
"Pagi hari terlihat Roni tengah bersiap untuk pulang dari rumah sakit"
Ma,apa semua sudah beres?
Sudah nak.Bagaimana dengan kamu?
Sudah Ma.
Kalau begitu mari kita pulang.
Apa papa tidak datang untuk menjemput kita?
Tidak sayang,soalnya papa lagi sibuk bekerja.
Baguslah.
Kok gitu?
Iya Roni senang aja gitu gak perlu takut-takut kalau mau bicara.
Segitu takutnya kamu sama papamu sendiri.
Bukannya gitu Ma.Roni gak suka aja kalau papa itu selalu bertindak sok tegas sok keras.
Hus gak boleh ngomong gitu ah.
Hahahaha.
Malah ketawa.
"Setelah berjalan dan sampai didepan pintu keluar rumah sakit.Supir yang biasa antar jemput mamanya Roni tampak berdiri menunggu mereka berdua"
Ma,itu pak Rahmat.
Oh iya.Ayo sayang kasian dia sudah lama menunggu.
Iya Ma.
"Setengah jam kemudian mereka tiba dirumah dan Roni kembali istirahat dikamar nya"
Tok Tok Tok
Ron?
Sayang buka pintunya Mama mau masuk.
Iya Ma.(beranjak dari tempat tidurnya)
Ini makan dulu habis itu minum obatnya ya.
Makasih Ma.
Hmm...Mama tinggal dulu.
Iya Ma.
"Selesai makan Roni kembali merebahkan tubuhnya dan sesekali mencek hp nya menunggu kabar dari Lyly"
Ah...Lyly kenapa sih gak mau hubungi aku lagi,bahkan jenguk aku pun tidak.(batinnya berkata)
"Hingga sore tiba dan papanya Roni pulang.Ia segera menemui Roni dikamar setelah mamanya memberitahu kalau Roni sudah pulang dari rumah sakit"
Tok Tok Tok
Ron?
Papa boleh masuk gak?
Iya tunggu sebentar Pa.
Ada apa Pa?.jawabnya gugup.
Gimana keadaanmu?
Seperti yang Papa lihat Roni sudah lumayan bisa bergerak bebas.
Apa lukanya sudah kering?
Kalau itu belum sepenuhnya Pa.
Owh.Kalau begitu istirahat yang cukup biar cepat pulih.
Iya Pa.
Ya sudah Papa tinggal dulu mau mandi soalnya.
Iya Pa.
__ADS_1
"Setelah papanya pergi dari kamarnya.Roni kembali mencek hpnya"
"Dilain tempat Lyly juga tengah menunggu panggilan dari Roni dan memegang hpnya setiap 1 menit sekali"
Roni apa sudah tidak mau bicara sama aku ya.Sampai sekarang ia tak mau beri kabar sejak hari itu.Aku juga tidak tahu apa dia sudah boleh pulang dari rumah sakit apa belum.Jika aku bertanya gengsi juga rasanya.(celotehnya seorang diri dikamar)
Ly?
Lyly?
Sini nak.Kita makan yuk,ayahmu sudah pulang ini.(teriak ibunya dari dapur)
Iya bu.
"Dimeja makan terlihat ibu dan ayahnya membisu dan hanya fokus untuk makan.Lyly merasa ada yang berbeda dari suasana itu.Tapi dia tak tahu apa.Hingga ia memberanikan diri untuk bicara"
Ayah.Apa ada masalah?
Hah?
Lyly tanya apa ada masalah sampai Ayah terlihat lesu seperti itu?
Nggak.Semua baik-baik saja kok.
Bu ada apa sih?.(bisikny yang bahkan masih bisa didengar ayahnya)
Sudah,kamu makan saja dulu.
Hmmhmm.
"Melihat suasana yang terlihat kaku itu membuat Lyly berfikir kalau ayahnya lesu karena Lyly tak kunjung memberitahu ayahnya soal ia akan melanjutkan kuliah dimana"
Sayang tolong cuci piringnya ya.Ibu mau beresin meja ini dulu.
Baik bu.
"Selesai makan dan cuci piring Lyly kembali kekamar nya"
Tuuttt tuuttt tuuttt
"Terdengar hpnya berdering saat ia tiba didepan pintu kamarnya,hingga membuatnya melompat dan meraih hp tersebut dengan penuh semangat tanpa melihat siapa yang menelepon dirinya"
Hallo Ron?
Maksud kamu aku Roni,Ly?
Eh Har,sorry.Kupikir Roni tadi.
Kamu ini Roni mulu yang ada di kepalamu,mentang-mentang kamu sudah pacaran sama dia aku dilupain.
Hahaha.Bukannya gitu Har.Jangan marah gitulah.Aku tadi emang lagi nunggu telepon dari dia.
Ngapain kamu nunggu telepon dia,toh tiap hari juga ketemu.
Nggak Har.
Kok nggak? Kan dia masih dirumah sakit.
Aku juga nggak tahu dia masih dirumah sakit atau sudah pulang Har.
Kok kamu gak tahu,pacarnya bukan sih?
Masalahnya aku sama dia beberapa hari lalu sempat ribut.Makanya aku gak jenguk dia atau nelpon dia sampai hari ini.
Ah ribut mulu kerjaan kalian.Mau pacaran atau tidak ribut terus.Capek aku dengarnya.
Jangan gitulah Har.
Iya lagian apa sih yang diributin.Roni juga lagi sakit pakai acara ribut segala.
Adalah Har.(Lyly tak katakan alasan dia ribut dengan Roni karena itu adalah masalah privasinya)
Eh pakai rahasia pula sekarang sama aku.
Hehehe.
Ya dah nanti aku pura-pura telepon dia mengorek informasi apa dia sudah pulang atau belum.
Serius Har?
Iya bawel.
Makasih ya Har.Kamu emang sahabat terbaikku.
Emang cuma aku doang kan teman dekat mu,emang siapa lagi?
Pokoknya makasih Har,makasih.
__ADS_1
Iya ah.Sudah aku matikan dulu biar aku langsung telepon Roni.Nanti aku kabari gimana kabarnya dia.
Okey okey.
Bye.
Bye.
"Setelah telepon terputus Lyly tampak semangat kembali dan berharap Hardi dapat kabar tentang Roni"
"Disisi lain Roni sedang menelpon Hardi dengan cukup lama,membuat Lyly sempat ketiduran menunggu telepon balik dari Hardi"
Tuuttt Tuuttt Tuuttt
"Kembali hp Lyly berdering namun ia tak menjawabnya karena tertidur"
Tuuttt tuuttt tuuttt
"Untuk kedua kalinya berdering Lyly terkejut dan segera bangun lalu mengambil hpnya dan menjawabnya"
Hallo Har,gimana? Apa katanya? Apa dia sudah pulang? Apa dia sehat? Apa dia besok sekolah? Apa dia-
Stop!
Kenapa?
Eh pakai ditanya lagi.
Apa sih?
Kalau nanya itu satu-satu Ly.Aku bingung mau jawab mana dulu.Kamu ini gak sabaran deh.
Oh iya maaf Har.
Ya dah apa? Kamu mau nanya mana dulu nih?
Gimana kabar dia?
Kabarnya baik.
Apa dia sudah pulang?
Sudah tadi pagi katanya.
Apa besok dia masuk sekolah?
Kalau itu aku gak nanya tadi.
Aduh kok gak ditanya sih Har.
Iih mana kutahu kamu pengen tahu soal itu.
Aa aah.
Yang lainlah,apa lagi mau kamu tanya?
Hmmhmm...Kenapa kamu lama banget nelpon aku?
Owh itu Roni lagi cerita tadi sama aku.
Cerita soal apa?
Urusan laki-laki.Kamu gak perlu tahu.
Ya kok gitu sih?
Emang gitu.
Ya udah deh kalau begitu.Kamu gak mau cerita juga kan.
Ngambek nih ceritanya?
Nggak juga.
Kalau kamu pengen tahu tanya sendiri sono sama pacarmu.
Kan lagi ribut ceritanya Har.
Owh iya juga.
Hmhhmmhmmm.
Ya sudahlah,yang penting kamu dah tahu dia dah pulang.Aku mau tidur nih ngantuk.
Okey,makasih ya Har.
Hmm bye.
__ADS_1
Bye.