Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Keesokan paginya Roni kembali mencoba menelepon Lyly,namun masih belum aktif juga.Akhirnya ia pun mencari cara agar bisa keluar kamar,tapi sayang tak ada jalan baginya karena Papanya sudah menyiapkan beberapa penjaga,baik dekat jendela kamar dan depan pintu kamarnya."


Sial,papa benar-benar mengurungku.Bagaimana aku bisa cari tahu soal keadaan Lyly saat ini.(ujarnya dengan putus asa)


Buka pintunya,saya ingin memberi sarapan untuk anak saya.(ujar Mamanya kepada penjaga saat didepan pintu)


Baik Nyonya.(jawab salah seorang penjaga dan segera membuka pintunya)


"Mendengar Mamanya akan masuk kamar, Roni pun punya ide untuk mengetahui kabar Lyly"


Sayang,ini sarapan kamu makan ya.(ucap Mamanya dengan meletakkan makanan dimeja belajar Roni)


Ma,Roni boleh minta tolong nggak?


Minta tolong apa Nak,kalau untuk keluar dari sini tak bisa sayang.Papa mu benar-benar serius Mama lihat untuk membuatmu jera agar kamu mau mendengarkannya.


Bukan Ma,Roni cuma pengen tahu keadaan Lyly.Maukah Mama kerumahnya melihat dia apa baik-baik saja atau tidak, sekalian jelaskan keadaan Roni yang gak bisa menemuinya.Mama maukan melakukannya demi Roni?


Baiklah,jika itu bisa membuatmu tenang,Mama akan kerumahnya.Lyly tinggal dimana?


Untuk itu aku akan minta bantuan sama Hardi buat nemani Mama kesana.Bentar ya aku telepon Hardi dulu.


Baiklah.


"Mendapatkan ide itu Roni terlihat sangat bersemangat dan segera menghubungi Roni serta menjelaskan semua yang terjadi padanya dan Lyly"


Baiklah Ron,aku akan bantu.Aku sekalian juga ingin tahu keadaan Lyly setelah mengalami itu semua.


Iya Har,makasih.Kamu bisa kan datang ke rumahku,biar Mamaku bisa pergi sama kamu.


Mengapa tidak aku saja yang pergi Ron?


Jangan Har,kalau kamu yang pergi mungkin Lyly gak percaya, belum lagi orangtuanya.Aku gak mau ada salah paham nanti Har.Kamu mengerti kan maksud aku?


Iya aku ngerti,kalau gitu aku on the way sekarang, kebetulan gak ada kegiatan juga.


Makasih Har,hati-hati ya.


Iya.


"Setelah melihat Roni selesai menelepon,Mamanya pun segera mendekatinya"


Bagaimana sayang,apa Hardi mau membantu mu?


Mau Ma,dia akan datang kesini buat temani Mama.


Baguslah.Sekarang kamu sarapan dulu,biar kamu tidak sakit.


Baik Ma.


Kalau gitu Mama tinggal ya,jangan lupa dihabisin.


Iya Ma.


"Beberapa saat kemudian Hardi pun sampai di rumah Roni,ia terkejut saat melihat para penjaga yang biasanya tak ada saat ia datang ke rumah Roni "

__ADS_1


Sepertinya papa Roni memang serius.(gumamnya)


Cari siapa Dek?(tanya penjaga didepan pagar rumah)


Saya mau ketemu Roni Pak.


Maaf Dek,Roni saat ini tidak bisa ditemui.


Tapi aku sudah janjian sama dia Pak.


Tetap tidak bisa Dek,lebih baik kamu pulang saja.


Jangan gitu Pak.Habis bensin ku Pak datang kesini,masa saya gak jadi ketemu sama Roni.Ayolah Pak,saya cuma mau ketemu dia Pak mengurus masalah sekolah.


Pulang Dek sebelum kami mengusir paksa kamu dari sini.


Roni.......Roni......Roni......(teriak Hardi sekeras mungkin)


"Mendengar teriakan itu Mama Roni pun keluar dari dalam rumah dan segera mengendarai mobilnya untuk pergi"


Tiiiiittt tiiitttt....


"Klakson berbunyi nyaring saat Mama Roni hendak keluar,terlihat penjaga itu terkejut dan segera membuka gerbangnya"


Lama banget sih.(bentak Mama Roni kesal dengan penjaga yang tak biarkan Hardi masuk)


Maaf Nyonya.


Hardi,ikuti saya.


Baik Bu.


Ayo Bu.(ajak Hardi)


Iya Nak.


Tok tok tok


"Mereka mengetuk pintu dan tak lama Ibu Lyly pun membukanya"


Hardi,ada apa.Ayo masuk-masuk.


Iya Tan.


Kamu sama siapa itu?


Salam,saya Mamanya Roni mau bertemu Lyly Bu.Lyly nya ada?


Ada Bu,silahkan masuk dulu.


Baik,makasih Bu.


"Setelah mereka duduk,Ibu Lyly memanggil Lyly dari kamar dan ia segera keluar kamar menyambut Ibunya Roni"


Maaf ya Ly, Ibu datang pagi-pagi begini.(ujar Mama Roni saat Lyly hendak duduk bersama Ibunya)

__ADS_1


Gak apa-apa Bu.Ada apa ya datang nemuin Lyly?


Mau melihat kamu.Bagaimana,kamu baik kan?


Baik Bu.


Dan Ibu juga datang untuk mewakili Roni minta maaf soal semalam karena gak bisa antar kamu pulang.Maaf ya Bu,Lyly jadi pulang sendiri semalam.


Gak apa-apa kok Bu,Lyly semalam sudah ceritain semuanya.Jadi gak perlu merasa bersalah,ini juga salahnya Lyly yang kurang fokus saat berjalan.Lalu bagaimana dengan nak Roni Bu?(tanya Ibu Lyly)


Saat ini dia benar-benar dikekang sama papanya Bu,dia dikurung dikamar dan dijaga sama beberapa penjaga suruhan papanya.Makanya saya datang kemari ingin memberi tahu Lyly keadaan Roni saat ini,takutnya Lyly nanti salah paham karena Roni gak bisa nemuin dia.


Aduh kasihan sekali Bu,papanya sampai setega itu.


Iya Bu,saya juga gak bisa lakuin apa-apa, ini cara suami saya buat mendidik Roni karena dia nanti akan gantikan posisi papanya di perusahaan.


Tapi kok sampai seperti itu ya Bu.


Itu saya juga angkat tangan dengan cara suami saya Bu.(ujar Mamanya dengan meneteskan air mata)


Ya sudahlah Bu,jangan sedih.Mungkin papanya juga sebenarnya gak tega tapi kalau emang untuk mendidiknya,percaya saja sama suami Ibu.


Iya Bu,saya juga gak kuat melihat Roni seperti itu,bahkan untuk mengetahui keadaan Lyly,ia sampai minta tolong sama saya Bu,karena hp Lyly tidak aktif katanya.


Ly,apa kamu matiin hp kamu Nak?(tanya Ibunya)


Iya Bu.


Kenapa sayang,kan Roni jadi semakin khawatir karena kamu gak bisa dihubungi.


Lyly pikir Roni gak dibolehin lagi buat ketemu Lyly Bu,makanya Lyly matiin hpnya,biar Roni gak kena marah sama papanya.


Ya ampun Nak,justru Roni jadi kalang kabut karena gak tahu kabar kamu sayang.(jawab Mama Roni)


Maafkan Lyly Bu.Lyly gak kepikiran sampai kesitu.


Ya sudah sayang,aktifkan hp kamu ya biar Roni bisa hubungi kamu.


Tapi Bu,gimana kalau papanya tahu Roni menghubungi Lyly,bukannya nanti papanya semakin marah ya?(tanya Ibu Lyly)


Tan,Bu.Kayaknya Lyly bagus matiin hpnya deh,dari pada papanya semakin marah dan akan bertindak lebih lagi nanti sama Roni.Karena kan sekarang papanya sedang marah-marahnya sama dia.(ujar Hardi memberi saran)


Iya juga.Ya sudah gak apa-apa,yang penting nanti dia tahu kabar Lyly baik-baik saja.(jawab Mama Roni)


"Setelah perbincangan mereka selesai,Mama Roni pun pamit pulang bersama Hardi"


Hati-hati dijalan Bu,Har.


Iya Nak.Mari Bu.


Iya Bu.


Ayo Tan.


Iya Har.

__ADS_1


__ADS_2