Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Setelah Karen pergi,Roni dan Hardi pun pergi juga untuk menemui Lyly dirumahnya.Karena mereka memperkirakan Lyly sudah berada dirumah"


Har,apa yang terjadi selama aku tidak ada kabar.Apakah Lyly tidak ada niat buat mencari tahu tentangku?(tanya Roni saat menyetir mobilnya)


Ada.Tapi, tak lama dia tak mau lagi mencari tahu.Dan aku bahkan tak boleh menyebut namamu didepannya.


Itu artinya dia membenciku Har?


Jelas Ron,siapa juga orang yang suka jika ditinggal pergi gitu aja gak ada kejelasan sama sekali.


Hal itu emang pantas aku dapatkan karena tak memberi kabar padanya.


Tapi kamu kemana selama ini dan terakhir aku pergi sama mamamu kau kan masih ada.Apa yang terjadi Ron?


Aku harus apa Har,gak ada artinya aku menentang papaku.Dia memintaku ke USA bersama mamaku begitu saja.Bahkan aku masih dalam pengurungan waktu itu.Aku gak bisa menghubungi Lyly bahkan mamaku pun ikut kena imbasnya saat ketahuan pergi samamu waktu ini.Dan pagi kami berangkat ke USA, itu sebabnya aku tak bisa melakukan apapun Har,semua sudah diatur papaku.


Pantas saja kau tak pernah kesekolah bahkan dihari kelulusan.Aku dan Lyly sempat datangin rumahmu,tapi tak ada siapapun.Sejak itu Lyly sering murung Har karena kau tak beri tahu dia apapun.


Itulah Har,aku ingin menjelaskan kepadanya apa yang terjadi selama ini.Dan aku yang harus kuliah disana pun masih juga dikekang sama papaku.Segala cara aku lakukan untuk memberitahunya,tapi tak bisa hingga bertahun-tahun lamanya.


Emang sekarang kau balik ke Indonesia buat apa Ron dan apa papamu tahu kau kesini?


Aku kesini memang karena merindukan Lyly dan ingin menemuinya Har.Untuk papaku,dia tahu aku kesini dan dia juga tahu aku bakal nemui Lyly.


Loh kok bisa Ron? Bukannya papamu gak suka kalian bersama?


Iya karena selama aku disana,papaku selalu menjodohkan ku kepada gadis-gadis disana,tapi aku gak mau dan selalu menentangnya.Akhirnya papaku sadar kalau aku hanya mencintai Lyly.Jadi sekeras apapun usahanya gak akan bisa merubah pilihanku.


Jadi selama ini kau gak pernah pacaran lagi Ron selain sama Lyly?


Iya Har.


Gila nih berdua.(gumamnya)


Apa Har?


Ah...nggak.Nggak ada.Cuma kaget aja lihat kalian berdua.


Emang kenapa dengan kami?


Ntahlah.


"Tak terasa mereka tiba didepan rumah Lyly dan segera turun dari dalam mobil"


Semoga dia benaran dirumah ya Ron.

__ADS_1


Iya Har.


Tok...tok...tok...


Tante...(panggil Hardi)


Tok...tok...tok...


Tante...


Tente...


"Dan pintu pun dibuka setelah Hardi memanggil mamanya Lyly 3 kali"


Hardi,ada apa?


Hallo Bu.(sapa Roni sembari menunduk dan menyalam Ibu Lyly)


Kamu Nak Roni bukan?


Iya,benar Bu.Ini Roni.


Ya ampun Nak,sudah lama sekali gak melihatmu.Kemana aja tidak ada kabar.Ibu pikir kamu sudah melupakan rumah ini.(ujar Ibu Lyly dengan penuh semangat dan gembira saat melihat Roni hingga memeluknya erat seperti anaknya sendiri)


Maafkan Roni Bu gak ada kabar selama ini.Soalnya Roni di USA Bu.


"Dengan penuh percaya diri Ibu Lyly mengatakan Itu, sebab Ibu Lyly berharap Roni adalah menantunya kelak karena Roni sejak lama disukai oleh Ibunya Lyly"


Tidak tahu Bu,tapi yang jelas Roni kemari karena sangat merindukan Lyly Bu.


Haa? Jadi Ibu gak kamu rindukan juga Nak? Apa kamu cuma rindu sama Lyly saja?


"Dengan tersipu malu Roni mendengar ucapan Ibunya Lyly begitu juga Hardi yang ada disampingnya tersenyum saat melihat Ibunya Lyly menjadi genit seperti itu didepannya"


Iya iya Bu,Roni juga kangen sama Ibu dan juga Ayah.


Sudahlah Tan,biarkan Roni bertemu Lyly dulu.Kasihan dia,jauh-jauh dari Amerika masa Tante minta dirindukan sama Roni.Kan gak masuk.Hihihihihi...(kata Hardi meledek Tantenya)


Apaan sih kamu ini Har,kan Tente juga ingin dirindu rindukan seperti anak muda.


Kan ada Om Tan,minta aja Om bilang sama Tante begitu.


Kamu ini ngeledek aja,kan tahu sendiri Om mu itu gak ada romantis-romantisnya.


Hahahahaha...(Hardi pun terbahak-bahak saat mendengar ucapan Tantenya)

__ADS_1


Jadi gimana Bu,apa Lyly ada dirumah?


Ada sih,tapi dia tidur Nak.Tadi pas pulang, Ibu lihat dia menangis.Ibu tanya kenapa dia gak mau jawab.Makanya Ibu gak mau ganggu dia,biar dia istirahat dulu.


Trus gimana Ron.Gak mungkin kita ganggu dia tidur.


Apa sebaiknya Ibu bangunkan dia,biar Ibu bilang kalau Nak Roni datang.


Jangan Bu,Roni gak mau ngagetin dia tiba-tiba apalagi dia habis nangis.Takutnya dia makin benci sama Roni Bu.


Benci? Emang kalian selama ini sudah putus Nak? Soalnya Ibu tanya Lyly,dia bilang baik-baik aja.Ya,walau pun Ibu tahu kalian gak ada komunikasi apalagi setelah mendengar perkataan mamanya Roni waktu itu.Iya kan Har?


Iya Tan.


Memang benar gak ada kata putus Bu.Tapi kan Roni gak ada kabar selama ini apalagi Roni juga gak bilang akan pergi ke USA.Jadi Roni juga bingung soal hubungan kami Bu.


Kalau soal itu Ibu juga tahu Nak,karena mama kamu sudah katakan waktu itu kamu dikurung sama papa kamu.Jadi Ibu yakin kamu bukannya gak niat ngabari tapi emang karena kamu gak bisa karena papamu.


Iya Bu.


Sudah,kamu gak usah khawatir,Ibu akan bantu bicara sama Lyly dan buat dia mau menerima kamu lagi.Karena Ibu tahu kalian ini sama-sama cinta.


Benar tuh Tan.Katanya Roni,dia di USA juga gak pacaran,padahal papanya sudah jodoh-jodohkan dia dengan gadis-gadis barat disana.


Apa itu benar Nak?


Iya Bu.


Itu artinya kamu setia dan masih menganggap Lyly pacar kamu kan?(tanya Ibu Lyly dengan tersenyum manis dan bahagia karena Roni adalah pria yang setia)


Sepertinya memang begitu Bu.


Huuufftt...untung kita gak jadi masuk kedalam rumah Ron.(ujar Hardi meledek Tantenya yang tak memberi masuk mereka saat datang)


Hahahaha...Tante lupa Har,astaga kamu ini...(ucap Ibu Lyly sembari menepuk pundak Hardi karena sejak tadi mereka hanya berdiri didepan pintu dan berbicara disitu)


Auhh...makanya Tan,kalau ada tamu itu kasih masuk dulu,minum kek apa kek.Ini bicara masa depan pintu.Kayak kami ini penagih hutang saja.


Iya maaf Har,Tante lupa saking senangnya ketemu Nak Roni.


Gak apa-apa Har.Ya sudah kalau begitu kami permisi ya Bu.Tolong jangan beritahu Lyly soal Roni datang kesini ya Bu.Takutnya dia marah lagi.


Iya,Ibu mengerti.Kalian hati-hati ya.


Iya Bu.

__ADS_1


Tan,pamit ya.


Iya.


__ADS_2