Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Ketika jam istirahat disekolah tampak Roni segera pergi dari kelas"


Riko,itu Roni kemana?


Mana kutahu.


Woi,Anto kamu tahu Roni mau kemana?


Gak tahu Sep,lagian gak mungkin dia melapor sama kami kalau mau pergi kemana.


Tahu ini Septian,selalu kepo.


Bukannya gitu Ko,biasanya kan dia selalu ajak kita.Dan dari pagi dia juga banyakan diam,gak kek biasanya.


Iya juga sih,ada yang aneh emang dari sikap dia hari ini.To,kamu ngerasa nggak?


Iya,aku perhatikan dia juga dingin gitu,dan gak negur siapapun .Kristin juga diam dari tadi.


Nahkan, pasti ada apa-apanya ini.


Hemmm gimana kalau kita cari dia?


Iya setuju aku Ko,yuk?


To,kau nggak ikut?


Malas.


Eeeh kawan kok gitu.Ayolah?


Hem hem....


Ly,kek nya benar deh,Roni masih marah.Lihat aja tuh konco konconya,kebingungan gitu lihat si Roni diamin mereka.


Ya terus gimana Har,aku juga gak berani dekati dia?


Lihat nantilah Ly,oh iya kamu gak makan, kekantin yuk?


Aku beli snack saja Har.Kamu mau makan?


Ya kalau kamu gak makan,gak usahlah Ly.


Ya sudah,kita kekantin beli snack aja.


Okey.


"Setelah mereka dari kantin dan hendak kembali ke kelas,mereka melihat Roni sedang berhadapan dengan Fernando depan kelas 3C"


Ly,kita lihat apa yang terjadi,kenapa lagi dengan Roni dan Fernando?


Gak usah Har,ngapain kita ikut campur.Yang ada makin ribut nanti.Biarin saja.


Yakin kamu Ly dibiarin gitu aja?


Iya.Ayo kita balik saja.


"Kemudian bel pun berbunyi dan jam pelajaran berikutnya kembali berlangsung hingga jam pulang tiba"


Ron,kudengar tadi kamu ribut dengan Fernando,ada apa Ron?


Roni,kamu kenapa diam aja,kami nanya ini?


Bukan urusan kalian.


Owh jadi kami ini bukan temanmu,kok gitu kamu Ron.


Kak Roni....


Hemm.


Mana bukunya?


Ini.


Loh kok beda?


Beda apanya? Sama itu,kamu gak usah buat alasan lain.Ambil buku mu dan jangan pernah tunjukkan wajahmu lagi.Paham?


Emang ini beda kok,lihat.

__ADS_1


Alaaa,banyak bacot kamu.Isinya kamu baca itu sama, saya sudah cek.Gak usah cari ribut kamu.Pergi sana.Masalah kita sudah selesai.


Ya gak bisa gitu dong,aku kan bilang ini buku edisi terbatas,dan kakak mudah sekali dapatnya,itu artinya ini bukan buku yang sama.


Trus Mau mu apa,maksudmu aku harus keJepang gitu,buat beli buku kek gini nih?


Ya iyalah.Emang harus gitu.


Eh,kalau kayak gitu,kenapa kamu kasih alamat situs penjualannya.Kamu ini,cari cari alasan ya.Sudah kamu pergi sekarang atau aku panggil cowok mu kemari Haaa?


Siapa cowok ku,kakak gak usah cari tameng ya buat menghindari masalah.


Loh siapa yang menghindar,kamu yang sengaja cari masalah.


Woiii cewek modus,kamu pergi sana.Bawa bukumu itu.Gak usah ganggu Roni ,bisa ribut nanti sama cowokmu sana.


Dia bukan cowok ku.Kalian gak usah sok tahu ya.


Vivi,apa kamu bilang?


Guys bakal ribut lagi ini.


Ngapain lagi nih cowok ngikutin aku.


Kamu ngapain masih datang-datang ke kelas ini,Haaa?


Eeh urusanku mau kemana.Kamu yang ngapain kesini?


Fer,kamu bawa nih cewek mu pergi,masalahku sama dia sudah selesai.Tolong kalian berdua gak usah cari masalah sama ku lagi.Pergilah.


Kak Ron,gak bisa gitu.Masalah belum kelar kok.Enak aja.


Sudah Vi,ayo kita pulang sayang.


Pergi sana Hoiii.


Iya pergi sana.


Ayo Vi,kamu ini gak usah buat masalah sama mereka.Ayooooo....


Lepas,aku masih mau sama kak Roni.


Cewek biasa itu gak ada apa-apanya dibanding aku.


Eehhh,sok cantik kau.


Iya Sep,lebih cantik lagi monyet yang di pohon sana kulihat.


Hahahahahaha.Bisa aja kau Ko.


Nah kan,kamu disini hanya bahan ejekan,sudahlah.Mari kita pulang.


Awas kalian semua ya.


Huuuuuhhhhh,,,,,.


By the way kamu dapat bukunya dari mana Ron?


Sudahlah,aku mau pulang.Bye.


Dia kenapa sih,akh ditanyain juga.


Sudahlah,kita pulang saja Sep.


Iya Sep.


Hemmm ya udahlah.Gak dianggap kawan sama dia ya mau gimana lagi.


Mungkin emang lagi ada masalah dia Sep.


Kalau ada kan kita bisa bantu.Biasanya gitu kok.


Aku saja gak diajaknya Sep,apalagi kau.


Benar juga,lebih dekat sama Riko dia ya.


Hemm.


Makanya,bagus kita diam aja,tunggu dia yang ajak bicara duluan.

__ADS_1


Iyalah.


"Malam tiba dan terlihat Roni bersiap-siap untuk balapan"


Hai bro,gimana kamu siap malam ini?


Jelas siaplah Vik.


Tapi mana nih teman-temanmu,biasanya rame ikut kamu nonton.


Oh iya,aku lupa.Bentar aku nelpon dulu,lama lagi nih mulai?


Iya,santai aja.


"Roni menelepon Anto dan Riko,namun tak dijawab,lalu diapun menelepon Hardi dan mengajaknya untuk melihatnya"


Baik,Aku kesana Ron.Tunggu ya?


Iya Har.


"Mendapat peluang itu Hardi menelepon Lyly dan memberitahunya,lalu Lyly pun ikut bergegas datang ke lokasi balapan dengan paniknya"


Hai Ron,gimana apa sudah mau mulai?


Hai Har,cepat juga kamu.Belum nih,masih lama katanya.


Yang lain mana?


Gak ngangkat teleponku mereka,mungkin kesal tadi disekolah aku cuekin.


Iya kamu kenapa,dan ini kenapa sekarang kamu mulai balapan lagi?


Aku stres ,pengen buang suntuk ke balapan ini.Badmood aja bawaannya.Dukung aku ya Har?


Pasti.


Ngapain tuh cewek kesini?


Siapa Ron?


Tuh...


Oh Lyly, aku yang suruh dia kesini Ron.Sorry ya.


Kamu apa-apaan Har,gak enak kali caramu kek gini aaaakkkhhhhh.


Ya aku gak mau aja kamu kenapa-napa Ron,ditambah lagi,pikiranmu lagi kalut sekarang.


Ya gak gini juga Har,kauuuuuu aaaaakkkhhhh...Sialll


Jangan marah Ron.


Sudahlah,pulang aja kau sana,kukira mau mendukung.Gak tahunya mau nusuk aku.


Jangan salah paham Ron.Niatku baik.


Baik apanya.Anjing lah.


Roniiiii....


Ron.....


Apa?Ngapain kau kesini?


Ron,kok kamu gitu.Kasar banget.Kamu ngapain balapan lagi?


Terserahku,ngapain kau ngatur-ngatur aku.Pulang sana.


Jangan gitu Ron,ini kamu bentar lagi ujian.


Eeeh,gak usah kau urusin urusan orang.


Aku takut kamu kenapa-napa nanti.Tolong hentikan,jangan balapan Ron..


Apa hakmu,bukan siapa-siapa kok ngelarang,aneh..Heh


Ron,jangan kasar Ron.Lyly beneran khawatir Ron,lihat pucat gitu wajahnya.


Biarinlah,siapa suruh dia kesini.Pulang sana.

__ADS_1


__ADS_2