hihihihi kepo ya Roni bakal batalin tuntutannya atau nggak.Kalau penasaran yuk dicek episode berikutnya*